Mengusung semangat “Manjat Bersama Lebih Bahagia” dan “Jaga Semangat, Raih Puncak!”, Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Indramayu berinovasi mengubah imej olahraga panjat tebing yang kerap dianggap ekstrem menjadi aktivitas yang ramah dan menyenangkan bagi semua kalangan.
Ketua Pengkab FPTI Indramayu, H. Yoga, menjelaskan bahwa inisiatif ini sengaja dihadirkan bertepatan dengan momentum Pameran Pembangunan untuk merangkul partisipasi masyarakat secara luas.
“Manjat Ceria yang kami gelar bukan hanya untuk meramaikan Pameran Pembangunan tahun ini. Mumpung ada momen yang dikunjungi banyak masyarakat, kami sengaja ‘ngamen’ — mengumpulkan dana secara sederhana — untuk kebutuhan para atlet kami yang akan bertanding di Porprov 2026,” ujar Yoga.
Cukup merogoh kocek sebesar Rp10.000, pengunjung dari berbagai usia—mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa—dapat menikmati sensasi memanjat selama lima menit. Keamanan pengunjung pun terjamin karena didampingi instruktur profesional serta dilengkapi standar pengaman yang memadai.
Melalui program ini, setiap rupiah yang disumbangkan oleh pengunjung lewat tiket masuk tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wujud nyata dukungan moril dan materiil bagi perjuangan atlet daerah. Setiap cengkeraman di dinding panjat merepresentasikan harapan agar kontingen Indramayu dapat berprestasi optimal di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Bagi masyarakat yang berkunjung ke Pameran Pembangunan Kabupaten Indramayu, wahana "Manjat Ceria" beroperasi setiap hari mulai pukul 15.30 hingga 21.00 WIB.
Ajak keluarga dan sahabat Anda untuk menikmati keseruannya, menguji adrenalin, sekaligus berkontribusi langsung bagi kemajuan prestasi olahraga Indramayu. Dari dinding sederhana ini, diharapkan lahir semangat kebersamaan dan keberanian baru—baik bagi pengunjung yang mencobanya maupun bagi para atlet yang siap mengharumkan nama daerah.
Manjat bersama lebih bahagia. Dukung atlet, raih puncak bersama-sama!
Pena | By. | Redaksi |
Editor | By. | Redaksi |
Foto/Video | By. | Internet |

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.