Berita Tentang "Bisnis"
CLOSE ADS
CLOSE ADS




Jurnalpelita - Indramayu, 27 Mei 2026 – Idul Adha menjadi momentum untuk kembali memaknai arti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui ibadah kurban, nilai-nilai kebersamaan tidak hanya diwujudkan dalam bentuk ritual keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari semangat tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Bersyukur dan Berkurban menyalurkan hewan kurban berupa sapi kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Tahun ini, sebanyak 18 Cabang PNM secara serentak melaksanakan pemotongan sapi sebagai hewan kurban untuk kemudian disalurkan kepada warga desa, khususnya masyarakat yang berada di lingkungan sekitar operasional PNM.

Di wilayah PNM Cabang Indramayu, kegiatan pemotongan dan penyaluran hewan kurban dilaksanakan di kantor unit Mekaar Widasari dengan melibatkan insan PNM, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian PNM dalam menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang selama ini tumbuh di lingkungan desa.

Kegiatan PNM Bersyukur dan Berkurban juga menjadi bagian dari semangat HUT PNM ke-27 dengan tema “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan.” Melalui tema tersebut, kehadiran PNM tidak hanya terwujud melalui pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh kehidupan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Tati Haryati, warga di wilayah PNM Cabang Indramayu, menyampaikan apresiasinya atas penyaluran daging kurban yang diterima oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan pada momentum Idul Adha, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung oleh warga.

“Alhamdulillah kami sangat senang dan bersyukur mendapatkan daging kurban. Kami juga sangat berterima masih kepada PNM Cabang Indramayu atas kepeduliannya kepada masyarakat. ” ujarnya.

Melalui Bersyukur dan Berkurban, PNM ingin terus menghadirkan nilai kepedulian yang selaras dengan semangat pemberdayaan. PNM percaya bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya diukur dari layanan pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga dari kehadiran yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

PNM berkomitmen untuk terus menjalankan peran pembiayaan dan pemberdayaan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, PNM berharap semangat Idul Adha dapat menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam berbagi dapat membawa arti besar bagi kehidupan masyarakat.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi



Jurnalpelita - Pekan Nasional Mengajar hadir sebagai salah satu jawaban nyata untuk memastikan siswa SMK memiliki bekal mental dan wawasan yang kuat dalam menghadapi dinamika dunia kerja maupun dunia usaha di masa depan.

Dalam hal ini, Siswa siswi SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan. Mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif. Namun di lapangan, tantangan yang mereka hadapi juga tidak sedikit.

Banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis. Dunia kerja hari ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

Di sisi lain, tidak semua siswa siswi memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah, akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih cukup terbatas. Akibatnya, ada jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan gambaran nyata dunia kerja.

Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting. Kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut.

Untuk itu, Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan”, PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27. 

Sebanyak 2.700 siswa/i SMK di seluruh Indonesia telah mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih dekat tentang bagaimana dunia entrepreneurship berkembang saat ini. Mulai dari pentingnya pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan. 

Wakil Kepala Sekolah SMK 2 Indramayu, Dian Noviana , S. Si menyampaikan apresiasi terhadap concern PNM dalam memperhatikan masa depan anak-anak didiknya.

“Kami sangat mengapresiasi program PNM mengajar ini, karena ini merupakan suatu peluang untuk siswa kami menambah wawasan dan sebisa mungkin dimanfaatkan ilmunya," Katanya. Kamis, 21/5/2026.

 Ia menegaskan bahwa materi yang diberikan sangat menarik tentang Kewirausahaan dan Kesehatan Mental. Dalam kesempatan ini ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat memberikan dampak positif di dunia pendidikan.

Menurutnya juga, PNM adalah perusahaan yang berbeda dengan perusahaan lain, karena PNM memberikan pendampingan bukan hanya mengenai pekerjaan tetapi juga mengenai Wirausaha.

Pada akhirnya, tantangan siswa SMK hari ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman. Dan di situlah kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi



Jurnalpelita - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 1.061 Gerai KDKMP di seluruh Indonesia, yang digelar di Nganjuk Jawa Timur secara virtual. Sabtu, 16/5/2026.

Dalam sambutannya Presiden Prabowo Menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Launching 1.061 Titik KDKMP sebagai bentuk nyata sinergitas pemerintah dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah.

Prabowo Menekankan pentingnya program KDKMP sebagai sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah.

Dalam hal ini Presiden Prabowo juga Mengingatkan kepada seluruh pihak agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan, profesional, tepat sasaran, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Untuk itu ia Mengajak kepada seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan elemen terkait untuk menjaga kondusifitas wilayah demi mendukung keberhasilan program nasional.

Dalam hal ini, Presiden Prabowo Menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan hingga ke daerah-daerah.

Ia berharap program KDKMP dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Secara resmi melaunching 1.061 Titik KDKMP di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Sementara dalam kesempatan yang sama, ‎Bupati Indramayu menyampaikan rasa syukur atas peresmian serentak gerai sembako yang dilakukan secara nasional oleh Presiden secara daring. Dalam kesempatan tersebut, Presiden meresmikan sebanyak 1.061 gerai di berbagai daerah, termasuk di Indramayu.
‎“Alhamdulillah, hari ini diresmikan secara online. Tadi Pak Presiden meresmikan di Nganjuk. Ada 1.061 gerai. Ini luar biasa. Kami merasa bahagia di Indramayu,” ujar Bupati.
‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gerai tersebut, khususnya jajaran TNI. Menurutnya, peran Dandim sangat besar dalam memastikan pembangunan berjalan cepat sesuai target.
‎Bupati menilai berbagai tantangan di lapangan harus diselesaikan dengan cepat demi mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.
‎Sementara itu, Dandim Indramayu menjelaskan bahwa hingga saat ini telah terbangun 201 gerai di wilayah Indramayu. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 210 gerai pada akhir Juli mendatang.
‎“Yang sudah selesai 100 persen pembangunan hari ini sejumlah 71 gerai operasi. Hari ini dilaksanakan peresmian operasional dan saat ini sedang proses pendistribusian perlengkapan dari Agrinas. Setelah itu baru kita operasionalkan,” jelas Dandim.
‎Gerai-gerai tersebut nantinya akan menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat, termasuk sembako bersubsidi. Selain itu, gerai juga akan menjadi tempat penyaluran hasil perekonomian masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing, seperti hasil pertanian dan peternakan.
‎Menanggapi pertanyaan terkait masih adanya ratusan desa yang belum memiliki gerai, Dandim menyebut kendala utama terletak pada ketersediaan lahan.

‎“Prototipe awal sesuai standar membutuhkan lahan 1.000 meter persegi. Ini menjadi kendala di semua wilayah,” katanya.
‎Ia menambahkan, pemerintah akan melakukan evaluasi pada tahap berikutnya terkait kemungkinan penyesuaian bentuk maupun ukuran gerai bagi wilayah yang memiliki keterbatasan lahan.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, SE. Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E, M. Han, Wakil Ketua II DPRD Indramayu, H. Amroni, S.IP.  Kapolsek Sindang, AKP Karnala, SH. Kasubsi Ekonomi Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis, Ali Usman, S.H. Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu, Suharno. Kepala OPD Kab. Indramayu Para PJU Kodim 0616/Indramayu dan Para Kepala serta Pendamping Koperasi.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

Jurnalpelita - Melalui Kodim 0616 Indramayu PT. Agrinas telah mendistribusikan kendaraan truk untuk Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Indramayu. dalam kesempatan ini, kodim 0616/Indramayu telah menyerahkan sejumlah 23 unit kendaraan yang digelar di Makodim 0616/Indramayu. Jumat, 10/4/2026.

Dalam kesempatan ini, Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Tulus Widodo menyampaikan bahwa langkah selanjutnya akan dilanjutkan serah terima atau pendistribusian kelengkapan kendaraan.

"Selanjutnya kami akan mendistribusikan rak serta kelengkapan lainnya yang harus ada di koperasi yang sudah terbangun," Katanya.

Dandim menambahkan pada proses tersebut pihaknya melaksanakan secara simbolis serah terima dari PT Agrinas kepada Kepala Kadiskopdagin dan dilanjutkan dari Kadis kepada para pengurus maupun ketua KDKMP di wilayah Indramayu, khususnya yang sudah terbangun selesai secara 100 persen pembangunan.

Sementara dalam kesempatan yang sama, PLT Kadiskopdagin Indramayu H. Mardono menyampaikan, bahwa setelah serah terima dilakukan maka sudah masuk ranahnya ke koperasi. "Koperasi nanti kami teknis manajemennya ada di Dinas Koperasi," Tutunya.

Ia menambahkan bahwa sesuai dengan harapan pemimpin, yaitu Presiden Prabowo akan terealisasi, tinggal bagaimana sistem yang akan diterapkan. 

"Kami akan menerapkannya sesuai peraturan yang ada."Pungkasnya.

Berikut adalah daftar nama desa penerima kendaraan truk KDMP

1. Tegalmulya - Krangkeng
2. ⁠Longok - Sliyeg
3. ⁠Kalimati - Jatibarang
4. ⁠Lombang - Juntinyuat
5. ⁠Kenanga - Sindang
6. ⁠Sindang - Sindang
7. ⁠Karanganyar - Pasekan
8. ⁠Pilangsari - Jatibarang
9. ⁠Bondan - Sukagumiwang
10. ⁠Sukamulya - Tukdana
11. ⁠Wanasari - Bangodua
12. ⁠Loyang - Terisi
13. ⁠Manggungan - Terisi
14. ⁠Wirakanan - Kandanghaur
15. ⁠Purwajaya - Krangkeng
16. ⁠Tanjakan - Krangkeng
17. ⁠Srengseng - Krangkeng
18. ⁠Karangsong - Indramayu
19. ⁠Rambatan Kulon - Lohbener
20. ⁠Kiajaran Wetan - Lohbener
21. ⁠Juntikebon - Juntinyuat
22. ⁠Sukaslamet - Kroya
23. ⁠Luwunggesik - Krangkeng


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P


Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Rendy Saktiko selaku wakil pimpinan cabang menuturkan, Melalui kegiatan ini, pihaknya menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga yang terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

"Kegiatan ini juga terlaksana berkat kerja sama dan dukungan dari Kodim 0616/Indramayu dalam rangka memastikan distribusi pangan berjalan dengan baik serta tepat sasaran bagi masyarakat,” ujar perwakilan Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu.

Sementara dalam kesempatan yang sama,  Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Tulus Widodo menyampaikan, kegiatan ini digelar dengan tujuan Untuk membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga pada saat Idul fitri.

"Biasanya harga sembako pada naik, untuk itu kami menyelenggarakan bazar murah," Katanya 

Dandim berharap, bahwa kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat maupun keluarga besar TNI, karena menurutnya harga yang disajikan lebih murah daripada harga yang ada di pasaran.

Dandim menyebut, pada Kegiatan ini pihaknya menyediakan atau menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti daging, telur, beras, minyak dan juga produk-produk UMKM.

"Kami mengajak kepada masyarakat, silakan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya." Pungkasnya 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet



Jurnalpelita - Menghadapi hari raya Idul Fitri tahun 1447 H/2026 M, PDAM Indramayu sudah mengantisipasi gangguan-gangguan yang dialami para pelanggan, Sebagaimana yang disampaikan Nurpan selaku Direktur Utama PDAM Indramayu menyampaikan saat ini pihaknya sudah memperbaiki infrastruktur, termasuk genset kalau PLN itu menghadapi masalah.

"Untuk persiapan stok bahan-bahan operasional, baik itu bahan-bahan kimia dan sebagainya, kita sudah siapkan." Katanya. Minggu, 8/3/2026.

Disinggung soal mutasi pejabat di lingkungan PDAM Ia menyebut, Dalam hal ini pihaknya sudah melakukan mutasi di skala pejabat, hal itu menurutnya merupakan bagian dari penyegaran organisasi supaya bisa lebih fresh. "Karena saya itu kan sama KPM diberikan Pakta Integritas, di mana salah satunya meningkatkan penghasilan, menurunkan efisiensi, dan sebagainya." Tuturnya.

Ia menegaskan, rotasi tersebut merupakan bagian untuk pencapaian yang ditargetkan, sehingga apa yang dibebankan KPM kepada dirinya bisa tercapai dengan baik dan PDAM juga bisa sehat, serta bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Untuk itu Ia berpesan, kepada pejabat yang sudah diberikan amanah, diharapkan dengan tempat yang baru bisa memberikan yang terbaik kepada PDAM.

"PDAM adalah bagian daripada organisasi pelayanan publik, tentunya memberikan yang terbaik untuk pelanggan itu menjadi priority. Selanjutnya nanti kita akan bisa mengukur apakah capaiannya itu sudah sesuai atau tidak. Nanti kita berkala gitu," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP



Jurnalpelita - Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Indramayu ikut andil dalam hal memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Pada kesempatan ini Melalui Bazar murah yang digelar di Gerai KDKMP Desa Longok, Kabupaten Indramayu, bahan pokok yang disediakan oleh Bulog langsung diserbu masyarakat yang hadir. Sabtu, 28/2/2026.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau itu menjadi menjadi prioritas masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pangan.

Pantauan di lokasi, Beragam komoditas pokok disiapkan dalam bazar tersebut, di antaranya minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta beras premium dan beras program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Pimpinan Cabang (Pinca) Perum Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa stok yang disediakan cukup signifikan dan hampir seluruhnya terserap oleh masyarakat. Ia menyebut harga Untuk minyak goreng disiapkan sebanyak 50 dus, gula 100 kilogram, terigu 100 kilogram, serta beras premium 25 pack sedangkan beras SPHP di bawah 80 pack,” ujar Sri Wahyuni.

"Dari seluruh komoditas yang dijual, minyak goreng menjadi produk yang paling cepat habis, Alhamdulillah, minyak habis semua. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.

Sri Wahyuni berharap kegiatan bazar murah seperti ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

“Kami berharap masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Bulog akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau,” tambahnya.

Warga Desa Longok pun mengaku terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar dinilai sangat membantu, terutama bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi Perum Bulog Indramayu dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indramayu.


Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP



Jurnalpelita - Indramayu – Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, memadati halaman Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk menghadiri kegiatan bazar murah dan UMKM yang diselenggarakan pada sore hari. Sabtu, 28/2/2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan ini dimanfaatkan warga desa Longok dan sekitarnya untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membeli aneka produk UMKM lokal.
Suasana semakin semarak karena digelar menjelang buka puasa, sehingga warga dapat langsung membeli kebutuhan untuk berbuka bersama keluarga.

Di sela sela kegiatan Kuwu Desa Longok, Taridi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya masyarakat yang hadir sangat sangat antusias.

"Halaman Gerai KDKMP Desa Longok bisa digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat seperti bazar murah dan UMKM ini," Katanya.

Ia menambahkan, Selain membantu warga mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga mendukung pelaku usaha kecil di desa agar semakin berkembang.

Dalam hal ini, Kuwu Taridi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan program-program yang mendukung penguatan ekonomi kerakyatan hingga tingkat desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas dukungan terhadap penguatan ekonomi desa. Semoga program-program yang berpihak kepada rakyat terus berlanjut dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia merasa senang dengan adanya bazar murah menjelang buka puasa.

"Harga lebih terjangkau dan banyak pilihan, UMKM desa juga produknya bagus dan berkualitas, Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan, terutama di bulan Ramadan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan bazar murah dan UMKM di halaman Gerai KDKMP Desa Longok, diharapkan dapat mempererat kebersamaan warga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa, khususnya di bulan suci Ramadan.

Untuk diketahui bahwa Perintah wakil panglima TNI menyebut Halaman atau lahan parkiran KDKMP yang sudah 100 persen selesai bisa dimanfaatkan masyarakat untuk  berjualan takjil dan UMKM.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Reaksi



Jurnalpelita - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik. Di tengah berbagai perbincangan mengenai perbedaan porsi, harga, hingga teknis distribusi, Pelopor MBG Indramayu, H. Kasan Basari, angkat bicara untuk meluruskan sejumlah persepsi yang berkembang di masyarakat.

Menurut Kasan, publik perlu memahami bahwa dalam program MBG memang terdapat dua kategori harga yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

“Ada dua pelayanan yang harus dibedakan, artinya beda harga. Untuk Rp8.000 itu diperuntukkan bagi TK dan SD kelas 1, 2, 3 dengan porsi kecil. Sedangkan Rp10.000 untuk SD kelas 4, 5, 6, serta SMP dan SMA dengan porsi lebih besar,” jelasnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa perbedaan harga tidak berarti perbedaan kualitas pelayanan maupun menu.

“Yang dipastikan, pelayanan tidak pernah dibedakan. Menu hari itu sama, baik untuk SD maupun SMA. Yang membedakan hanya kuantitas isiannya,” tegas Kasan.

Ia menjelaskan, dalam kondisi tertentu, menu yang disajikan bisa mencapai lima macam untuk porsi besar, sementara porsi kecil empat macam. Jika menu yang dihidangkan merupakan makanan kering dengan nilai bahan yang lebih tinggi, maka bisa saja porsi besar terdiri dari empat macam dan porsi kecil tiga macam.

“Ini yang harus diluruskan dulu, supaya jangan sampai publik membanding-bandingkan. Kadang ada dapur yang terlihat menunya lebih banyak dan besar, itu bisa jadi karena sistem pengirimannya berbeda,” ujarnya.

Kasan menerangkan bahwa teknis pengiriman makanan bergantung pada komitmen antara pihak dapur dan sekolah. Ada dapur yang mengirim setiap hari, ada pula yang mengirim dua kali dalam sepekan untuk kebutuhan beberapa hari sekaligus.

“Kalau satu minggu enam hari lalu dibagi dua kali pengiriman, berarti tiga hari sekali. Maka secara visual terlihat lebih banyak dan besar. Itu faktor teknis pengiriman, bukan perbedaan kualitas,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat tidak keliru memahami perbedaan tampilan tersebut.
“Clear ya, masalah harga, teknis pengiriman, dan porsi penyajian. Semua sudah diatur,” katanya.

Lebih jauh, Kasan menekankan pentingnya kualitas bahan olahan, terutama penggunaan air sebagai bahan dasar memasak.

“Air itu bahan paling pokok. Kalau airnya asal-asalan, pasti menimbulkan masalah. Gunakan air mineral yang standar pH-nya sudah terukur. Tidak harus merek tertentu, yang penting aman dan nyaman untuk lambung anak-anak,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pengelola dapur agar menggunakan bahan segar dan tidak bermain dalam pengelolaan anggaran.

“Jangan coba-coba mencari keuntungan dari harga Rp8.000 atau Rp10.000 itu. Biarkan harga tersebut murni untuk konsumsi anak-anak. Kalau dilaksanakan dengan benar, insya Allah ada keberkahan,” ujarnya.

Menurutnya, program MBG bukan sekadar soal asupan gizi bagi anak-anak, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang luas.

“MBG bukan hanya menyehatkan anak-anak dan memberikan asupan gizi. Petani bisa hidup dengan harga maksimal, tenaga kerja yang tadinya menganggur bisa bekerja. Walaupun ada plus minus, itu bagian dari dinamika,” katanya.

Ia mengakui ada dampak terhadap pedagang kecil akibat fluktuasi harga bahan, namun hal tersebut dinilai masih bisa disiasati.

Maka, Kasan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal dan menjaga program MBG agar tetap berjalan sesuai tujuan awalnya.

“Kita kibarkan dapur ini, kita kawal MBG ini. Karena dampaknya bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi



Jurnalpelita - Memasuki lima bulan sejak dilantik, jajaran direksi baru Perumdam Tirta Dharma Ayu (TDA) Kabupaten Indramayu mulai menunjukkan sejumlah capaian strategis. Penguatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), peningkatan kapasitas produksi, serta perbaikan kualitas layanan menjadi fokus utama di awal masa kepemimpinan ini.

Direktur Utama H. Nurpan, S.E., M.Si., melalui Manager Humas Sutoni menyampaikan bahwa seluruh jajaran direksi bergerak secara kolektif dalam menjalankan program prioritas perusahaan.

“Selama lima bulan ini, direksi yang terdiri dari Direktur Utama, Direktur Umum, dan Direktur Teknik bekerja bersama dengan target utama peningkatan kualitas dan perluasan cakupan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ujar Sutoni.

Sejumlah program yang telah dan sedang berjalan diantaranya:
1. Perolehan investasi pembangunan fasilitas berkapasitas 2 x 50 liter per detik (LPS) di wilayah Widasari. Ke depan, direncanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau SPAM baru berikut jaringan perpipaannya.
2. Rencana pengembangan SPAM Kepandean berkapasitas 200 LPS melalui skema kerja sama Build Operate Transfer (BOT) dengan investor swasta.
3. Negosiasi kerja sama SPAM Industri Losarang berkapasitas 500 LPS.
4. Penjajakan kerja sama penjualan air ke KPI RU VI Balongan dengan memanfaatkan suplai dari SPAM Kuningan berkapasitas 300 LPS.
5. Rencana pengalihan distribusi air dari SPAM Kepandean 50 LPS ke wilayah dengan tingkat pelayanan rendah di Indramayu Kota.
6. Optimalisasi pelayanan melalui peningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas distribusi air.
7. Pengembangan sistem pengaduan terintegrasi berbasis Android guna mempercepat respons layanan.

“Pengembangan ini mencakup pembangunan instalasi baru maupun perluasan jaringan perpipaan, seperti di wilayah Widasari, Indramayu, dan Losarang hingga daerah sekitarnya,” jelasnya.

Pada periode Mei 2026 hingga April 2027, kapasitas pelayanan ditargetkan meningkat hingga 300 liter per detik. Tambahan kapasitas tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan layanan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan sektor industri strategis.

Terkait keluhan masyarakat khususnya di wilayah barat, Sutoni mengakui bahwa faktor alam menjadi tantangan utama.

“Sebagian besar sumber air kami berasal dari air permukaan atau sungai. Saat musim hujan, tingkat kekeruhan meningkat akibat sedimentasi, sehingga mempengaruhi proses pengolahan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kondisi air baku dengan tingkat kekeruhan tinggi membuat proses pelarutan bahan kimia dan pengendapan memerlukan penanganan lebih intensif, terutama pada instalasi yang masih menggunakan sistem konvensional.

Selain itu, perbaikan saluran dan bendung oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi stabilitas distribusi air.

“Namun secara umum, seluruh proses pengolahan tetap mengacu pada standar yang berlaku. Kami memastikan kualitas air yang didistribusikan telah melalui tahapan pengolahan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Manajemen juga menilai pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai proses pengolahan air, mulai dari pengambilan air baku, pengolahan, hingga distribusi ke pelanggan.

“Masyarakat sering beranggapan saat musim hujan air melimpah maka kualitasnya pasti baik. Padahal justru tingkat kekeruhan meningkat dan proses pengolahan menjadi lebih kompleks,” jelas Sutoni.

Selain itu, kebijakan penertiban pelanggan menunggak tetap dilakukan sesuai prosedur, meski di lapangan kerap menimbulkan dinamika.

Gangguan Distribusi di Eretan Wetan
Dalam rangka optimalisasi pelayanan di wilayah Eretan Wetan, sempat terjadi gangguan distribusi air yang menyebabkan beberapa pelanggan tidak menerima suplai.

Manajemen menjelaskan sejumlah faktor penyebabnya, antara lain:
1. Evaluasi pemasangan pipa sambungan existing di wilayah tersebut.
2. Penelusuran jaringan pipa lama yang terindikasi keropos dan berpotensi mengalami kebocoran.
3. Perbaikan penyangga jembatan pipa (habim) pada jaringan yang kropos serta perbaikan pipa putus akibat eceng gondok yang terbawa arus sungai di Sumber Mas.

Ke depan, direksi berkomitmen mempercepat modernisasi instalasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas jaringan layanan guna menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Indramayu.

“Fokus kami jelas, peningkatan kualitas layanan dan pengembangan SPAM secara bertahap. Dengan tambahan kapasitas dan pembangunan instalasi baru, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” tutup Sutoni.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi



Jurnalpelita - Krangkeng Senin, 16 Pebruari 2026
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih atau KDKMP. Atau Kopdes Merah Putih  adalah merupakan Program Strategis Negara dalam meningkatkan kesehahteraan masyarakat 

Koperasi adalah sebuah bentuk organisasi ekonomi yang didirikan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan bersama, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui kegiatan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Berkaitan dengan KDKMP Desa Tanjakan yg saat ini sedang dalam proses pembangunan gerai  KDKMP, selalu mengutamakan koordinasi dengan Pihak konsultan  dalam pelaksanaan pembangunannya, 

"Bila perlu kita Ngebut dalam progres pembangunan KDKMP ini, tapi tetap mengutamakan koordinasi dalam setiap pembangunannya agar tidak ada Evaluasi" ucap Kuwu H. A. Wadi 

Kuwu H. A. Wadi pun mengungkapkan, berkaca dari Pembangunan Gerai KDKMP yg sudah berjalan tapi ada temuan pada spek dan bentuk bangunan menjadi acuan bagi pembangunan KDKMP  Desa Tanjakan untuk lebih baik lagi.

Serka Sudono Selaku Babinsa Desa Tanjakan Koramil 1610/Krangkeng  menegaskan agar Progres Pembangunan KDKMP Desa Tanjakan Cepat selesai sesuai Target juga Sesuai DED Rev 8 sebagai pedoman  dan yg lebih utama lagi adalah menjaga Faktor keselamatan kerja  K3, pungkasnya.



Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim



Jurnalpelita - Anggota DPRD Kabupaten Indramayu sekaligus Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ruswa, M.Pd.I, melaksanakan kunjungan silaturahmi dalam rangka Masa Persidangan I Tahun 2026 di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/2/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang dialog langsung bersama masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan yang berkembang di tengah warga. Salah satu aspirasi utama yang mengemuka adalah harapan masyarakat terhadap kemudahan akses lapangan pekerjaan, khususnya di kawasan industri yang ada di Kabupaten Indramayu.

Warga Desa Terusan menilai, keberadaan kawasan industri seharusnya memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja. Namun pada kenyataannya, masih banyak warga sekitar yang merasa kesulitan untuk dapat bekerja di sektor industri tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat Desa Terusan menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait harapan kemudahan akses lapangan pekerjaan di kawasan industri yang ada di Kabupaten Indramayu. Warga menilai, hingga kini kesempatan kerja bagi masyarakat lokal masih dirasakan terbatas.

Salah seorang warga Desa Terusan, Sutrisno, mengungkapkan bahwa banyak pemuda setempat yang belum terserap bekerja di kawasan industri meskipun lokasinya relatif dekat dengan wilayah tempat tinggal mereka.

“Kami berharap anak-anak muda di sini bisa diprioritaskan untuk bekerja di kawasan industri Indramayu. Jangan sampai industri ada di daerah sendiri, tapi masyarakat sekitarnya justru tidak bisa masuk,” ujar Sutrisno.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Siti Aminah, yang berharap adanya keterbukaan informasi serta kemudahan proses rekrutmen tenaga kerja bagi warga lokal.

“Kadang kami tidak tahu informasi lowongan kerja dari pabrik-pabrik itu. Kalau ada akses yang jelas dan dibantu pemerintah, tentu sangat membantu warga,” tuturnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Ruswa yang dikenal sebagai sosok anggota DPRD yang ramah dan dekat dengan masyarakat, menyampaikan bahwa persoalan ketenagakerjaan memang menjadi perhatian serius dan harus dicarikan solusi bersama.

“Keberadaan kawasan industri di Indramayu semestinya menjadi peluang besar bagi masyarakat sekitar. Akses lapangan kerja bagi warga lokal harus dipermudah dan diperjuangkan,” ujar Ruswa di hadapan warga.

Ia menjelaskan bahwa DPRD, khususnya melalui Fraksi PKS, akan mendorong pemerintah daerah agar lebih tegas dalam membuat regulasi dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat lokal, termasuk soal prioritas tenaga kerja daerah dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“Selain mendorong kebijakan yang berpihak pada warga lokal, tentu peningkatan keterampilan dan pelatihan kerja juga sangat penting. Ini agar masyarakat kita benar-benar siap dan memiliki daya saing untuk masuk ke dunia industri,” jelasnya.

Ruswa menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Terusan akan dicatat dan dibawa ke forum DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan lembaga legislatif.

Kegiatan silaturahmi tersebut warga berharap melalui kunjungan reses ini, suara dan harapan mereka dapat benar-benar diperjuangkan. Sehingga kehadiran kawasan industri di Indramayu dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat setempat.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget