CLOSE ADS
CLOSE ADS

Sengketa Sawah Berujung Tragis, Seorang Ibu di Desa Rawadalem Jadi Korban Penganiayaan Saudara Kandung


Jurnalpelita - BALONGAN — Perselisihan keluarga terkait sengketa lahan sawah di wilayah Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu berakhir dengan aksi kekerasan fisik. Seorang ibu yang bernama Siti Aminah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh saudara kandungnya sendiri hingga mengalami luka robek serius di bagian tangan akibat terkena pecahan piring.

​Bermula dari Sengketa Lahan Sawah

​Menurut keterangan korban, konflik keluarga ini sudah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Pemicu utama perselisihan berawal dari persoalan tanah sawah milik korban yang dibelinya dari kakak tertuanya.

"Tanpa izin dan persetujuan dari kami, lahan sawah tersebut secara sepihak diukur, dipatok, dan digadaikan kepada pihak lain oleh oknum bernama K dan P," Ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya Tidak hanya kehilangan hak pengelolaan lahan, hasil dari sawah tersebut juga terus-menerus diambil oleh mereka, yang memicu kekesalan mendalam bagi korban.

​Aksi Perusakan Tanaman dan Cekcok Mulut

​Ketegangan keluarga ini kian memuncak setelah korban berulang kali mendapati tanaman hias di pekarangan rumahnya dirusak secara sengaja dan beberapa pot miliknya hilang.

​Saat korban berusaha mencari pot yang hilang ke area belakang rumah, ia melihat kakaknya dan langsung melayangkan teguran. "Teguran tersebut seketika menyulut adu mulut dan cekcok yang hebat di antara keduanya," Jelasnya.

​Penganiayaan Menggunakan Pecahan Piring

​Situasi semakin tidak terkendali ketika anggota keluarga lain berinisial Solika, yang saat itu sedang menggendong dan menyuapi cucunya, ikut terlibat dalam pertengkaran tersebut.

​Dalam kondisi emosi yang memanas, pertikaian verbal tersebut berubah menjadi kontak fisik. Ia mengatakan Piring yang sedang dipegang oleh Solika pecah, dan pecahan tajam tersebut dihantamkan ke arahnya.

"Akibat kejadian ini, saya mengalami luka robek yang cukup lebar dan pendarahan parah di bagian tangan," Katanya.

​Warga sekitar yang mendengar keributan segera datang ke lokasi untuk melerai, sementara korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis atas luka robek yang dideritanya. Kasus pertikaian keluarga dan dugaan penganiayaan ini kini tengah menjadi perhatian pihak terkait.

"Kami Keluarga korban akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Indramayu," Pungkasnya.

Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP

keluarga ini sudah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun.

Juli 09, 2026

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget