CLOSE ADS
CLOSE ADS

Ratusan Pendekar Cilik unjuk kemampuan pada ajang pencarian bakat POPKAB Indramayu



Jurnalpelita - ‎Kegiatan seleksi atlet pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Indramayu resmi digelar selama tiga hari 1-3 mei 2026 di Gor Dharma Ayu sebagai upaya menjaring bibit-bibit atlet berbakat sejak usia dini.
‎Ketua Pelaksana, Wahyu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang oleh IPSI Indramayu. Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga kategori yang dipertandingkan, yakni usia dini, pra-remaja, dan remaja.
‎“Hari ini kita melaksanakan kegiatan seleksi dengan mempertandingkan tiga kategori, yaitu usia dini, pra-remaja, dan remaja,” ujar Wahyu.
‎Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 345 atlet dari 13 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Indramayu. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA.
‎Menurutnya, ajang ini bertujuan untuk menggali potensi atlet muda agar ke depan Indramayu memiliki persiapan yang lebih matang dalam menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi. “Kita ingin menemukan atlet-atlet berbakat sejak dini. Para juara nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Indramayu ke ajang yang lebih tinggi,” jelasnya.
‎Wahyu menambahkan, kegiatan POPKAB ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan. Ke depan, pihaknya berharap IPSI Indramayu dapat memiliki database atlet yang terstruktur, mulai dari usia dini hingga dewasa.
‎“Harapan kami, IPSI Indramayu memiliki data atlet yang lengkap dan berkelanjutan, sehingga pembinaan bisa lebih maksimal,” tambahnya.
‎Sementara itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
‎Ketua Umum KONI Kabupaten Indramayu, Yogi Kurniawan, melalui Wakil Ketua Umum KONI, H. Maman Kostaman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam pembinaan atlet pelajar.
‎“Kami dari KONI Indramayu memberikan apresiasi kepada IPSI yang telah menyelenggarakan pekan olahraga pelajar cabang pencak silat. Pesertanya juga cukup banyak dari berbagai tingkatan pelajar,” ujarnya.
‎Ia juga menyoroti kemandirian panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tanpa bergantung pada anggaran pemerintah. Menurutnya, hal ini menjadi contoh baik bagi cabang olahraga lain di tengah kondisi efisiensi anggaran.
‎“Kami mengapresiasi penyelenggaraannya, termasuk kemandirian dalam melaksanakan event tanpa bantuan dari pemerintah daerah, KONI, maupun dinas terkait,” katanya.
‎Lebih lanjut, Maman menjelaskan bahwa pembinaan olahraga tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan berjenjang sejak usia dini hingga tingkat pelajar.
‎“Pembinaan olahraga itu dimulai dari SD, SMP, hingga SMA. Dari sana nanti akan masuk ke level yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.
‎Ia menambahkan, ajang seperti POPKAB atau POPDA menjadi bagian penting dalam proses pembibitan atlet yang nantinya akan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
‎KONI Indramayu sendiri menargetkan prestasi untuk cabang olahraga pencak silat pada ajang Porprov mendatang yang akan digelar pada November di Bogor, Depok, dan Bekasi.
‎“Untuk pencak silat, kami menargetkan satu medali emas dan satu perak. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat tim Indramayu,” ungkapnya.
‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pembinaan atlet pencak silat di Kabupaten Indramayu dapat terus berkembang dan melahirkan generasi atlet berprestasi di masa mendatang.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 345 atlet dari 13 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten

Mei 01, 2026

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget