Berita Tentang "UMKM"
CLOSE ADS
CLOSE ADS

18.26.00 ,

Jurnalpelita - INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu didesak untuk segera menyusun peta jalan (roadmap) serta menerbitkan payung hukum yang jelas terkait percepatan sertifikasi halal.

Langkah ini dinilai krusial mengingat adanya amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman sudah bersertifikasi halal paling lambat Oktober 2026.

Sebagimana yang disampaikan oleh Selly Andriany Gantina Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Jabar VIII saat melakukan kunjungan kerja tentang serap aspirasi dan temu konsultasi layanan sertifikasi halal mengungkapkan bahwa, ​Kabupaten Indramayu memiliki potensi yang sangat besar dengan tercatat sekitar 77.000 pelaku usaha di sektor makanan dan minuman. Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 40% pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikat halal.

Menurutnya ​Melihat kondisi tersebut, Pemkab Indramayu memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar untuk melakukan halalisasi secara masif. Guna mencapai target tersebut, pemerintah daerah diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan harus berkolaborasi dengan seluruh unsur pemangku kepentingan (stakeholders). Kolaborasi ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga pihak swasta melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

"Sinergi juga perlu dijalin dengan mitra-mitra seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memiliki perhatian besar terhadap urusan halalisasi," Ujarnya kepada wartawan. Jumat, 19/7/2026.

Dalam hal ini, ​Melalui strategi yang matang, masyarakat maupun pelaku usaha di Indramayu diharapkan tidak terkejut saat aturan wajib halal tersebut resmi diberlakukan secara penuh pada 26 Oktober 2026.

Hal ini merupakan Sebagai langkah awal yang konkret, pembentukan Satgas Halal di tingkat daerah harus segera diperkuat secara hukum, minimal dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) atau ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang bersifat humanis dan disosialisasikan secara langsung kepada masyarakat.

Selly menyebut ​di sisi lain, program ini juga menyasar para pelaku usaha mikro yang merupakan keluarga penerima manfaat Program Pemberdayaan dari Kementerian Sosial (Kemensos), seperti penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA).

"Melalui kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), para pelaku usaha rentan ini diharapkan dapat dibantu untuk memperoleh sertifikasi halal secara gratis," Tuturnya.

​Kehadiran BPJPH dalam mengawal para penerima bantuan sosial ini diharapkan dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) sekaligus pelecut semangat agar para pelaku UMKM di Indramayu bisa lebih mandiri, naik kelas, dan berdaya saing secara ekonomi setelah mendapatkan bantuan pemberdayaan.


Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP

10.51.00 , ,
Jurnalpelita - Berdasarkan perintah komando atas, Kodim 0616 Indramayu mengadakan kegiatan Bazar Ramadan yang digelar di halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0616/Indramayu. Jumat, 13/3/2026.

Dalam kesempatan itu, Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Tulus Widodo menyampaikan, kegiatan ini digelar dengan tujuan Untuk membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga pada saat Idul fitri.

"Biasanya harga sembako pada naik, untuk itu kami menyelenggarakan bazar murah," Katanya 

Dandim berharap, bahwa kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat maupun keluarga besar TNI, karena menurutnya harga yang disajikan lebih murah daripada harga yang ada di pasaran.

Dandim menyebut, pada Kegiatan ini pihaknya menyediakan atau menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti daging, telur, beras, minyak dan juga produk-produk UMKM.

"Kami mengajak kepada masyarakat, silakan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya." Pungkasnya 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet

21.24.00 , , ,


Jurnalpelita - Indramayu – Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, memadati halaman Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk menghadiri kegiatan bazar murah dan UMKM yang diselenggarakan pada sore hari. Sabtu, 28/2/2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini dimanfaatkan warga desa Longok dan sekitarnya untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membeli aneka produk UMKM lokal.
Suasana semakin semarak karena digelar menjelang buka puasa, sehingga warga dapat langsung membeli kebutuhan untuk berbuka bersama keluarga.

Di sela sela kegiatan Kuwu Desa Longok, Taridi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya masyarakat yang hadir sangat sangat antusias.

"Halaman Gerai KDKMP Desa Longok bisa digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat seperti bazar murah dan UMKM ini," Katanya.

Ia menambahkan, Selain membantu warga mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga mendukung pelaku usaha kecil di desa agar semakin berkembang.

Dalam hal ini, Kuwu Taridi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan program-program yang mendukung penguatan ekonomi kerakyatan hingga tingkat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap penguatan ekonomi desa. Semoga program-program yang berpihak kepada rakyat terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia merasa senang dengan adanya bazar murah menjelang buka puasa.

"Harga lebih terjangkau dan banyak pilihan, UMKM desa juga produknya bagus dan berkualitas, Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan, terutama di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan bazar murah dan UMKM di halaman Gerai KDKMP Desa Longok, diharapkan dapat mempererat kebersamaan warga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa, khususnya di bulan suci Ramadan.

Untuk diketahui bahwa Perintah wakil panglima TNI menyebut Halaman atau lahan parkiran KDKMP yang sudah 100 persen selesai bisa dimanfaatkan masyarakat untuk  berjualan takjil dan UMKM.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Reaksi

08.24.00 , , ,


Indramayu – Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Perumdam Tirta darma ayu ke-6 digelar di Kodim 0616/Indramayu, Kamis 8/01/26

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian perayaan sekaligus wujud sinergi antara Perumdam Tirta darma ayu dengan Kodim 0616/Indramayu.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perumdam Nurpan menyampaikan bahwa penyelenggaraan HUT Perumdam ke-6 di lingkungan Kodim merupakan bagian dari kerja sama strategis dan bersifat prototipe untuk pengembangan kegiatan kolaboratif ke depan

Ia menjelaskan, usia Perumdan Tirta darma ayu kini telah memasuki enam tahun, sehingga peringatan HUT ke-6 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Pada kegiatan tersebut, tercatat 50 peserta fun brewing  yang ikut ambil bagian. Para peserta berasal dari pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), khususnya yang bergerak di bidang kopi dan barista. Kompetisi ini menjadi yang pertama di Indonesia dalam menginisiasi UKM kopi untuk beradu kreativitas dan inovasi di lingkungan Kodim.

“Ini luar biasa. Sebanyak 50 peserta terdaftar, dan ini menjadi sejarah tersendiri. 

Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memotivasi teman-teman UKM agar terus berkreasi dan berinovasi, sehingga UKM bisa tampil lebih terhormat dan elegan,” katanya.

Kompetisi barista kopi tersebut menghadirkan juri profesional tingkat nasional, serta melibatkan unsur internal Kodim dan PDAM. Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, kopi dapat menjadi simbol ketenangan dan kebersamaan, sekaligus alternatif budaya yang lebih sehat. “Kopi adalah bagian dari sejarah dan budaya yang tidak bisa dilupakan. Kami berharap ini menjadi awal perubahan budaya ke arah yang lebih positif,” tutupnya.

Acara berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang hadir, termasuk jajaran Kodim 0616/Indramayu.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sindang menggelar festival kuliner dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bertempat di Kawasan Telaga Jangkar Kecamatan Sindang, kegiatan guna mendorong produk lokal dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat ini dilangsungkan Senin (3/10/2022).

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-495 Kabupaten Indramayu yang yaitu “Pulih dan Bangkit Pasca Covid dengan Ketahanan Pangan, Budaya dan Ekonomi Kreatif”, festival yang diberi nama Festival Kuliner Nyi Endang Dharma Ayu menyuguhkan berbagai macam makanan khas serta produk UMKM dari masing-masing desa yang ada di wilayah Kecamatan Sindang.

Festival yang merupakan salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Indramayu. Tema hari jadi tersebut direalisasikan dalam bentuk penyediaan sarana bagi UMKM untuk memasarkan produknya serta mendorong pelaku UMKM untuk kembali bangkit. Karena seperti kita ketahui bersama, pandemi covid 19 yang terjadi belakangan ini berpengaruh terhadap sektor UMKM.

Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Suwenda, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Jahirin, serta Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu sekaligus Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Indramayu Ady Setiawan yang didampingi oleh Camat Sindang Suyitno hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua Pelaksana Hari Jadi Indramayu Ady Setiawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kecamatan Sindang serta masyarakat Sindang dan berharap semoga acara ini merupakan acara yang berasal dari rakyat, oleh rakyat menuju Indramayu Bermartabat.

“Terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Suwenda dalam sambutannya menyampaikan, Bupati Indramayu sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival ini. Bupati Nina Agustina juga mendukung berbagai program kegiatan yang diselenggarakan oleh Kecamatan Sindang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat salah satunya adalah pemanfaatan lahan yang berada di sekitar wilayah Telaga Jangkar untuk menjadi tempat budidaya melon dan tanaman sayur yang diharapkan ke depan dapat menjadi agrowisata sekaligus eduwisata.

“Kami sangat mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut Suwenda berharap, semoga kedepannya produk UMKM serta potensi yang ada di wilayah Kecamatan Sindang dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

“Semoga produk lokal Kecamatan Sindang semakin dikenal,” harapnya saat membuka kegiatan festival.

Hal senada diungkapkan Camat Sindang Suyitno. Penyelenggaraan acara ini merupakan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Indramayu serta untuk memperkenalkan potensi yang ada di wilayah Kecamatan Sindang.

“Mudah-mudahan dengan adanya acara ini potensi yang ada di wilayah Kecamatan Sindang semakin dikenal,” ungkapnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget