Berita Tentang "Peristiwa"
CLOSE ADS
CLOSE ADS



Jurnalpelita - IndramayuDanramil 1601/Indramayu Kapten Kav Daniel Ronge beserta anggota Koramil 1601/Indramayu melaksanakan kegiatan pembersihan pohon tumbang yang menutupi akses Jalan Perjuangan, tepatnya di halaman Yayasan PAUD ABC KIDS milik Bapak H. Darwanto, Kelurahan Kepandean, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Pohon tumbang tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat dan akses jalan di sekitar lokasi. Dengan sigap, Danramil bersama anggota turun langsung ke lapangan melakukan pemotongan dan pembersihan batang serta ranting pohon, sehingga akses jalan kembali dapat dilalui dengan aman dan lancar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapten Kav Daniel Ronge selaku Danramil 1601/Indramayu beserta anggota, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kepandean Aiptu Kusnan, Kasi Trantib Kelurahan Kepandean Bapak Tosim, serta warga masyarakat setempat yang bersama-sama bergotong royong membantu proses pembersihan.

Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat terlihat kuat dalam kegiatan tersebut. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Penyampaian Danramil 1601/Indramayu

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Kav Daniel Ronge menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami dari Koramil 1601/Indramayu selalu siap membantu masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk penanganan pohon tumbang yang dapat membahayakan dan mengganggu aktivitas warga. Ini merupakan bagian dari tugas kami untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan dan angin kencang, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan akses jalan kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet



Jurnalpelita - Merespons kondisi darurat akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Indramayu akhir-akhir ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir. Pada Selasa, 27 Januari 2026 kemarin, logistik telah dikirimkan ke wilayah sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang kondisinya kritis hingga menyebabkan air meluap ke permukiman warga.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam mengatakan, bantuan berupa bahan pangan dan sandang didistribusikan melalui Pemerintah Kecamatan dan Desa untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Hingga saat ini, seluruh lini sektor terkait tetap dalam posisi siaga untuk mengantisipasi adanya potensi banjir susulan.

“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan tidak ada warga yang kekurangan bahan pangan di lokasi pengungsian maupun di rumah-rumah yang masih tergenang,” ujar Waskam saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Selain bantuan logistik, Dinas Sosial juga telah berkoordinasi dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk mendirikan dapur umum di titik-titik pengungsian yang paling terdampak. Hal ini dilakukan guna menjamin asupan makanan sehat bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit pascabanjir.

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas jika debit air kembali meningkat atau terjadi kerusakan infrastruktur lainnya. Petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, dan TNI/Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran sungai guna meminimalisir dampak risiko bencana yang lebih besar.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

 Seorang pemuda inisial AR alias Asong (28 tahun) warga Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu meninggal di kamar kos puteri. Warga sekitar kost wisma Ros di Jalan Olahraga, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu sempat gempar. Kematian korban oleh polisi diduga karena penyakit yang dideritanya. 

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan membenarkan tentang itu, Senin (28/10/2024). Menurut dia, usai mendapatkan pihaknya pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran dan ditempat itu benar telah tergeletak seorang pemuda yang diketahui sudah meninggal dunia. " Kejadian di tempat kost Wisma Ros Kamar M, Jalan Olahraga Nomor 56 B Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu pada hari Jumat tanggal 25 Oktober 2024, sekira pukul 22.30 WIB kemarin, " ujar Hillal didampingi Kasi Humas Iptu Junata.

Dituturkan Hillal, pihaknya yang melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi mengatakan, peristiwa itu berawal AR menghubungi Teri alias Dewi (28 tahun) yang indekos di tempat tersebut. Korban memberitahukan akan main ke tempat kost Teri alias Dewi. Sekira pukul 21.00 WIB pada hari Jumat tanggal 25 Oktober 2024, korban datang sendirian menggunakan sepeda motor sambil membawa plastik hitam isi dua botol kecil minuman dan minuman segar. Setelah korban bersama Teri berada dikamar kost tiba-tiba korban mengatakan dirinya sedang sakit perut dan menuturkan jangan banyak-banyak minum. " Oleh Teri,  satu botol dengan satu botol minuman segar disimpan didalam lemari es sedangkan satu botol lainnya dan minuman segar diminum berdua. Namun setelah minuman itu habis, tiba-tiba korban mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia, " katanya.

Mengetahui itu, lanjut Hillal, lalu Teri menghubungi temannya bernama Nunik Fitriani menggunakan HP korban serta membangunkan pemilik tempat kost. " Pemilik kos ini melaporkan ke pihak kami. Kami pun datang bersama Tim Identifikasi  untuk olah TKP dan membawa ke RSUD Indramayu untuk dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan oleh tim medis bahwa korban sudah meninggal dunia serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda akibat kekerasan bahkan dinyatakan korban meninggal dunia diduga karena mempunyai penyakit asam lambung atau maag, " papar dia. 

Sementara, pihak keluarga korban membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan otopsi yang kemudian korban dibawa pulang oleh pihak keluarganya untuk segera dikebumikan.(*)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Humas Polres Indramayu

Juli 14, 2024 ,

 


Indramayu Today - Serda Kasanudin, Babinsa desa Waru Koramil 1603/Lohbener, bantu evakuasi korban kebakaran rumah warga yang terjadi di Desa Waru Kec. Lohbener Kab. Indramayu. Sabtu, 13/7/2024.

Serda Kasanudin mengungkapkan, kejadian itu bermula di duga akibat kompor gas yang meledak yang dinyalakan oleh Eno, anak korban, lalu tiba-tiba api dari kompor gas tersebut membesar dan langsung membakar atap dapur yang terbuat dari bahan kayu. Kemudian Castinih melihat adanya kebakaran dirumah korban, langsung berteriak untuk meminta bantuan kepada warga sekitar,

"Selang tidak lama warga mulai berdatangan dan berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya," Katanya.

Beruntung dari kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa namun kerugian materil.mencapai sekitar Rp. 150.000.000,- (Seratus lima puluh juta rupiah)

"Selanjutnya dua unit Damkar Kab. Indramayu tiba di lokasi kebakaran, kemudian langsung membatu memadamkan api," Pungkasnya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 09, 2024 , ,

 


Indramayu Today - Serka Nurjaya babinsa desa pondoh anggota koramil 1609/Juntinyuat, melakukan pemantauan lokasi rawan banjir di desa Pondoh blok layapan dan sekitarnya. Selasa, 9/7/2024. 

Dalam kesempatan itu Serka Nurjaya menuturkan, air yang melukai ke jalan raya diakibatkan oleh hujan yang sangat deras.

"Alhamdulilah air sudah mulai surut, akses jalan penghubung Juntikedokan - pondoh sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," Katanya. 


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 07, 2024 ,

 


Indramayu Today - Pemerintah Kabupaten Indramayu telah memberikan bantuan kepada warga masyarakat Juntinyuat akibat pasca adanya cuaca ekstrim hujan lebat disertai angin kencang diwilayah Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu. Minggu, 7/7/2024.


Pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Balai Desa Juntinyuat Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu. Danramil 1609/juntinyuat Kapten Inf Waryadi yang mendampingi kegiatan pendistribusian bantuan tersebut mengatakan,  Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina memberikan bantuan Kepada Warga Masyarakat Juntinyuat Akibat Pasca Adanya Cuaca Ekstrim Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Diwilayah Kec. Juntinyuat.


"Penyerahan bantuan dari bupati indramayu tersebut melalui sekda kab. indramayu ir. aep surahman," Katanya.


Dari data yang dihimpun Adapun Penyerahan Bantuan Dari Bupati Indramayu tersebut berupa :


a. Paket Sembako.

b. Selimut.

c. Terpal Atas Atap.


Sedangkan untuk warga masyarakat yang terdampak pasca Adanya Cuaca Ekstrim Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Diwilayah Kec. Juntinyuat diantaranya yaitu :


1. Desa Dadap :

a. Paud Desa Dadap Nurul Bakri, kerusakan atap dan tembok.

b. Rumah Bapak Jadi, kerusakan atap dan tembok.

c. Rumah Ibu Sarkemi, kerusakan atap dan tembok.

d. Rumah Bapak Katoni, kerusakan atap dan tembok.


2. Desa Juntinyuat :

a. Rumah Ibu Eliyah, kerusakan atap dan tembok.


3. Desa Juntikebon :

a. Rumah Bapak Tamudi, kerusakan atap dan tembok.


4. Desa Juntikedokan :

a. Rumah Bapak Tarnoto, kerusakan atap dan tembok serta ambruk atapnya.


Nampak hadir dalam kehiatan tersebut, camat juntinyuat rusyad nurdin, s.t., m.si. danramil 1609/juntinyuat kapten inf waryadi, kapolsek juntinyuat iptu trio tirtana h., s.h.,  sekmat juntinyuat johan ma'nun, serta para kuwu se kec. juntinyuat dan diikuti oleh warga masyarakat terdampak pasca adanya cuaca ekstrim hujan lebat disertai angin kencang diwilayah kec. juntinyuat.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 06, 2024 , ,

 


Indramayu Today - Anggota Koramil Lohbener Serda Warnoto tinjau langsung ke lokasi rumah warga yang roboh akibat hujan angin di wilayah Kec. Arahan. Sabtu, 6/7/2024.


Serda Warnoyo menuturkan, peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 6 Juli 2024, sekitar pukul 03.00, di  RT 09 / 02 Desa Pranggong. Kec.Arahan Kab. Indramayu.


"Adanya Rumah Roboh diduga karena Hujan angin," Katanya.


Dari data yang dihimpun pemilik rumah tersebut adalah Ijah (84), beruntung tidak adanya korban jiwa namun kerugian materil mencapai 20 juta rupiah.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Jajaran Kodim 0616 Indramayu Koramil 1605 Sukagumiwang Monitoring Anak Tenggelam di Aliran Sungai Sindupraja.

Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Mengatakan Berkat Laporan Dari masyarakat kami dari petugas piket Koramil 1605 Sukagumiwang langsung menuju ke TKP 

Setelah di KTP teryata benar ada anak yang tenggelam yang merupakan warga di Blok Narwiyah RT. 001 RW. 003, Desa Tenajar Lor, Kec. Kertasemaya, Kab. Indramayu, dan kejadian pada Pukul 16.30 Wib, 

Dihimpun dari keterangan saksi sekira pukul 15.00 WIB Saudari DINTA KOMALANINGSIH S.Pd menitip kan kedua anaknya di rumah Neneknya yang beralamatkan di Blok Narwiyah RT. 001 RW. 003, Desa Tenajar Lor, Kec. Kertasemaya, Kab. Indramayu, 

Lanjut Babinsa Setelah sampai di rumah neneknya kemudian Saudari DINTA KOMALANINGSIH S.Pd pergi ke Jatibarang, selanjutnya sekira pukul 15.30 WIB Neneknya menyapu halaman depan rumah dan Saudara DIAN ARIF WIBAYA sedang duduk di teras depan rumah selanjutnya Neneknya tersebut mencari keberadaan Korban setelah di cari Korban tersebut sudah tidak ada di rumah dan pintu gerbang rumah tersebut sudah dalam keadaan terbuka. 

Selanjutnya Saksi Saudara ACON Bin MUHTAR sedang memancing di Blok Anjun RT. 002 RW. 003, Desa Tenajar Lor, tiba2 ada seseorang yang sedang mengendarai sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya berteriak "CANDAKEN BOCAH, CANDAKEN BOCAH/TANGKAPIN ANAK-TANGKAPIN ANAK" (sambil menunjuk ke arah aliran Sungai Sindupraja), 

Lalu di jawab oleh Saksi Saudara ACON Bin MUHTAR “BOCAH APA/ANAK APA” dijawab oleh Pengendara Sepeda Motor “IKUH IKUH BOCAH KELELEP/ITU ITU ANAK TENGGELAM” melihat hal tersebut kemudian Saksi Saudara ACON Bin MUHTAR langsung loncat ke aliran sungai Sindupraja tersebut namun Korban ditemukan dalam keadaan tengkurep sekira 5 meter dari posisi Saksi Saudara ACON Bin MUHTAR,

Kemudian Saksi Saudara ACON Bin MUHTAR memberikan pertolongan pertama dengan memberi nafas buatan selanjutnya banyak masyarakat yang datang ikut menolong, kemudian Korban di bawah ke rumah Saudara EDI Bin (Alm) KADANA untuk memastikan bahwa Korban sudah meninggal dunia apa belum dikarenakan Saudara EDI Bin (Alm) KADANA tersebut adalah seorang mantri yang rumahnya tidak jauh dari TKP. 

Setelah di bawah dan dilakukan pemeriksaan ke rumah Saudara EDI Bin (Alm) KADANA tersebut bahwa Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Korban.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Kodim 0616/Indramayu terjunkan personelnya untuk.membantu warga yang terkena bencana angin puting beliung di Kec. Juntinyuat, Kab. Indramayu. Kamis, 4/1/2024.

Komandan Kodim (Dansim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Radianto melalui Danramil 1609/Juntinyuat Kapten Inf Waryadi menyampaikan, Angin Puting Beliung terjadi di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu tepatnya di Desa Dadap, Desa Juntinyuat dan Desa Juntikebon.

"Angin puting beliung terjadi sekitar pukul. 08.00 WIB yang mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan terutama pada bagian atap," Katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih layak, serta membantu memindahkan material rumah yang rusak, selanjutnya melakukan pendataan.

Dari data yang diperoleh, Rumah warga yang mengalami kerusakan sebanyak 45 Unit Rumah rusak berat Dan 5 Unit Rumah rusak ringan

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan melaksanakan pengecekan Serta pendataan ke TKP," Pungkasnya.

Angin puting beliung terjadi sekitar pukul. 08.00 WIB yang mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan terutama pada bagian atap, sedangkan korban jiwa tidak ada.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Satu unit WC Umum dan Dapur Umum di Terminal Sindang, Desa Terusan, Kec. Sindang Kab. Indramayu, mengalami kebakaran pada Kamis. 26/10/2023.

Sertu Wartono didampingi Serda Subagyo Babinsa Koramil 1602/Sindang pada kesempatan itu menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Peristiwa itu terjadi sekira Pukul 16.30 Salah satu warga ada yang memasak air di dapur umum Terminal Sindang, setelah menaruh teko untuk merebus air ditinggal pergi.

"Sekira Pukul 17.00 Wib Warga yang melintas di depan Terminal Sindang Melihat Api membakar bagian atap WC Umum dan Dapur umum Terminal dan warga yang melihat memberi tahu ke warga sekitar," Jelasnya.

Dia menambahkan, beberapa menit kenudian warga sekitar langsung ke lokasi mencoba mematikan api dan menghubungi Pemadam Kebakran (Damkar) Kab Indramayu.

"Dapur warung sebagian terbakar, WC umum sebagian terbakar sedanhkan untuk Korban jiwa Nihil," Pungkasnya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 Indramayu Today -  Indramayu-Telah terjadi peristiwa orang tenggelam di Sungai Cimanuk,terlihat petugas dari TNI-POLRI sedang melakukan Pencarian.diduga orang tenggelam tersebut sedang mandi di sungai,berawal dari laporan warga yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib,20/5/2023

Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di dekat Penyebrangan Perahu antara Desa Gunung Sari Kecamatan Sukagumiwang dan Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu,Korban ditemukan di sungai berjarak kurang lebih 5 meter dari bibir sungai.

Praka Supriyadi anggota Koramil 1605 Sukagumiwang Babinsa Desa Bondan saat berada di lokasi di temui awak media mengatakan bahwa atas dasar Laporan dari warga kepada pihak yang terkait adanya orang tenggelam di wilayah sungai Cimanuk.

"Pada saat kami datang bersama petugas yang lainnya situasi sudah dalam keadaan Ramai,warga datang dikarenakan mendengar ada orang tenggelam,Kami bersama petugas yang lainnya membantu melakukan pencarian di wilayah tanggul sungai Cimanuk dan Aliran Sungai Cimanuk,"Kata Praka Supriyadi.

Usai dilakukan pencarian kurang lebih 3 jam,akhirnya korban ditemukan di dalam sungai dengan jarak 5 meter dari bibir sungai Cimanuk,di angkat ke tanggul dan langsung di bawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulan puskesmas Sukagumiwang.

"Untuk barang bukti yang bisa di amankan oleh petugas berupa Sepeda Motor Merk Honda Revo Fit,Warna Hitam dengan Nopol E 2071 PCA,Helm, Warna Hitam,STNK Kendaraan,SIM, No. : 13389103000222,ATM BRI Warna Biru,Sandal,warna Hitam,"Ungkapnya.

Korban di ketahui Nama Kunedi Bin Warsono,No Identitas 13389103000222,Tempat tanggal lahir,04-03-1991 blok gegeneng Desa Bondan RT 06 RW 03 Kec Sukagumiwang Kab Indramayu Jawa Barat.

Sementara Pihak keluarga korban Kunedi Bin Warsono saat di temui di kediamannya mengatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak ingin melakukan otopsi atau tindakan pemeriksaan lainya,serta tidak akan mempermasalahkan terkait tenggelamnya korban di sungai tersebut.

"Kami pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai Musibah dan rencana akan di kebumikan di desa TPU breketayu alamat blok Gegeneng Rt.006 Rw 003,desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang,"Ucap Dia.(*)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Mei 20, 2023 ,

Indramayu Today - -Indramayu-Mayat tanpa identitas di temukan warga dipintu air Sindu Praja tepatnya depan Perumahan Persada Asri Jatibarang 2 Desa Kebulen Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu sekitar pukul 12:55 WIB pada hari Sabtu 20/5/2023.

Mayat tanpa identitas tersebut diketahui oleh pemulung yang sedang mencari barang barang bekas di area sekitar,kecurigaan berawal dari bau yang tidak sedap oleh seorang Pemulung bernam Kadrawi (70) asal Kebulen Jatibarang.

Menurutnya,berawal dari bau tak sedap yang ada di tumpukan sampah,dimana dia sedang mencari barang rongsokan yang bisa diambil, tanpa disadari ketika mengorek sampah melihat kearah tumpukan sampah yang dipintu air ia kaget ketika seonggok tubuh manusia seorang laki-laki tertimbun sampah yang tidak diketahui identitasnya mayat tersebut dalam keadaan tengkurap.

"menerangkan Saat itu saya setiap harinya mencari rongsokan baik diperumahan pembuangan juga dipintu air ketika air dalam keadaan banjir,dan disaat itu pula saya tak sengaja cari rongsokan dipintu air tiba-tiba mencium bau tak sedap,kemudian saya menengok kebawa dan terlihat sosok mayat laki-laki setengah tertimbun sampah dalam keadaan tengkurap,"Kata Kadrawi

Lebih lanjut dirinya langsung menghubungi rekannya yang bernama Rasim,dan menginformasikan kejadian tersebut kepada Pemerintah desa kebulen lurah Carna, Kemudian pihak Desapun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatibarang.

Tak berselang lama kemudian tim dari INAFIS Polres Indramayu melakukan pengecekan di TKP,selanjutnys Jenazah dievakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk proses visum dan penyelidikan.

Kapolsek Jatibarang AKP Rynadi Nurman saat di konfirmasi membenarkan peristiwa penemuan mayat tanpa identitas dipintu air Desa Kebulen yang di ketahui Pemulung.

"Bener sekali adanya mayat dipintu air sindupraja desa kebulen,kalau masalah mayat untuk identitas belum diketahui karena di TKP tidak ditemukan barang-barang milik korban. Dan untuk itu Jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang untuk diidentifikasi pemeriksaan dan visum supaya nanti jelas asal usul korban,apakah ada unsur tindak kriminal atau yang lainnya,nanti juga bisa mengetahui identitasnya asal usulnya,"Ujar 

Sementara anggota Koramil 1604 Jatibarang Pelda Sofyan Sobirin Babinsa Desa Jatibarang saat di lokasi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tanpa identitas tersebut,berawal dari laporan warga pihaknya langsung ke lokasi bersama Kapolsek setempat membantu mengevakuasi Mayat.

"Adanya laporan dari warga maka kami bersama Polsek setempat langsung mendatangi lokasi dan selanjutnya mayat di evakuasi dan bawa untuk di lakukan pemeriksaan lanjutan,"Pungkasnya.(*)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Mei 04, 2023 , ,


Indramayu Today - Tiga petani di Indramayu meninggal akibat serangan petir pada saat melakukan aktivitas di sawah Desa Cempeh Blok kali Cali Kec. Lelea kabupaten Indramayu. Kamis, 4/5/2023.

Serka Subagja anggota Koramil 1612/Lelea saat dimintai keterangan mengungkapkan, bahwa berdasarkan keterangan saksi, Peristiwa itu terjadi ketika ketiganya sedang melaksankan panen padi di sawah, saat itu hujan deras dan di sertai Petir.

"Korban memaksakan mengamankan padi yang sudah panen karena takut kena hujan, Akan tetapi korban tidak sempat berteduh," Ungkapnya.

Dia menambahkan, ketika para korban panen, petir datang secara tiba-tiba sehingga menyambar ketiga korban dengan tempat berbeda.  

"Setelah hujan mulai reda saksi menemukan korban sudah meninggal dunia sehingga warga sekitar membawa Korban ke alamat kediaman  masing- masing," Tambahnya.

Dari data yang diperoleh, ketiga korban tersebut merupakan dari tiga desa yaitu, Suradi bin darwan warga desa Kiajaran wetan kec. Lohbener, Anto priyanto, warga desa Cemara, kec Centigi dan Maksudi warga desa Sukadadi rt 07/02 kec Arahan.

Saat ini korban sudah berada di rumahnya masing-masing, dan pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian tidak dilakukan otopsi terhadap korban.

"Pihak keluarga korban menganggap kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut kepada siapapun dan Pihak manapun," Pungkas Serka Subagja

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget