Berita Tentang "Kesehatan"
CLOSE ADS
CLOSE ADS



Jurnalpelita - Indramayu – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan derajat kesehatan prajurit serta PNS, Kodim 0616/Indramayu menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan penyakit kronis yang dilaksanakan di Aula Joglo Makodim 0616/Indramayu. Kegiatan ini bekerja sama dengan Polkes 03.10.16 Indramayu dan Denkesyah 03.04.03 Cirebon serta Dinkes Kab. Indramayu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0616/Indramayu. Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf. Rosidi, para Perwira Staf, para Danramil, anggota jajaran Kodim 0616/Indramayu, PNS, Polkes Kodim 0616/Indramayu, serta Dinas Kesehatan Indramayu.

Dalam sambutannya, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini memiliki peran yang sangat penting bagi seluruh personel.

“Kegiatan penyuluhan ini sangat penting bagi kita semua. Diharapkan melalui kegiatan ini, kita dapat melakukan pendataan awal dan pemeriksaan kesehatan masing-masing. Apabila ada yang terdiagnosis menderita penyakit kronis, dapat segera melaksanakan pengobatan secara rutin,” tegasnya.

Sementara itu, materi penyuluhan disampaikan oleh dr. Nurul dari Poskes Kodim 0616/Indramayu dengan tema penyakit jantung koroner. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa risiko penyakit jantung dapat mulai meningkat sejak usia 30–40 tahun, dan umumnya lebih tinggi pada pria mulai usia ≥45 tahun serta wanita mulai usia ≥55 tahun atau setelah menopause.

Namun demikian, penyakit jantung juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda apabila memiliki sejumlah faktor risiko, antara lain riwayat keluarga penyakit jantung, kebiasaan merokok, hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, hingga stres berlebihan. Bahkan saat ini, kasus penyakit jantung pada usia 20–30 tahun mulai banyak ditemukan akibat gaya hidup yang kurang sehat.

Selain penyuluhan, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan (skrining) guna mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan bagi anggota Kodim 0616/Indramayu. Pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mengantisipasi penyakit kronis sejak tahap awal.

Tak hanya itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi kesehatan bagi yang memerlukan tindak lanjut medis, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0616/Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan prajurit serta PNS, sebagai bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD di wilayah Kabupaten Indramayu.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim



Jurnalpelita - Sebanyak 700 peserta didik LPK Kaina Indonesia turun langsung dalam aksi bersih sampah memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang mengusung tema “Jalan Sehat Pungut Sampah”. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Hijau, Ruko Cluster Sultan, dan diikuti dengan penuh antusias oleh para calon pekerja yang akan diberangkatkan ke Jepang.

Direktur LPK Kaina Indonesia, Teguh Adi Koesoemah Putra, menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar aktivitas memungut dan membersihkan lingkungan, tetapi menyangkut perubahan pola pikir masyarakat dalam memperlakukan sampah.

“Sampah itu merupakan sebuah fenomena dan pemecahannya bukan hanya sekadar kita memungut. Perlu mereset pola pikir masyarakat. Artinya mereka harus tahu bahwa tidak dibenarkan membuang sampah sembarangan, apalagi dengan sengaja,” ujar Teguh.

Menurutnya, pelibatan ratusan peserta didik dalam kegiatan tersebut memiliki tujuan edukatif yang kuat. Seluruh peserta merupakan calon pekerja yang tengah dipersiapkan untuk bekerja di Jepang. Melalui kegiatan ini, mereka ditanamkan kedisiplinan serta kesadaran lingkungan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter sebelum berangkat ke luar negeri.

Teguh menjelaskan, sistem pengelolaan sampah di Jepang sudah sangat tertata, mulai dari pemisahan, pembuangan, hingga proses daur ulang yang disiplin dan terstruktur. Ia berharap pengalaman bekerja selama 3–5 tahun di Jepang nantinya dapat membentuk karakter peserta agar terbiasa hidup bersih dan tertib.

“Di Jepang itu pola daur ulang, pembuangan, dan pemisahan sampahnya sudah tersistem. Harapan saya, mereka nanti setelah bekerja dan kembali ke Indonesia, sudah terbiasa dengan pola hidup bersih dan bisa menerapkannya di sini,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, LPK Kaina Indonesia juga bekerjasama Rumah Hijau Sindang, salah satu bank sampah di Kecamatan Sindang. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengelolaan sampah botol minuman yang dikumpulkan selama kegiatan berlangsung untuk kemudian diproses dan didaur ulang agar memiliki nilai guna.

“Konsumsi botol minuman di masyarakat cukup tinggi. Maka botol-botol itu kami tampung melalui bank sampah untuk diproses kembali agar memiliki nilai guna,” jelas Teguh.

Selain melibatkan peserta didik, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari elemen masyarakat dan sejumlah lembaga yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Aksi jalan sehat sambil memungut sampah tersebut menjadi simbol gerakan kolektif untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Teguh berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi program berkelanjutan yang mampu membangun budaya disiplin dalam pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

“Ke depan, kegiatan seperti ini perlu program yang menyeluruh agar masyarakat benar-benar taat membuang sampah pada tempatnya. Karena sebagian fenomena alam seperti banjir dan tanah longsor salah satunya dipicu oleh ketidakteraturan dalam membuang sampah,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan pembiasaan sejak masa pelatihan serta pengalaman bekerja di Jepang, para peserta LPK Kaina Indonesia akan menjadi agen perubahan ketika kembali ke tanah air, membawa budaya disiplin dan kepedulian lingkungan untuk diterapkan di Indonesia.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi



Jurnalpelita - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, S.P., M.Si., memimpin langsung rapat lintas dinas bersama Asda I, BKAD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial membahas persoalan anggaran dan kepesertaan BPJS, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, bukan oleh Ketua Komisi II, karena pembahasan melibatkan lintas dinas yang bukan seluruhnya menjadi mitra kerja Komisi II, seperti Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Penugasan tersebut diberikan langsung Ketua DPRD agar pembahasan dapat dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif.

“Kami hari ini Komisi II dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD karena ini lintas dinas. Ada Asda I, BKAD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan BPJS. Jadi harus ditangani secara menyeluruh,” ujar Sirojudin.

Dalam rapat tersebut, BPJS Kesehatan yang sebelumnya telah menyatakan kesiapan hadir, berhalangan datang karena mendadak mendapat undangan dari pusat. DPRD pun memastikan akan menjadwalkan ulang pertemuan dengan pihak BPJS.

Salah satu poin krusial dalam rapat adalah penurunan drastis anggaran BPJS. Jika sebelumnya anggaran mencapai Rp203 miliar, pada 2026 tersisa hanya Rp56 miliar akibat pemangkasan dan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Artinya, terjadi pengurangan sekitar Rp147 miliar. Bahkan, jika mengacu pada proyeksi kebutuhan 2026, kekurangannya diperkirakan mencapai lebih dari Rp170 miliar.

“Kami DPRD Indramayu tidak mau efisiensi ini justru merugikan masyarakat kecil. Jangan sampai karena efisiensi, rakyat kecil yang jadi korban,” tegasnya.

Ia menyebut, dengan anggaran yang tersedia saat ini, pembiayaan hanya mampu meng-cover hingga Juni 2026. Sementara kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terus berjalan.

Sebagai solusi, DPRD bersama dinas terkait menyepakati mekanisme agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan, terutama peserta BPJS PBI (yang sebelumnya dikenal sebagai KIS) yang sempat dibekukan.

Mekanismenya, jika pasien masuk rumah sakit, maka pihak keluarga harus segera melapor ke desa untuk diproses melalui Dinas Sosial. Apabila dalam tiga hari perawatan datanya ditolak oleh Dinsos atau Kementerian Sosial, maka Pemerintah Daerah wajib meng-cover pembiayaan melalui skema BPJS Pemda.

“Kalau ditolak oleh pusat atau Dinsos, maka pemerintah daerah harus meng-cover. Mau tidak mau harus dianggarkan. Kami tidak mau masyarakat kecil ditolak saat sakit,” tegas Sirojudin.

Menurutnya, sakit adalah hal yang tidak bisa diprediksi dan merupakan kehendak Tuhan. Karena itu negara, termasuk pemerintah daerah, wajib hadir.

“Sakit itu urusan Tuhan. Jadi jangan sampai ada kesan masyarakat kecil tidak boleh sakit,” tambahnya.

Karena keterbatasan anggaran saat ini, DPRD berencana memasukkan kebutuhan tambahan pembiayaan tersebut dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026. Badan Anggaran (Banggar) DPRD juga akan menindaklanjuti bersama Bupati Indramayu agar kekurangan anggaran dapat segera diantisipasi tanpa melanggar regulasi.

Program BPJS sendiri merupakan program nasional. Namun menurut Sirojudin, pemerintah daerah tetap memiliki ruang untuk menanggulangi persoalan selama tidak melanggar aturan.

“Ini memang program nasional, tapi daerah harus mencari solusi agar rakyat tidak dirugikan,” ujarnya.

Dalam rapat juga terungkap masih adanya tumpang tindih data penerima BPJS PBI. Beberapa warga yang tergolong mampu masih tercatat sebagai penerima bantuan iuran, sementara ada warga kurang mampu yang justru belum terakomodir.

Selain itu, ditemukan kasus suami-istri sama-sama memiliki kepesertaan berbeda, sehingga terjadi pemotongan ganda dan ketidakteraturan dalam peng-coveran anak.

Karena itu, DPRD mendorong dilakukan pendataan ulang secara valid, bahkan melibatkan bidan desa untuk memastikan siapa saja yang benar-benar layak menerima bantuan.

“Jangan sampai hak rakyat miskin diambil oleh orang yang mampu. Ini harus ditertibkan. Yang mampu harus mandiri, yang tidak mampu harus dibantu,” tegasnya.

Terkait peserta mandiri yang memiliki tunggakan, Sirojudin mengakui persoalan tersebut juga menjadi perhatian. Menurutnya, banyak warga menjadi peserta mandiri karena keterpaksaan saat tidak ter-cover skema bantuan.

Maka, Sirojudin menegaskan komitmen DPRD Indramayu untuk memastikan tidak ada masyarakat yang ditolak saat membutuhkan pelayanan kesehatan di tahun 2026.

“Kami sepakat, 2026 tidak boleh ada masyarakat yang ditolak berobat. Apapun risikonya, DPRD akan terus membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta peran media dan seluruh anggota DPRD untuk turut menyosialisasikan mekanisme tersebut kepada masyarakat, agar warga mengetahui langkah yang harus dilakukan jika menghadapi kendala layanan BPJS.

“Kalau ada hambatan, sampaikan. Kalau ditolak pusat, maka pemerintah daerah harus hadir. Tapi tentu ada prosesnya. Yang di-cover adalah yang sakitnya, sesuai ketentuan,” pungkasnya.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

 


Setiap manusia, khususnya lelaki, pasti kerap mengalami mimpi jenis ini. Mimpi yang kemudian saat terbangun, mesti melakukan keramas. Ya, mimpi ‘basah’.

Meski mimpi kerap diartikan hanya sekedar bunga tidur belaka, tapi tidak menutup kemungkinan jika mimpi memberikan sejenis penanda. Bahkan juga mimpi tentang hubungan seks.

Salah satunya petunjuk yang menandakan kondisi seseorang. Penelitian seputar 'mimpi basah' yang berhubungan dengan seks juga telah berlangsung sejak lama. Bahkan Bapak Psikoanalisa, Sigmund Freud, mendasarkan beberapa analisa psikologinya dengan menghubungkannya lewat 'mimpi basah' itu. Saat ini, para ahli psikologi juga meneliti persoalan ini yang mereka sebut sebagai nocturnal emission.

Wajar jika yang berikut ini, bisa saja menjelaskan makna dari pengalaman di alam bawah sadar. Berikut ini makna-makna mimpi tentang seks yang menjadi bunga tidur, seperti dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Mimpi Bercinta dengan Orang di Masa Lalu
Memimpikan seseorang dari masa lalu? Hal ini menunjukkan bahwa hubungan yang dijalani saat ini memberikan kilas balik emosional pada hubungan sebelumnya. Atau lebih sederhananya, hubungan yang dijalani saat ini mirip dengan hubungan masa lalu. Hal ini merupakan memori cinta yang kembali melintas saat Anda mulai dekat dengan seseorang. Jika memori tersebut buruk, ada kemungkinan Anda akan mengalami hal yang sama dengan masa lalu. Tapi jika memori tersebut indah, mengapa tidak mencoba untuk memastikannya?

2. Mimpi Bercinta dengan Teman atau Rekan Kerja
Pernah bermimpi bermesraan dengan orang dekat yang tidak pernah terlintas dalam pikiran untuk bersamanya? Jangan khawatir, mimpi seperti itu menandakan bahwa Anda merasa nyaman bekerja atau menjalin hubungan yang baik dengan orang tersebut secara profesional, bukan seksual.

3. Mimpi Bercinta dengan Selebriti
Mimpi bercinta dengan seorang selebriti merupakan sebuah mimpi indah bukan? Mimpi seperti ini menandakan bahwa Anda memiliki kemampuan atau keunikan yang membuat selebriti tersebut sukai.

4. Mimpi Disela Orang Lain Saat Bercinta
Anda sedang bercinta dengan pasangan dalam mimpi, tapi kemudian, ditengah-tengah ‘permainan’ ada seseorang yang datang dan merusak kenikmatan. Jika mengalami mimpi seperti itu, berarti waktu untuk privasi sering terganggu. Baik oleh pekerjaan, keluarga atau bahkan lingkungan. Berliburlah sejenak dan nikmati masa kebebasan Anda dengan melakukan hal-hal yang disukai.

5. Bermimpi Ingin Bercinta Tapi Tidak Ada Tempat
Anda dan pasangan berniat melakukan quickie, tapi tidak menemukan tempat yang bisa mengakomodir keinginan tersebut? Jika Anda mengalami mimpi seperti itu, maka saat ini Anda sedang sulit mencari waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual dan mulai membuat Anda frustasi.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 03, 2024 ,

 


Indramayu Today - Babinsa Desa Sleman Serma Rastika dampingi kegiatan posyandu Melati di rumahnya H. Yanto, Desa Sleman, Kec Sliyeg. Rabu, 3/7/2024.


Dalam.kegiatan tersebut ia memaparkan, dirinya membantu memberikan Vitamin ke anak Balita dan emberikan penimbangan.

         

Nampak hadir dalam.kegiatan tersebut, Kuwu Desa Sleman Pitriani, pwtugas kesehatan dari Puskesmas Tambi, Hj Ina, Rofiah dan Kader Pos yandu Wa Malang Irin.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Koptu Uju Suhada, yang mewakili Danramil 1609/Juntinyuat menghadiri rapat pembahasan stunting dengan diadakan program mini lokakarya percepatan penurunan stunting kecamatan juntinyuat. Senin, 1/7/2024.


Hal itu merupakan program pemerintah beserta puskesmas dan forkopincam yang selalu berperan aktif mengatasi stunting di wilayah juntinyuat.


Berdasarkan amanat Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, bahwa dengan 10 program bupati terus dilaksanakan, karena indramayu peringkat 4 di otonomi daerah tingkat nasional dan harus ditingkatkan kembali serta dipertahankan.


"Selalu disiplin melaksanakan tugas dan jaga kesehatan," Katanya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Forum Koordinasi Daerah (Forkopimda) Kab. Indramayu dan masyarakat menyelenggarakan olahraga berama yang dilaksanakan di halaman alun-alun puspawangi Indramayu, Jl. Letnan Jenderal S. Parman, Kel. Margadadi, Kec/Kab. Indramayu. Jumat, 21/6/2024.


Nampak hadir salam kegiatan tersebut, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., C.R.A.,  Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga, S.I.P,  Kapolres Indramayu, AKBP Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Kajari Indramayu,  Arief Indra Kusuma Adhi, SH., M.Hum., Kepala Pengadilan Negeri kelas 1B Indramayu, Yogi Dulhadi, SH. MH, Ketua pengadilan agama kelas 1A Indramayu, Drs. Abdul Rosyid, M.H, Kepala Bulog Cab. Indramayu, Sdr. Ilhamsyah, SH.MH, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyo, Bc.Ip., S.H., M.Si, Para OPD Kab. Indramayu, Para Danramil, Pa Staf dan Danunit Intel Jajaran Kodim 0616/Indramayu, Para Camat Se-Kab. Indramayu,  Perwakilan anggota Kodim 0616/Indramayu, Ketua Persit KCK Cabang XXVII Dim 0616/Indramayu Rem 063 Sunan Gunung Jati, Ny. Marchella Setyaga, beserta pengurus dan ratusan Masyarakat.


Antusias personel Kodim 0616/Indramayu beserta Persit Kodim 0616/Indramayu, Personel Polres serta Masyarakat Indramayu begitu sangat tinggi sehingga memenuhi lapangan alun alun puspawangi.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Inf Yanuar Setyaga menyampaikan, Kegiatan Olahraga bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah, beserta masyarakat di Wilayah Kodim 0616/Indramayu dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan hubungan kedekatan antara TNI, POLRI, Pemerintah Daerah juga masyarakat di Kab. Indramayu.

"Ini merupakan langkah nyata dalam hal sinergitas Forkopimda Indramayu," Katanya.


Dandim.mengajak, agar semua harus bekerja sama dengan semua element masyarakat dan para ASN, serta Forkopimda Indramayu, demi mensukseskan program kerja Bupati Indramayu dan demi menunju Indramayu bermartabat.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Bertempat di Joglo Makodim 0616/Indramayu Jl.Sukarno hatta no 1 Pekandangan Kecamatan/Kabupaten Indramayu Kodim 0616 Indramayu melaksanakan penyuluhan dan tes urin dalam rangka pencegahan,pemberantasan,penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) semester 1 Tahun 2024.


Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (selanjutnya disebut UU Narkotika), yang menjadi landasan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika yang sangat merugikan dan membahayakan kehidupan masyarakat, Bangsa, dan Negara, Jum'at 14/6/2024.


Dalam sambutannya Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Yanuar Setyaga Menyampaikan sesuai dengan Program kebijakan pemerintah serta Komando atas dalam rangka melakukan penyidikan terhadap para pelaku peredaran perdagangan gelap dan pengguna Narkotika harus kita dukung karena sudah level membahayakan.


"Himbauan agar mampu memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba,dengan demikian kita berupaya untuk pencegahan dan memberikan pemahaman sebelum dilakukan upaya Preventif,"Kata Dandim Indramayu.


Kodim 0616/Indramayu telah melakukan program berupaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba yaitu dengan melakukan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan Narkoba (P4GN) semester 1 2024.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Kodim 0616/Indramayu yang hadir dan terlibat untuk menunjukan kepedulian dan pengabdiannya pada upaya pencegahan penyalah gunaan Narkoba khususnya di wilayah Indramayu,"Ucap Dandim.


Melalui kegiatan ini harapannya semua anggota dapat melaksanakan dengan tertib dan dapat menyimak materi dari narasumber sehingga dapat memahami tentang bahaya narkoba dengan baik.


"Semoga mendapatkan kekuatan dari Allah SWT dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan pengedaran gelap Narkoba (P4GN) serta berkah dan karunia Allah SWT tercurah kepada kita semua,"Pungkasnya.


Sementara Peltu Puadi tim Poskes Kodim 0616/Indramayu mengatakan bahwa dari hasil pelaksanaan tes Urine dari jumlah anggota yang melaksanakan 80 orang anggota dinyatakan Negatif.


"Alhamdulillah para anggota Babinsa dan Kodim 0616 Indramayu yang telah di tes urine semuanya  tersebut dengan hasil semuanya Negatif,"Pungkasnya.(Maskani)

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juni 14, 2024 ,

 


Indramayu Today - Serda Mulyani (Babinsa Juntiweden). Koramil 1609/Juntinyuat, Membantu kelancaran dalam.kegiatan posyandu yang digelar Balai desa Juntiweden Kec. Juntinyuat. Kab. Indramayu. Jumat, 14/6/2024.


Dalam.kesemoagan itu dia mengatakan, dirinya ikut serta dalam hal mendata Nama-nama Keluarga yang mempunyai anak Balita, Menimbang berat badan, Mengukur Tinggi badan, Pencatatan dan Penyuluhan Konseling, Memantau Gizi Balita Serta mensosialisasikan program KB.


"Ini sebagai salah satu wujud TNI Manunggal dengan Rakyat, Khususnya di Bidang Kesehatan," Katanya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juni 13, 2024 ,

 


Indramayu Today - Anggota Koramil 1607/Sliyeg dan anggota Persit Ranting VIII melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh 3 orang Nakes Persit Koramil 1607/Sliyeg. Jumat, 13/6/2024.


Kapten Cke Akhmad Rokhmat, S.H Danramil 1607/Sliyeg mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk para anggota TNI dan Persit tetap prima dengan kondisi fisiknya serta mengetahui kondisi dan keluhan anggota.


"Apabila ada keluhan agar melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut di Fasilitas kesehatan terdekat," Ucapnya.


Selain itu kata dia, sekaligus pemeriksaan meliputi Cek Tensi, cek darah untuk mengetahui kadar Glukosa, Kolesterol dan Asam Urat.


"Pemeriksaan ini diharapkan dilaksanakan berkesinambungan," Pungkasnya.


Dari data yang diterima sebanyak 9 Anggota Koramil 1607/Sliyeg melakukan pengecekan dan 4 orang anggota Persit Cab VIII.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juni 11, 2024 ,

 


Indramayu Today - Serda Riyanto anggota Koramil 1603/Lohbener mendampingi kegiatan posyandu yang dilaksankan oleh Kamboja 1 di Desa Sukasari Kec.Arahan. Selasa, 11/6/2024.


Dalam kesempatan itu ia menyampaikan, Kegiatan Posyandu ini dilakukan dengan tujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit- penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi.


"Jumlah Sasaran 26 anak sedangkan yang hadir Hadir ada 24 anak dan yang Tidak Hadir 2 anak dengan alasan sakit dan oranhyua ada kesibukan lain," Jelasnya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 


Indramayu Today - Koptu Uju Suhada anggota Koramil 1609/Juntinyuat, dampingi pelaksanaan makan bersama anak anak stunting Kec juntinyuat. Senin, 10/6/2024.


Nampak hadir pada kesempatan tersebut, camat juntiyuat Rusyadi nurdin, Drg Susilo Hartati kepala puskesmas, perwakilan DISPARA agus, Kholifa ahli gizi puskesmas dan bidan tuti puskesmas juntinyuat. 


Koptu Uju mengatakan, kegiatan itu meliputi nimbang berat badan, ukur tinggi badan, makan, minum susu bersama dan arena bermain dalam ruangan.


"Hal itu dilakukan sebagai wuju kepedulian bagi anak stunting, khususnya di wilayah kec. Juntinyuat,' Katanya.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juni 09, 2024 , ,

 


Indramayu Today - Koptu Uju Suhada Babinsa desa juntiyuat jajaran Koramil 1609/Juntinyuat turut andil dalam hal kebersihan lingkungan, untuk itu Koptu Uju Suhenda terjun langsung ke lokasi saat dilakukan pembersihan sampah bersama pamong desa dan masyarakat desa Dadap. Minggu, 9/6/2204.


Koptu Uju menyebut, pembersihan rumput dan sampah di pinggir jalan sepanjang 2 kilo yang dibersihkan oleh warga desa dadap kec Juntinyuat. Ia sendiri yang merupakan Babinsa memberikan contoh kepada masyarakat sambil membantu membersihkan sampah dan rumput di sekitaran desa binaan Koramil 1609/Juntinyuat.


"Sebagai semboyan (kebersihan itu sebagian dari iman) dan sebagai bentuk wujud silaturahmi yang erat sehingga tercipta sinergitas antara Babinsa dan masyarakat desa binaan khususya desa Dadap," Ujarnya.


Dalam.hal ini ia menghimbau kepada masyarakat supaya menjaga kesehatan, berhati hati dalam beraktifitas dan tetap semangat dalam melaksanakan korve (pembersihan).


"Babinsa  desa Dadap selalu memonitor wilayahya dan warganya, dalam hal ini untuk saling menjaga serta memberikan rasa aman dan kenyamanan di masyarakat desa binaaan," Pungkasnya.


Dalam giat pembersihan desa binaan Koramil 1609/Juntinyuat ( Karyabakti) bertujuan agar antara warga kepala desa RT/RW dan masyarakat desa binaan tetap terjaga kerukunannya.


Nampak antusias melaksanakan karya bakti dan saling gotong royong, bahu membahu saling membantu.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget