Berita Tentang "Tukdana"
CLOSE ADS
CLOSE ADS

 


Indramayu Today - - Polres Indramayu, menggelar rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan S (43) terhadap Kakak kandung perempuannya sendiri yang berinisial N (44), di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (7/11/2023).

Rekonstruksi ini melibatkan 41 adegan yang merinci kronologi peristiwa, dimulai dari pelaku berangkat dari rumah hingga saat penangkapannya oleh petugas kepolisian. 

"Kita melaksanakan 41 reka adegan yang dilakukan oleh tersangka dan para saksi, mulai dari tersangka berangkat dari rumah adiknya hingga ditangkapnya tersangka," ungkap Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian.

Hasil otopsi menunjukkan adanya 16 luka pada tubuh korban, termasuk luka tusukan. 

AKBP M. Fahri Siregar menjelaskan bahwa penyebab kematian korban adalah tusukan di dada yang merusak jantung dan paru-paru.

 "Dari hasil otopsi, ada beberapa luka pada dada korban dan juga ada 16 luka, termasuk luka tusukan," terangnya.

Motif pelaku adalah dendam pribadi, dimana pelaku merasa tersinggung karena korban sering menghina istri pelaku. 

"Motif tetap sama, ada rasa kesal tersangka kepada korban karena korban sering menghina istri tersangka," katanya.

AKBP M. Fahri Siregar menyatakan bahwa kasus ini adalah pembunuhan berencana yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban. 

"Ada unsur berencana, karena saat datang dari rumah adiknya sampai ke tempat kejadian perkara, tersangka mengatakan dengan bahasa lokal 'mati sira' (mati kamu) dan langsung mengambil golok," ujar Kapolres.

Saat ini, pelaku dijerat dengan pasal 340 juncto Undang-undang KDRT pasal 44 ayat tiga, yang menghadirkan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun, pidana seumur hidup, atau hukuman mati. Imbuh AKBP M. Fahri Siregar didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today -- Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri acara Job Fair dan peresmian Gedung RPS Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di SMK Pembangunan Tukdana. Kamis (21/9/2023)

Acara ini juga merupakan momen penting untuk penandatanganan prasasti pembangunan gedung yang diselenggarakan oleh Yayasan Nayla Khairu Azkia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Indramayu turut ambil bagian dengan melakukan pemotongan pita sebagai simbol peresmian Gedung RPS Teknik Kendaraan Ringan. Tindakan ini juga diikuti dengan penandatanganan prasasti sebagai penanda sejarah dan komitmen dalam pembangunan fasilitas pendidikan yang berkualitas.

"Kami mengapresiasi dedikasi dan komitmen Aiptu Kasdulah yang merupakan anggota Polri berdinas di Polsek Tukdana dalam mendirikan SMK Pembangunan Tukdana. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan kami berharap SMK ini akan menjadi wadah pembentukan generasi muda yang unggul," ujar AKBP M. Fahri Siregar didampingi Kapolsek Tukdana, AKP Iwa Mashadi, Aiptu Kasdulah serta Kasi Humas Polres Indramayu, IPDA Tasim. 

Sambungnya, SMK Pembangunan Tukdana yang terletak di Jalan Raya Jatitujuh-Jatibarang, Desa Rancajawa, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, merupakan milik pribadi Aiptu Kasdulah, anggota polisi aktif di Polsek Tukdana jajaran Polres Indramayu Polda Jabar.

Dengan adanya peresmian gedung RPS Teknik Kendaraan Ringan, diharapkan SMK Pembangunan Tukdana dapat terus memberikan pendidikan berkualitas dan relevan dengan tuntutan pasar kerja, sehingga siswa dapat siap terjun ke dunia kerja setelah lulus. 

“Job Fair yang diselenggarakan juga memberikan kesempatan berharga bagi para siswa untuk memasuki dunia kerja dan membangun karir mereka,” ungkap AKBP M. Fahri Siregar

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Bupati Indramayu, Nina Agustina dikenal sangat peduli dalam mementingkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Melalui program Dokmaru dan pemberian BPJS PBI untuk masyarakat Kota Mangga tak mampu menjadi wujud kepedulian Bupati Nina Agustina dalam bidang kesehatan

Kali ini Bupati Indramayu, Nina Agustina kembali mengajak masyarakat Indramayu untuk berpartisipasi ikut melaksanakan donor darah yang sudah dijadwalkan Palang Merah Indonesia (PMI) Indramayu.

Hal ini disampaikan Bupati Nina Agustina ketika dirinya melakukan donor darah yang menjadi rangkaian Senam Sehat yang dilangsungkan di SD Negeri 1 Mekarsari Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Jum’at (23/6/2023).

Bupati Nina Agustina mengajak masyarakat Kota Mangga untuk rutin dan berkelanjutan berpatisipasi mengikuti kegiatan donor darah guna mengartikan pentingnya persaudaraan, makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) PMI Indramayu, Elita mengatakan, kegiatan donor darah telah diikuti banyak sejumlah desa di Kabupaten Indramayu termasuk partisipasi dari para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Indramayu.

“Sekarang kegiatan Donor Darah di Kabupaten Indramayu sangat bagus hampir semua desa dan kecamatan ada. Namun yang paling menonjol itu dari Dewan Kemakmuran Masjid di setiap kecamatan ikut donor darah,” katanya.

Lanjut Elita, salah satunya kegiatan donor darah kini juga hadir pada pelaksanaan Senam sehat yang berlangsung di Desa Mekarsari Kecamatan Tukdana.

“Kalau untuk kegiatan donor darah Desa Mekarsari ini momentum dan juga memang di Kecamatan Tukdana banyak desa yang rutin menggelar donor darah,” katanya.

Diakuinya, stok darah di Kabupaten Indramayu sementara ini tercukupi, namun tak menutup kemungkinan terus datang partisipasi masyarakat agar ikut donor darah.

“Alhamdulillah untuk stok darah kita sekarang ini sangat bagus, karena masyarakat sudah tinggi untuk berpartisipasi donor darah,” tambahnya.

Berharap dengan maraknya kegiatan donor darah di Kota Mangga selain dapat memenuhi stok darah, juga bisa terus membantu masyarakat yang kini masih membutuhkan darah.

“Harapannya ketersediaan darah kita tetap terjaga untuk meminimalisir angka orang yang membutuhkan darah,” ujarnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Dalam rangakaian kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Tukdana, Jum’at (23/6/2023) Bupati Indramayu, Nina Agustina memanfaatkan kesempatan itu untuk bercengkrama dan memuliakan para lansia.

Memuliakan lansia merupakan keharusan bagi orang yang usianya lebih muda. Hal itu disadari betul oleh Bupati Indramayu Nina Agustina yang dalam kunjungan tersebut membagikan bantuan bagi lansia agar mereka dapat tersenyum dan terpenuhi kebutuhan dasarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Mekarsari dan Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana tersebut mendapatkan apresiasi sangat luar biasa dari masyarakat setempat. Selain masyarakat dapat bertatap muka langsung, hal tersebut juga dijadikan sebagai media untuk menyampaikan berbagai aspirasi kepada orang nomor satu di Indramayu tersebut.

Kepada para lansia yang hadir di dua desa itu, Nina Agustina memberikan semangat untuk tetap optimis dan berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat.

“Sehat-sehat, tetap semangat ya bu. Semoga bermanfaat,” kata Nina.

Terhadap kepedulian yang diberikan oleh Bupati Indramayu tersebut, para lansia pun akhirnya terucap syukur dan berbalas doa agar senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kelancaran rezeki, dan berbagai harapan lainnya yang terpanjat kepada sang pencipta. 

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Kedatangan jasad  TKI ilegal  Maskunah (40) tahun  di sambut duka yang mendalam oleh sanak saudara asal Desa Tukdana kecamatan Tukdana  kabupaten Indramayu  yang meningal dunia di Syarikah  Arab Saudi (Jedah) 05/08/2022.


Menurut keterangan dari pihak  keluarga Carto menjelaskan berangkatnya Maskunah untuk bekerja sebagai TKI (tenaga kerja Indonesia) di Arab saudi tidak ada pemberitahuan dengan pihak keluarga  dan dari pihak keluarga tau ada kabar dari pihak KJRI  bahwa  "Maskunah" telah meningal dunia, dari pihak keluarga komunikasi terakhir dengan  almarhum sebelum berangkat.


"Menurut keterangan dari pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI ) Jeddah Arab saudi  Maskunah di berangkatkan oleh " PT. Tebar insani mandiri"  dan PT tersebut ternyata ilegal.  Sampai di Arab Saudi pada 20 Februari 2022 dan peristiwa kecelakaan jatuh dari tangga dan meninggal dunia pada 08 Maret 2022 dan jasadnya sampai ke pihak keluarga pada hari Jumat malam tanggal 05 Agustus 2022, dan langsung di kubur.," Jelasnya. 


Dari Dinas ketenagakerjaan  Indramayu Rojak di dampingi Ali Imron dari P2MI mengatakan bahwa almarhum bekerja di Arab Saudi secara ilegal menggunakan visa turis melalui PT. Tebar insani mandiri dan PT tersebut setelah di telusuri ternyata bodong atau ilegal almarhum meninggal dunia pada 08 Maret 2022 akibat sakit di Arab Saudi dan belum bekerja.


"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memulangkan jenazah dari Arab Saudi, berkoordinasi dengan berbagai pihak dan alkhamdulillah bisa di pulangkan. 

Kami baru tau kabar  dari pihak keluarga almarhum setelah mengadukan kedinas tenaga kerja," terangnya.


Indramayu
 Today  Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol ARM Andang Radianto memberikan apresiasi dan penghargaan bagi prajuritnya yang berprestasi, Senin, 25/7/2022.

Dalam kesempatan itu Dandim menyampaikan, pemberian penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dan perhatian dari Komando, atas prestasi yang diraihnya dan telah mengangkat nama baik Kodim 0616/Indramayu yang harus dijadikan contoh bagi prajurit lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi dalam melaksanakan tugas pokok sebagai abdi Negara yang harus selalu dekat dan melindungi masyarakat sehingga TNI dicintai dan mencintai rakyatnya. 

"Saya berharap pemberian penghargaan ini dapat menginspirasi bagi anggota atau pribadi kita masing-masing, untuk selalu berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan berprestasi dalam segala bidang, sesuai bakat dan keahlian kita, sehingga dapat memberikan nama baik, minimal bagi diri dan keluarganya," Katanya.

Untuk itu Atas nama Komando dan pribadi Dandim mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada Peltu Waryadi Babinsa Koramil 1606/Tukdana Kodim 0616/Indramayu atas jasanya menegakkan ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) di Wilayah Kodim 0616/Indramayu dalam rangka melakukan penangkapan sindikat pencurian kendaraan bermotor dan dapat mengamankan pelaku dari amukan massa.

"Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amal ibadah serta senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan serta barokah dari Allah SWT," Tuturnya.

Sebelumnya Pada hari  Selasa 19 Juli 2022 Mulai pukul 14.00 Wib, Babinsa Kerticala Peltu Waryadi mengamankan pencuri motor yang sedang dihakimi massa tersangka merupakan warga Desa Srengseng, Kec. Krangkeng, Kab. Indramayu, saat itu tersangka mau mencuri motor Beat nopol E 5701 PBS milik Jamal warga Desa Kerticala, kec Tukdana yang sedang parkir di depan toko miliknya.

Kronologi
Ibunya Jamal lagi istirahat tiduran di kamar sambil lihat CCTV tiba2 datang tersangka dengan temannya turun didepan toko mendekati motor sambil tengak-tengok lalu mengambil kunci T kemudian ibunya teriak maling dan Jamal keluar mengejar tersangka dan terjadi perkelahian, serentak massa datang menghakimi tersangka kemudian Babinsa Peltu Waryadi datang ke TKP mengamankan tersangka dan menyerahkan ke Polsek Tukdana.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet



Indramayu Today  Dengan adanya angka stunting yang cukup tinggi, maka Jajaran TNI AD mulai fokus terhadap masalah stunting yang berawal dari keinginan dan janji Presiden Ir. H. Joko Widodo sebelum menjadi presiden.

Demikian yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol ARM Andang Radianto saat mengunjungi Desa Tugu, Kec. Lelea, Kab. Indramayu. Sabtu, 16/7/2022.

Dalam kesempatan itu Dandim menyebut, Presiden berkeinginan mengeksplorasi dan menuntaskan permasalahan stunting sebelum massa jabatan presiden berakhir di periode ke 2 dengan menunjuk langsung KASAD Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurrachman, SE.,M.M) sebagai Bapak asuh stunting nasional.

 "Terkait dengan hal tersebut, kami sifatnya menggerakkan demi mewujudkan apa yang menjadi keinginan pemerintah pusat dan TNI AD," Katanya.

Dandim berharap, Anak Indonesia masa depan harus sehat, cerdas, kreatif, dan produktif. Untuk itu Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Radianto,.S.A.P didampingi unsur Muspika menjenguk dan memberikan bantuan sosisal terhadap anak stunting.

Dari data yang dihimpun redaksi data anak stunting yang mendapatkan bantuan sosial dari Dandim 0616/Indramayu yakni, Daffa 5 tahun dengan BB/TB : 10 Kg / 85 Cm, anak dari pasangann Suheri dan Aisyah, warga Desa Tukdana Blok Sukajadi RT/RW 006/003 Kec. Tukdana, Daffa mendapt bantuan berupa parcel, susu dan vitamin, sementara anak stuntung yang mendapatkan bantuan yakni Falahudin 2 Tahun 2 Bulan dengan BB/TB  : 11,3 Kg / 93 Cm, anak dari pasangan Bahrudin dan Rosidah, Fika 3 Tahun 8 Bulan dengan BB/TB  : 9,9 Kg / 87 Cm anak dari pasangan Udin dan Ade dan Wiwi 2 Tahun 6 Bulan dengan BB/TB : 10 Kg / 88 Cm anak dari pasangan Sawid dan Inah, mereka merupakan warga Desa Tugu RT/RW 008/004 Blok B Kec. Lelea.





"Stunting Menjadi prioritas kami untuk memajukan SDM, Pencegahan stunting terus kami laksanakan dengan pengecekan dan pemberian berupa susu dan makanan bergizi bagi anak stunting," Pungkas Dandim Letkol ARM Andang Radianto.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Ribuan orang petani tebu dari desa penyangga Pabrik Gula Jatitujuh berunjukrasa ke pendopo Kabupaten Indramayu. Mereka meminta Pemerintah untuk meningkatkan program kemitraan yang sudah berjalan.

Dalam aksinya di pendopo kabupaten Indramayu, para petani meminta adanya kenyamanan dalam bertani tebu. Karena selama ini, selalu mendapat intervensi dari orang orang yang tidak jelas mengatasnamakan LSM maupun kelompok tani tebu lainnya.

Meski diwarnai gerimis, bupati Indramayu Hj Nina Agustina langsung menemui ribuan petani tebu yang sejak pagi turut melakukan aksinya untuk memperjuangkan kondisi dan nasib petani tebu.

Koordinator Umum Petani Tebu Daerah Penyangga PG Jatitujuh, Hales mengatakan  program kemitraan petani tebu darah penyangga dengan PG Jatitujuh ini sangat berdampak untuk perekonomian masyarakat.

"Program kemitraan ini agar terus ditingkatkan lagi..mohon dukungan dari Pemkab Indramayu agar kesejahteraan petani tebu di Indramayu dapat meningkat," pinta Kordum Petani tebu desa Penyangga PG Jatitujuh, Hales.

 Hales-pun sangat menyayangkan terkait adanya sejumlah oknum dan gerombolan yang melakukan aktivitas melawan hukum seperti merusak tanaman tebu yang sudah ditanam. 

"Kondisi tidak kondusif ini akan berdampak bagi kredit yang para petani tebu ambil," tegasnya

Sementara, Kuwu desa Amis, Agus Nur Ahmad meminta Pemkab Indramayu agar dapat menfasilitasi program kemitraan tebu bagi petani. 

Diwilayah Desa Amis sekitar 340 hektar sudah tertanam dengan baik. Namun, kata Kuwu Amis, petani tebu sering didatangi oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan LSM. 

"Terkait hal ini Petani minta penjelasan terkait legalitas lahan yang digarap oleh petani," jelas Agus Nur Ahmad.

Petani juga, kata Agus, meminta adanya ketegasan dari pihak Polres Indramayu untuk penegakan hukum terkait ada pihak pihak yang mengintimidasi petani dan merusak tanaman tebu.

"Menghadapi masa bajak kedua kami butuh pengawalan," pinta Kuwu Amis.

Di wilayah Amis 1200 hektar yang tertanam 340 hektar.  Sekitar ada 70 persen lahan yang garing atau kosong. Mohon pengamanan untuk menjaga kondusifitas.

Usai ditemui bupati Indramayu, Aksi petani tebu di alun alun kabupaten Indramayu ini langsung bubar dan kembali ke lahan mereka masing masing.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget