Dalam kesempatan itu Kang Hero menyampaikan sebanyak 29 ekor sapi dan 39 ekor kambing disalurkan ke sejumlah titik. Hewan-hewan kurban tersebut didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima melalui koordinasi dengan panitia lokal di masing-masing daerah.
"Alhamdulillah, di Iduladha kali ini kami menyalurkan 29 sapi dan 39 kambing. Mudah-mudahan ini adalah bentuk ketakwaan, bentuk ibadah, dan solidaritas sosial," ujarnya saat diwawancarai awak media.
Penyaluran yang Merata
Proses pemotongan tidak hanya berpusat di satu titik. Sebaran hewan kurban ini menjangkau wilayah Cirebon, Cirebon Timur, Indramayu, hingga ke berbagai pondok pesantren.
Selain itu, sejumlah lembaga keagamaan dan adat juga turut menerima penyaluran ini, di antaranya:
Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) Indramayu, Muhammadiyah, Keraton-keraton di Cirebon (termasuk Kanoman, Kasepuhan, dan Kaprabonan)
"Khusus di wilayah Jatibarang, pemotongan dilakukan di rumah pribadi sebanyak 4 ekor sapi dan 4 ekor kambing," Katanya.
Sementara itu, 2 ekor sapi lainnya diserahkan dan dipotong di Masjid Al-Haeron. Untuk sistem pembagian daging kurban, seluruhnya telah diserahkan dan dikoordinasikan secara penuh melalui kupon oleh panitia lokal setempat agar berjalan tertib dan merata.
Tiga Makna Penting Iduladha
Pada momen religi tahun ini H. Herman menyampaikan bahwa ada tiga nilai dan hikmat mendalam yang dapat dipetik dari ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha ini:
1. Bentuk Ketakwaan: Wujud ketaatan mutlak seorang hamba kepada Allah SWT, merefleksikan kisah Nabi Ibrahim AS yang rela menyembelih Nabi Ismail AS atas perintah-Nya sebelum akhirnya digantikan dengan hewan kurban.
2. Hubungan Kemanusiaan (Hablum Minannas): Manfaat nyata bagi sesama melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
3. Syiar di Tempat Ibadah: Memberikan dukungan dan tambahan kegiatan bagi masjid-masjid dalam menghidupkan ibadah berkurban.
"Dengan sebaran yang semakin luas, diharapkan momentum Iduladha tahun ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat," Pungkasnya.
Pena | By. | Aji AP |
Editor | By. | Aji AP |
Foto/Video | By. | Aji AP |

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.