Berita Tentang "POLRI"
CLOSE ADS
CLOSE ADS

Mei 19, 2026 , ,



Jurnalpelita - Pengacara Ruslandi selaku kuasa hukum Priyo terdakwa kasus pembunuhan 1 keluarga di Paoman, Indramayu baru saja melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian (TKP) Toko milik Haji Syahroni yang disebut sebut sebagai lokasi pembunuhan Budi Awaludin.

Dalam kesempatan itu, Ruslandi menyampaikan bahwa dirinya mendatangi TKP untuk memvalidasi keterangan yang disampaikan oleh Priyo di persidangan terkait kasus pembunuhan almarhum Budi Awaludin.

"Langkah ini merupakan inisiatif saya sendiri untuk membela Priyo agar fakta yang orisinal dan sebenar-benarnya atas peristiwa pembunuhan ini dapat terbuka secara terang-benderang." Ujarnya.

Menurut Ruslandi, Berdasarkan keterangan Priyo yang disampaikan secara rinci dan runut, pihaknya mendatangi TKP awal yang merupakan sebuah toko.

Ia menambahkan bahwa Saat ini, tim Inafis sedang melakukan olah TKP di toko tersebut untuk memastikan ada tidaknya jejak-jejak kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa Budi Awaludin.

"Dari hasil pengecekan, didapati adanya jejak-jejak kekerasan di lokasi tersebut." Jelasnya.

Selain itu kata dia, terdapat barang yang hilang di toko, yakni beberapa minyak goreng, yang mana hal ini juga telah dikonfirmasi oleh saksi bernama Julerpi.

Kronologi dan Modus Operandi

Dari hasil penelusuran di lapangan, Ruslandi menyebut terungkap modus yang digunakan pelaku untuk memancing korban keluar dari rumah.

"Awalnya, tersangka Ririn mengajak Budi Awaludin berjalan kaki menjauh dari rumah Budi menuju toko," Tuturnya.

Berdasarkan keterangan Priyo, Ririn membujuk Budi dengan dalih bahwa akan ada pasokan minyak goreng yang datang pada pukul 1 dini hari.

Saat itu juga Ririn mengajak korban untuk mengecek kapasitas ruangan toko guna memastikan apakah muat untuk menyimpan minyak goreng tersebut atau tidak.

"Alasan tersebut diketahui hanya sebagai trik untuk memancing pergerakan almarhum Budi ke arah toko." Ujarnya.

Lalu kata Ruslandi, Pada saat yang bersamaan, Priyo datang menyusul menggunakan sepeda motor, sehingga mereka bertiga akhirnya berada di lokasi kejadian.

Pemindahan Jenazah ke TKP Kedua

Setelah dieksekusi di toko, jenazah korban kemudian dipindahkan oleh para pelaku ke lokasi lain.

"Jarak dari toko (TKP pertama) menuju rumah Pak Haji Syahroni (TKP kedua) berjarak sekitar 120 meter." Katanya.

Berdasarkan keterangan, jenazah almarhum Budi dibawa ke rumah tersebut pada keesokan harinya, tepatnya setelah malam lewat (malam Sabtu menuju Minggu).

"Para pelaku memindahkan jenazah tersebut dengan menggunakan mobil pikap atau colt bak terbuka." Pungkasnya.


Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP

Mei 08, 2026 , ,


Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Indramayu menggelar ikrar bersama pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan yang dirangkaikan dengan razia gabungan, tes urine, serta penyuluhan bahaya narkoba, Jumat (08/05/2026)


Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Polres Indramayu, Kodim 0616 Indramayu, BNNK Kota Cirebon, unsur Forkopimda, LSM, hingga media.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman dari peredaran barang terlarang.

“Hari ini Lapas Kelas IIB Indramayu melaksanakan ikrar pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan razia gabungan, tes urine, maupun penyuluhan dari BNNK Kota Cirebon mengenai bahaya narkoba kepada warga binaan, petugas, maupun peserta magang,” kata Berthoni.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai melanggar tata tertib lapas, mulai dari alat komunikasi hingga barang lain yang berpotensi disalahgunakan.

Berthoni menegaskan, pihaknya tidak menutup-nutupi hasil temuan razia. Menurutnya, keberadaan barang-barang tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan dan pemeriksaan di lingkungan lapas.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami terkait bagaimana barang-barang terlarang itu bisa masuk. Ke depan pengawasan, penggeledahan barang maupun badan terhadap petugas, warga binaan, hingga pengunjung akan terus diperketat,” ucapnya.

Meski demikian, Berthoni memastikan hak komunikasi warga binaan tetap diberikan sesuai ketentuan Undang-Undang Pemasyarakatan melalui fasilitas Wartel Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas).

Ia menyebutkan, saat ini Lapas Indramayu memiliki 13 sarana komunikasi yang tersebar di sejumlah blok hunian, yakni di Blok A, Blok B, Blok C, dan blok wanita.

“Jadi hak komunikasi warga binaan tetap dijamin, namun sarana dan mekanismenya diatur melalui Wartelsuspas,” jelasnya.

Selain razia, petugas juga melaksanakan tes urine terhadap warga binaan dan petugas lapas. Hingga proses pemeriksaan berlangsung, hasil tes urine masih menunjukkan hasil negatif.

“Sampai saat ini alhamdulillah masih negatif. Kalau ada yang positif tentu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan apakah karena pengaruh obat-obatan medis atau hal lainnya,” ucap Fery.

Dalam razia tersebut, petugas turut menemukan sejumlah obat-obatan yang disimpan tanpa pengawasan klinik lapas. Menurut Berthoni, obat yang dibawa keluarga tetap diperbolehkan selama berdasarkan resep dokter dan pendistribusiannya dilakukan melalui layanan kesehatan lapas.

“Pemberian obat kepada warga binaan harus sepengetahuan dokter dan diatur melalui klinik lapas. Jadi tidak bisa langsung disimpan bebas di kamar hunian,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, pihak lapas terus meningkatkan layanan kesehatan bagi warga binaan dengan menggandeng puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat, termasuk dalam deteksi penyakit menular seperti tuberkulosis (TB).

“Beberapa waktu lalu kami juga melakukan pemeriksaan TB bekerja sama dengan puskesmas. Sampel dahak warga binaan diperiksa untuk mengetahui potensi penularan sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

Mei 03, 2026 , , ,

Jurnalpelita - Indramayu – Dalam rangka siaga antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kodim 0616/Indramayu bersama Polres Indramayu melaksanakan patroli gabungan di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., dengan melibatkan 20 personel Kodim 0616/Indramayu serta 20 personel Samapta Polres Indramayu yang dipimpin oleh IPDA Antoni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiops Kodim 0616/Indramayu Kapten Inf Suprayitno, Danramil 1601/Indramayu Kapten Kav Daniel Ronge, Danramil 1602/Sindang Kapten Arm Suhermanto, Pasi Pers Kodim 0616/Indramayu Kapten Arh Dadan, serta Danunit Kodim 0616/Indramayu Letda Arh Krisna.

Adapun rute patroli meliputi Makodim 0616/Indramayu di Jl. Gatot Subroto No. 1 Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Pertamina Balongan di Jl. Raya Balongan Majakerta Km 9, serta Jl. Ir. H. Juanda Desa Singaraja, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas serta meminimalkan dampak yang mungkin timbul pada momentum peringatan May Day.

Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk nyata sinergitas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

"Kami bersama Polres Indramayu melaksanakan patroli sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan Kamtibmas menjelang May Day. Kami berkomitmen untuk memastikan wilayah Indramayu tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman," ujarnya.

Dengan adanya patroli gabungan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Indramayu tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim



Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi dua narapidana terorisme (Napiter), Jumat (24/4/2026).

Kegiatan berlangsung di lingkungan Lapas Indramayu mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang diwakili oleh Bapak Ishadi sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Densus 88, Bapas Kelas I Cirebon, Kodim 0616 Indramayu, Polres Indramayu, Kementerian Agama, Badan Intelijen Negara Kabupaten Indramayu, Pengadilan Negeri Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu, serta Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ikrar setia NKRI ini juga diisi dengan penayangan video pembinaan narapidana, khususnya terkait program deradikalisasi.

Prosesi inti berupa pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI dilakukan dengan pendampingan rohaniawan. Para Napiter kemudian menandatangani dokumen ikrar sebagai bentuk komitmen, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, penghormatan serta penciuman Bendera Merah Putih, hingga pembacaan yel-yel “NKRI Harga Mati”.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Ishadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keberhasilan pembinaan. 

“Kegiatan pada hari ini adalah wujud nyata dari keberhasilan kita bersama dalam membangun kesadaran dan semangat kebangsaan bagi saudara kita yang sebelumnya sempat tersesat,” ucap Ishadi dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa ikrar yang diucapkan memiliki makna yang mendalam. 

“Ikrar setia yang telah diucapkan bukan hanya sebatas serangkaian kata, tetapi merupakan simbol dari transformasi, komitmen, dan keberanian untuk memulai hidup baru sebagai bagian dari masyarakat yang cinta damai, setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” kata dia.

Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keberanian dan ketulusan saudara dalam menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadikan momentum ini sebagai titik balik dalam kehidupan saudara untuk meninggalkan masa lalu dan menatap masa depan yang lebih cerah,” lanjut Ishadi.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Ikrar setia kepada NKRI ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam proses pembinaan. Kami berharap para Napiter benar-benar memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Berthoni.

Berthoni menegaskan, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam keberhasilan program pembinaan, khususnya bagi narapidana kasus terorisme.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar proses pembinaan berjalan optimal dan narapidana dapat kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang benar tentang kebangsaan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran berbangsa dan bernegara Napiter semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen mereka terhadap keutuhan NKRI.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

April 06, 2026 , ,
Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar razia gabungan bersama TNI dan Polri, guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas, Senin (06/04/2026).

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam kamar maupun blok hunian warga binaan.

“Razia gabungan ini kami laksanakan sebagai upaya memelihara keamanan dan ketertiban, dengan menyisir kamar hunian tahanan dan narapidana untuk menemukan barang-barang terlarang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan razia tersebut, Lapas Indramayu turut menggandeng aparat dari Polres Indramayu dan Kodim 0616 Indramayu sebagai bentuk sinergi antarinstansi.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang seperti benda berbahan logam yang berpotensi dijadikan senjata tajam. Barang-barang tersebut selanjutnya akan dimusnahkan untuk mencegah penyalahgunaan kembali oleh warga binaan.

Berthoni mengakui masih adanya celah dalam pengawasan. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prosedur pemeriksaan ke depan.

“Ini menjadi evaluasi kami agar ke depan pengawasan lebih optimal sehingga barang-barang terlarang tidak lagi masuk ke dalam lapas,” tegasnya.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Jurnalpelita - Indramayu – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Tiga Pilar melaksanakan patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kabupaten Indramayu, Jumat (20/03/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang digelar di Mapolres Indramayu pada pukul 19.45 WIB, dipimpin langsung oleh Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhidin, SE, S.I.K, M.M, CPHR. Kegiatan ini melibatkan personel dari Kodim 0616/Indramayu, Polres Indramayu, serta Satpol PP Kabupaten Indramayu.

Usai apel, patroli gabungan bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan rawan di wilayah kota, di antaranya kawasan Islamic Center, Terminal Sindang, Waduk Dayung Bojongsari, hingga Sport Center, sebelum kembali ke Mapolres Indramayu sebagai titik akhir.

Patroli ini bertujuan untuk memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta menekan potensi gangguan seperti aksi premanisme, geng motor, dan pelanggaran jam malam, khususnya menjelang malam Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Secara umum, situasi di wilayah Kabupaten Indramayu terpantau dalam kondisi aman dan kondusif.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim


Jurnalpelita - Menghadapi persiapan Lebaran 1447 H/2026 M anggota Polri wilayah Polres Indramayu yang bertugas di Polsek Jatibarang, mengadakan kegiatan Operasi Ketupat, pada kesempatan ini Polsek Jatibarang membuat layanan masyarakat di pertigaan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatibarang dan si stasiun Kereta Api Jatibarang.

Kapolsek Jatibatang Kompol Darli S.Sos melalui Kanit Reskrim Iptu Fheronika SH menyebut, seluruh personil dibantu juga oleh anggota Polres semua hadir standby satu kali 24 jam.

"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan atau apa pun, silakan untuk datang ke kantor pengaduan kami yaitu di Pospam PJR Polsek Jatibarang," Katanya Saat ditemui di Pos PJR Jatibatang. Sabtu, 14/4/2026.

Dalam hal ini ia berharap, pihaknya bisa melaksanakan tugas dengan baik sampai dengan akhir kegiatan selama 14 hari kerja. "Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik dan aman, kondusif." Tuturnya.

Ia berpesan Untuk pemudik yang melakukan perjalanan malam, tentunya untuk kecepatan kendaraan tidak lebih dari 60 sampai dengan 70 km per jam. Dengan Harapan bisa menghindari jalan yang berlubang atau kurangnya penerangan lampu.

"Mudah-mudahan pemudik bisa memahami hal tersebut sehingga pemudik nyaman dan selamat sampai tujuan." Harapnya

Ia menambahkan, bahwa untuk Antisipasi lonjakan arus mudik pihaknya melaksanakan pengecekan jalur, penutupan jalur-jalur kecil, sehingga nanti pemudik bisa melaksanakan perjalanannya dengan nyaman.

"Kami mendirikan 2 pos pelayanan untuk mudik lebaran yaitu di PJR dan stasiun Kereta Api Jatibarang," Pungkasnya 


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P



Jurnalpelita - INDRAMAYU — Menjelang momentum arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jabar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Aula Atmaniwedhana, Mapolres Indramayu, Kamis sore (5/3/2026). 

Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan kesiapan seluruh instansi guna memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., serta jajaran Forkopimda lainnya. 

Hadir pula perwakilan Kodim 0616/Indramayu, DPRD, Kejaksaan, Dishub, Satpol PP, hingga pengelola Jalan Tol Cipali dan Pertamina Patra Niaga.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan sinergi antar instansi adalah kunci utama pelayanan masyarakat pada puncak mudik nanti.

"Hari ini masing-masing instansi memaparkan kesiapannya. Fokus kita adalah bersinergi di lapangan agar masyarakat terlayani dengan baik, khususnya pada saat puncak arus mudik lebaran," ujarnya kepada awak media.


Dalam rakor tersebut, Kapolres mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian serius. Di jalur bebas hambatan, potensi kepadatan diprediksi terjadi di Rest Area KM 130 jalur A dan B Tol Cipali. Sementara di jalur arteri Pantura, keberadaan pasar tumpah, lampu merah, dan titik putaran balik (u-turn) menjadi fokus antisipasi utama.

Guna mendukung kelancaran tersebut, Polres Indramayu juga telah memetakan penempatan pos pengamanan dan pelayanan. 

"Kami telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pos pelayanan, tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di tempat wisata, masjid, hingga pusat keramaian lainnya," jelas AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah tradisi penyapu koin di Jembatan Sewo yang kerap memicu kemacetan dan bahaya lalu lintas bagi pemudik. 

Kapolres menegaskan, pihak kepolisian bersama Pemerintah Daerah, Satpol PP, dan Dishub terus melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat serta tokoh setempat.

"Untuk di Jembatan Sewo, kami mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama agar aktivitas pencari koin tersebut bisa kita minimalisir, bahkan ditiadakan pada saat puncak lebaran demi keselamatan bersama," tegasnya.

Melalui koordinasi dini ini, para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan berkesan. Harap Kapolres.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas



Jurnalpelita - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Polres Indramayu dengan Polisi Militer (PM) melaksanakan Operasi Gabungan yang dipimpin oleh Ipda Nurzaki Fani selaku Kepala Unit (Kanit) Turjagwali. Senin, 2/3/2026.

Di sela sela kegiatan, Ipda Nurzaki selaku Kanit Turjawali menghimbau kepada masyarakat khususnya Indramayu agar Motor jangan memakai knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi atau knalpot brong.

"Saya paling alergi dengan knalpot brong. Itu mengakibatkan tawuran antar warga maupun antar sekolah, awalnya dari knalpot. Kalau dalam agama Islam itu banyak mudaratnya," Katanya.

Ia menambahkan bahwa selama operasi gabungan kendaraan yang menggunakan knalpot brong yang berhasil dijaring ada sekitar 6 kendaraan. Ipda Zaki menegaskan bilamana kendaraan yang terkena tilang khususnya knalpot brong, harus diganti knalpot yang standar pabrik.

"Silahkan diganti dengan knalpot bawaan, beserta bukti kepemilikan dan surat surat kendaran." Tegasnya.

Dalam hal ini ia berpesan kepada warga masyarakat agar bijak dalam hal berkendara, terutama menggunakan kendaraan yang sesuai spesifikasi dari pabrikannya.

"Baik itu knalpot, spion, maupun perlengkapan motor lainnya harus standar pabrik," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Editor
By.
Aji Adam
Foto/Video
By.
Aji Adam



Jurnalpelita - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indramayu Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) mengadakan bakti sosial dengan melaksanakan potong rambut gratis dengan menggandeng Pangkas rambut RT milik Sohib, dalam.kesempatan ini, kegiatan tersebut mengambil tema "Polantas Menyapa Potong Rambut Gratis" dengan menargetkan semaksimal mungkin dan menyasar para tukang ojek dan sopir baik elf maupun angkutan kota yang biasa mangkal di area terminal Sindang. Senin, 2/3/2026.

Di sela-sela kegiatan Ipda Dedi Hermanto SH MH CPHR kepala Unit (Kanit) Kamsel menuturkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam hal menjalankan ibadah puasa 1447 H atau 2026 M dengan harapan bisa bermanfaat bagi para tukang ojek.

"Kami menargetkan semaksimal mungkin, dan pada kesempatan ini alhamdulillah sebanyak 30an orang yang mengikuti potong rambut gratis," Katanya.

Ia menambahkan, para tukang ojek atau sopir angkutan umum yang biasa mangkal di wilayah tersebut merasa senang dengan adanya program yang dilaksanakan Unit Kamsel Polres Indramayu.

Untuk diketahui, bahwa program ini merupakan bukti nyata bahwa Polres Indramayu memiliki kepedulian terhadap masyarakat Indramayu termasuk para tukang ojek yang biasa mangkal di wilayah terminal sindang, ia berpesan agar para tukang ojek dan sopir angkutan umum di mana pun berada agar selalu menjaga kondusifitas lingkungan.

"Jaga keselamatan dan kesehatan terutama menjelang Idul fitri, sebab keluarga di rumah selalu menunggu," Tuturnya 

Sementara, salah satu tukang ojek yang mengikuti program tersebut menyampaikan rasa terimakasih kepada Polres Indramayu khususnya unit Kamsel. Ia menyebut bahwa dirinya tidak memiliki waktu untuk melakukan potong rambut.

"Kami merasa terbantu dengan adanya program sosial ini, kami ucapkan terimakasih kepada Polres Indramayu khususnya Unit Kamsel," Tuturnya.


Pena  
 By.
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP



Jurnalpelita - Dalam rangka memperkuat sinergi dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan memancing bersama di Area Perikanan Sarana Asimilasi dan Edukasi "Arumanis" Lapas Indramayu, Jumat (13/02/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Lapas Indramayu, Kodim 0616/Indramayu, Polres Indramayu dan Rekan Media Pokja Lapas Indramayu. Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarinstansi.

"Tujuan dari kegiatan ini yang pertama tentunya meningkatkan silaturahmi, terutama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah," ujar Berthoni di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Fery menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak Lapas dengan berbagai mitra strategis. Menurutnya, keberhasilan Lapas dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat tidak lepas dari dukungan penuh TNI, Polri, serta rekan-rekan media.

"Tujuan kedua adalah meningkatkan sinergitas Lapas Kelas IIB Indramayu dengan mitra-mitra, baik rekan media, Polri, TNI, dan pihak-pihak lain yang selama ini telah bekerja sama dan membantu kami dalam melaksanakan pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat luas," tambahnya.

Berbeda dengan perlombaan memancing pada umumnya, acara kali ini dikemas dengan konsep yang sangat santai dan penuh kekeluargaan. Tidak ada trofi atau hadiah mewah yang diperebutkan, karena nilai utama yang ingin dicapai adalah kebersamaan.

"Untuk perlombaan saat ini tidak ada hadiah. Ini hanya sebatas kita bertemu dan melaksanakan silaturahmi. Harapannya tentu dapat ikan sebanyak-banyaknya saja," pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan Lapas serta memperluas keterbukaan informasi publik melalui sinergi dengan media.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas Lapas

Februari 05, 2026 ,


Jurnalpelita - Indramayu – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan gotong royong kebersihan lingkungan, TNI, Polri, Forkopimcam Kecamatan Cikedung bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti pengangkutan sampah di TPS Pasir Angin, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung.

Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Forkopimcam Cikedung, Brigif 34/CB, Yonif TP 889/GW serta masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikedung, Bapak Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., beserta 7 orang anggota. Selain itu hadir pula Danramil 1613/Terisi Kapten Inf Asep Mulyana beserta 7 anggota, Kapolsek Cikedung IPTU Anang beserta 5 anggota, Dandenma Brigif TP 34/CB Kapten Inf Khaerul Huda, Dankima Yonif TP 889/GW Kapten Inf Darsono beserta 100 anggota, Kuwu Desa Cikedung Bapak Kasli, Kepala UPTD Kebersihan Losarang Bapak H. Koriin, serta masyarakat sekitar kurang lebih 50 orang.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan mengangkut dan membersihkan sampah yang menumpuk di TPS Pasir Angin. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Inf Asep Mulyana mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan sampah, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. “Melalui gotong royong seperti ini, kita membangun rasa kepedulian dan kebersamaan. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi motivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” tuturnya.

Camat Cikedung, Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan karya bakti tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan karya bakti ini, diharapkan kondisi lingkungan di wilayah Desa Cikedung menjadi lebih bersih dan sehat serta mampu mendorong masyarakat untuk terus menerapkan budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget