Diduga Dipicu Masalah Warisan, Dua Saudara kandung di Indramayu Tega saling serang
Saat dimintai keterangan, Solikha menuturkan, perselisihan ini bermula dari status tanah warisan yang selama 25 tahun terakhir dikelola oleh sang adik. Namun, belakangan sang adik meminta bagian mutlak atas tanah tersebut. Pihak keluarga sebenarnya sudah berupaya mencari jalan tengah dengan melibatkan saksi untuk mengatur pembagian, termasuk opsi penutupan akses jalan jika kesepakatan tidak tercapai. Meski jalur tersebut akhirnya ditutup, sang adik dilaporkan tetap tidak puas dan terus melakukan intimidasi.
"Dia terus-terusan mengungkit dan memaki saya dengan kata-kata kasar. Padahal masalahnya sudah coba diselesaikan," ujar Solikha dengan dialek khas daerah setempat. Kamis, 9/7/2026.
Dalam keterangannya, Puncak konflik terjadi ketika pelaku mendatangi Solikha dengan membawa sebatang kayu dan langsung melakukan penyerangan secara membabi buta.
"Dalam kondisi terdesak dan ketakutan, saya berupaya menyelamatkan diri bersama cucu saya yang masih kecil menuju tempat yang lebih aman di kawasan Dermaga," Jelasnya.
Akibat penyerangan tersebut, Solikha mengalami luka parah di bagian tangan akibat hantaman benda tumpul saat mencoba melindungi diri dan cucunya.
Warga yang berada di sekitar lokasi Dermaga segera memberikan pertolongan pertama kepada korban dengan membersihkan luka dan memberikan obat sebelum korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit, untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
"Beruntung, cucu saya berhasil selamat tanpa luka fisik yang berarti," Paparnya.
Berdasarkan keterangan Solikha, aksi intimidasi dan pengancaman dari adik kandungnya ini bukan pertama kalinya terjadi, melainkan sudah berulang kali dialami korban dalam beberapa waktu terakhir. Sementara Siti Aminah yang merupakan saudara dari Solikha sendiri menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Solikha hingga mengalami luka robek serius di bagian tangan akibat terkena pecahan piring.
"Kasus pertikaian keluarga yang berujung pada tindak pidana kekerasan ini kini tengah menjadi perhatian warga sekitar," Pungkasnya.
Pena | By. | Aji AP |
Editor | By. | Aji AP |
Foto/Video | By. | Aji AP |


