Kontrak Kinerja Perumdam TDA Dinilai Cuma Formalitas, LSM Gapura Desak Bupati Lucky Hakim Evaluasi Direksi
Sorotan tajam tertuju pada empat indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) yang tercantum dalam kontrak kinerja direksi masa bakti 2025–2027. Hingga kini, belum ada kejelasan data mengenai realisasi dari target-target tersebut.
Dalam dokumen kontrak kinerja, Direktur Utama Perumdam TDA Nurpan dan Direktur Umum Sunaryo memegang empat target vital:
- Tingkat kebocoran air (Non-Revenue Water/NRW): Turun dari 34,76% menjadi 30%.
- Pendapatan perusahaan: Mendorong kenaikan dari Rp223 miliar menjadi Rp376 miliar.
- Rasio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional): Ditekan dari 95% turun ke 87%.
- Efektivitas penagihan rekening: Meningkat dari 86% menjadi 90%.
Menagih Janji dan Transparansi
Perwakilan LSM Gapura Indramayu, Rudi, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas dan kontrak kerja tidak boleh berhenti sebatas seremoni di atas kertas. Komitmen tersebut harus dibuktikan dengan data konkret yang transparan.
“Kalau sejak awal sudah menyatakan sanggup, maka konsekuensinya harus siap dievaluasi ketika target tidak tercapai,” tegas Rudi.
Rudi meragukan potensi lonjakan pendapatan yang ditargetkan manajemen jika masalah fundamental—seperti keterbatasan sumber air baku dan perbaikan infrastruktur—belum teratasi. Ia mewanti-wanti agar ambisi mengejar keuntungan dari sektor industri tidak sampai mengorbankan kualitas layanan masyarakat umum.
“Jangan sampai mengejar keuntungan, tetapi pelayanan kepada masyarakat justru menurun. Persoalan air baku harus jadi perhatian utama,” lanjutnya.
Desak KPM Lakukan Evaluasi Total
Menanggapi ketidakpastian realisasi target tersebut, LSM Gapura mendesak Bupati Indramayu Lucky Hakim selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk turun tangan melakukan evaluasi total. Evaluasi diharapkan berbasis data riil di lapangan, bukan sekadar laporan administratif.
“Kalau memang tidak mampu mencapai target, harus berjiwa besar dan legowo untuk dievaluasi, termasuk mempertimbangkan mundur dari jabatan,” pungkas Rudi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Perumdam TDA belum merilis data resmi terkait perkembangan realisasi empat target kinerja tahun pertama mereka.
Pena | By. | Redaksi |
Editor | By. | Redaksi |
Foto/Video | By. | Internet |













