Direktur Produksi sekaligus Pimpinan Safari Nobar dari pihak platform Kflix, Sri Sugesti Andayani, menyatakan bahwa hadirnya film ini merupakan bukti nyata bahwa seni dan budaya lokal dapat diusung menjadi aset penting bagi bangsa.
"Hari ini adalah salah satu bukti bahwa kita sebagai pecinta seni akhirnya bisa menyuguhkan bagaimana kearifan lokal masih bisa kita usung menjadi aset bangsa. Bapak Bupati Indramayu betul-betul sangat mendukung acara ini," ujar Sri Sugesti Andayani saat ditemui usai acara nobar.
Sri Sugesti menambahkan bahwa pihak produksi berkomitmen untuk terus mengeksplorasi potensi dan identitas Indramayu. Ke depan, berbagai karya film yang mengangkat legenda lokal, kisah kehidupan nelayan, hasil bumi, hingga wadah aspirasi bagi seniman-seniman senior daerah akan terus diproduksi.
"Talenta-talentanya itu asli dari Indramayu. Kali ini kita buka lebar-lebar bagi para pelaku seni yang ingin mencurahkan intuisinya. Saya sangat bangga, khususnya kepada Ananda Shella sebagai inisiator yang menggugah hati anak-anak bangsa untuk berani menunjukkan karyanya," tambahnya.
Tantangan Shella Hasan Perankan Tokoh Laila
Dalam film "Ratu Tarling", aktris Shella Hasan dipercaya memerankan tokoh utama bernama Laila, seorang penyanyi bernama panggung Ratu Tarling. Shella mengaku sangat bersyukur atas kesempatan ini serta dukungan yang diberikan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Sebagai seorang penyanyi, Shella merasa tidak terlalu mengalami kesulitan dalam menghayati seni Tarling. Bahkan dalam beberapa adegan, ia bernyanyi secara live menggunakan suara aslinya.
Namun, ia mengaku sempat merasa deg-degan saat harus melakoni adegan-adegan emosional dan berat yang belum pernah ia perankan sebelumnya.
"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Karena dasar aku penyanyi, jadi tidak terlalu jauh dari duniaku. Aku bernyanyi live dengan suara asli. Saya sangat berterima kasih untuk masyarakat Indramayu dan Cirebon, serta Bapak Bupati Indramayu Lucky Hakim yang sudah mendukung penuh karya ini," ungkap Shella Hasan.
Melalui film ini, diharapkan seni Tarling dan kebudayaan khas Indramayu semakin dikenal luas serta memotivasi generasi muda daerah untuk terus berkarya.
Pena | By. | Jidam P |
Editor | By. | Jidam P |
Foto/Video | By. | Jidam P |

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.