Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil perbaikan infrastruktur jalan sepanjang lebih dari 2 kilometer berjalan optimal serta dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya di lokasi, Herman Khaeron menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pengaspalan jalan yang kini menjadi lebih mulus dan nyaman dilalui. Ia mengungkapkan bahwa proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari penyaluran aspirasi masyarakat setempat.
"Sore ini saya bersama Dr. Ratnawati meninjau pengaspalan jalan masyarakat sepanjang 2 kilometer lebih. Kita rasakan jalan menjadi mulus dan lebih baik. Warga pun tanpa diminta menyampaikan terima kasih atas penyaluran aspirasi ini," ujar Herman.
Selain jalan, peninjauan juga mencakup saluran irigasi tersier di sisi jalan yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan dipenuhi rumput liar. Melalui program padat karya yang melibatkan warga setempat selama 30 hari, saluran tersebut kini bersih dan kembali mengalir lancar.
"Irigasi yang tadinya kotor dan banyak rumput, setelah 30 hari dibersihkan kini airnya mengalir jernih hingga ikan-ikan pun terlihat. Lingkungan jadi lebih bersih dan asri," tambahnya.
Ia menegaskan, komitmen perbaikan infrastruktur dan padat karya ini tidak hanya berpusat di Jatibarang, tetapi juga disebar ke berbagai titik lain di Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, hingga Kota Cirebon.
Terkait dengan kelanjutan pembangunan di ujung jalan yang berbatasan dengan area gudang Pusri dan PT Kereta Api, Herman menyatakan akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan otoritas terkait. Jika tidak ada perbaikan dari pihak terkait, ia berkomitmen untuk mengupayakan perbaikannya demi kepentingan masyarakat luas.
"Prinsip kami, hal-hal yang mungkin selama ini kurang diperhatikan biarlah kami perhatikan. Biarkan orang mencari masalah, kami yang mencari solusi," tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Barat, Ratnawati, menjelaskan bahwa keberadaan program padat karya ini tidak hanya memperbaiki fungsi infrastruktur, tetapi juga memberdayakan warga setempat.
"Program padat karya ini sudah berjalan beberapa bulan lalu dengan melibatkan masyarakat sekitar selama kurang lebih 30 hari. Adanya perbaikan jalan dan pembersihan sungai tersier ini membuat lingkungan terlihat jauh lebih bersih dan tertata," pungkas Ratnawati.
Mengakhiri peninjauannya, Herman menyisipkan pesan kepada warga agar merawat fasilitas yang ada dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ia berharap jalan yang sudah mulus tidak dijadikan arena balap liar, melainkan dimanfaatkan untuk memperlancar aksesibilitas dan kegiatan ekonomi warga sehari-hari.
Pena | By. | Jidam P |
Editor | By. | Jidam P |
Foto/Video | By. | Jidam P |

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.