Indeks Berita
CLOSE ADS
CLOSE ADS


Jurnalpelita - Untuk memperkuat tali silaturahmi dan kolaborasi informasi, Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Indramayu menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ngobrol Bareng Kodim 0616/Indramayu Bersama Awak Media” yang bertempat di Aula Makodim 0616/Indramayu, Selasa, 17/3/2026.

Acara yang berlangsung hangat di tengah suasana bulan Ramadan ini dihadiri oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0616/Indramayu Mayor Inf Rosidi dan didampingi Pasi intel Kapten Inf Hasanudin serta puluhan jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan online yang bertugas di wilayah Indramayu.

Dalam sambutannya, Kasdim 0616 Indramayu mewakili Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada insan media atas dukungan yang diberikan selama masa kepemimpinannya.

Kasdim menegaskan bahwa peran media sangat krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang edukatif dan faktual. “Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan media adalah kunci suksesnya program-program pembangunan di Indramayu. Saya merasa bersyukur bisa bertugas di sini, mendapatkan banyak nilai kehidupan tentang keikhlasan dan rasa syukur bersama masyarakat,” ujar Kasdim.

Dalam hal ini Kasdim juga menyampaikan bahwa Seluruh Keluarga besar Kodim 0616/Indramayu menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh Wartawan yang hadir.

"Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin tidak terputus dan selanjutnya dapat terus berjalan beriringan dengan awak media," Katanya.

Sementara itu, Dedi Mushasi, perwakilan wartawan Indramayu, memberikan testimoni positif terkait transparansi informasi di lingkungan Kodim 0616/Indramayu. Ia berharap kemudahan akses informasi ini dapat dilanjutkan untuk jangka panjang dalam hal mendukung kinerja jurnalistik yang profesional.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim


Jurnalpelita - Indramayu,  Anggota DPR RI, Ir. Dr. H. E. Herman Khaeron, M.Si, melaksanakan kegiatan Sosialisasi BUMN Literasi Pengelolaan Keuangan Keluarga di Aula MM  Entertaiment Indramayu. Acara ini dihadiri oleh Keluarga Besar Yayasan Masyarakat Madani Berdikari Cirebon, jajaran Ketua dan Pengurus DPC, PAC, Ranting, komunitas Hero Centre, serta Keluarga Ratnawati, dan berlangsung dalam suasana kebersamaan yang semakin hangat dengan adanya buka puasa bersama.

Dalam kegiatan tersebut, Herman Khaeron menegaskan bahwa literasi keuangan keluarga merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Ia menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik akan membantu keluarga menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus mendukung program pemerintah melalui peran BUMN dalam pemberdayaan masyarakat.

Sekjen DPP Partai Demokrat Herman Khaeron pun menjelaskan bahwa kegiatan ini mencatat dukungan besar dari masyarakat, termasuk 160 ribu simpatisan Ratnawati yang menjadi bagian dari jaringan sosial dan politik Herman Khaeron.

Kehadiran yang masif ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program literasi keuangan sekaligus dukungan politik yang signifikan di wilayah Indramayu.

Dalam sambutannya, pria empat periode menjabat sebagai Anggota DPR Ri dari Partai Demokrar ini menyampaikan komitmennya untuk lebih serius berbicara mengenai Indramayu dan perolehan suara masyarakat. 

Ia menekankan bahwa literasi keuangan bukan hanya sekadar angka, melainkan juga membangun kesadaran kolektif agar keluarga-keluarga di Indramayu mampu mandiri secara ekonomi.

Lebih lanjut, Herman Khaeron menegaskan bahwa dirinya memadukan program literasi keuangan keluarga dengan penguatan basis sosial dan politik di Indramayu, sekaligus menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa agenda literasi keuangan tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi strategi memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya.

Dalam kesempatan tersebut Hernan Kharon juga menuturkan pesan khusus dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan harapan agar seluruh kader dan pengurus dapat menjaga solidaritas partai, menunjukkan gerakan nyata kepada rakyat, serta memberikan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto

Selain itu, Herman Khaeron juga menegaskan komitmen untuk mendukung penuh program Ketua Umum AHY yang peduli terhadap rakyat Indonesia, sehingga sinergi antara pemerintah dan partai dapat berjalan seiring demi kesejahteraan masyarakat.

Sisi lain, kegiatan sosialisasi ini menegaskan bahwa Herman Khaeron tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi keluarga melalui literasi keuangan, tetapi juga berkomitmen memperkuat basis sosial dan politik di Indramayu.

Dengan dukungan penuh terhadap program pemerintah dan arahan Ketua Umum, Herman Khaeron menunjukkan peran aktifnya sebagai wakil rakyat yang hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat untuk membangun kemandirian serta kesejahteraan bersama. 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadhan. Pada Senin (16/3/2026), sebanyak 13 Warga Binaan dipindahkan ke Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung dan Lapas Kelas IIA Banceuy.

Pemindahan ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari upaya Lapas Indramayu dalam mengurai kondisi overcrowding sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Di tengah kekhusyukan bulan Ramadhan, proses pemindahan dilakukan dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat serta pendekatan humanis, mengingat para wargabinaan tengah menjalankan ibadah puasa.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, dalam arahannya kepada para WBP menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus kesempatan bagi warga binaan untuk memulai lembaran baru.

“Pemindahan ini adalah bagian dari penataan organisasi, namun bagi kalian anggaplah ini sebagai momentum hijrah di bulan Ramadhan. Di tempat yang baru nanti, jadikan setiap detik puasa dan ibadah sebagai sarana memperbaiki diri. Teruslah membina diri menjadi insan yang lebih baik, baik di Lapas Banceuy maupun di LPP Bandung,” tegasnya.

Senada dengan Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Indramayu, Habibie Agusman, menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses pemindahan tersebut.

“Kami memastikan proses mutasi ini berjalan kondusif tanpa mengganggu ibadah para wargabinaan. Petugas telah melakukan pemeriksaan fisik serta penggeledahan barang secara teliti sebelum keberangkatan. Saya instruksikan kepada seluruh tim pengawal untuk tetap waspada namun tetap santun. Ingat, kita sedang menjalankan tugas negara di bulan yang mulia, jaga integritas dan pastikan semua berjalan lancar,” ujar Habibie.

Di bawah pengawasan ketat petugas Lapas dan dukungan personel kepolisian, perjalanan menuju Lapas Perempuan Bandung dan Lapas Banceuy berlangsung aman dan tertib. Setibanya di lokasi tujuan, dilakukan proses serah terima berkas administrasi, rekam medis, serta barang milik wargabinaan secara transparan dan akuntabel kepada pihak lapas penerima.

Dengan selesainya pemindahan 13 wargabinaan tersebut, Lapas Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih ideal dan kondusif. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih optimal bagi pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan yang masih menjalani masa pidana di Lapas Indramayu.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas Lapas

Jurnalpelita - Indramayu, Dalam suasana penuh kehangatan bulan suci Ramadhan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Hj. Sri Wahyuni Herman, menggelar acara berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak yatim

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh makna, diawali dengan buka puasa bersama yang menghadirkan nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial, pada Minggu 15 Maret 2026.

Acara tersebut tidak hanya sekadar berbagi santapan, tetapi juga menghadirkan nilai spiritual yang mendalam. KH. Ayip Muhammad memberikan tausiyah yang menyejukkan hati, mengingatkan pentingnya berbagi, memperkuat iman, serta menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Tausiyah ini menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta, menegaskan bahwa keberkahan Ramadhan hadir melalui kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Hj Sri Wahyuni Herman dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan wujud nyata dari komitmen Fraksi Partai NasDem dalam menebarkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. 

Menurutnya, anak-anak yatim adalah generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian, kasih sayang, serta dukungan agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berdaya.

Puluhan anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima santunan dan bingkisan. Senyum mereka menjadi bukti bahwa kepedulian sederhana mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar. 

Acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa politik bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, Hj. Sri Wahyuni Herman berharap agar momentum Ramadhan dapat menjadi penggerak bagi semua pihak untuk terus menebarkan kebaikan.

Ia menekankan bahwa berbagi bukan hanya dilakukan di bulan suci, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Acara berbagi bersama anak yatim yang digelar Hj. Sri Wahyuni Herman bukan hanya sekadar kegiatan sosial, melainkan juga simbol kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan. Tausiyah KH. Ayip Muhammad menambah nilai spiritual, menjadikan acara ini sebagai momen penuh makna yang menguatkan ikatan antara wakil rakyat dan masyarakat. 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

Jurnalpelita - Harapan para guru ngaji di Kabupaten Indramayu untuk mendapatkan insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih belum menemukan kepastian. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Guru Ngaji (Per-Guji) Indramayu dengan pihak terkait yang berlangsung di Pendopo Indramayu pada Senin, 10 Maret 2025.

Ketua DPD Per-Guji Indramayu, Lukman SH, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya menerima sejumlah janji terkait kesejahteraan para tenaga pendidik Al-Qur'an di wilayah Kabupaten Indramayu.

"Poin pertama yang disampaikan dalam audiensi adalah rencana pemberian anggaran insentif bagi seluruh guru ngaji se-Kabupaten Indramayu. Mereka yang terdaftar di DPD Per-Guji Indramayu berasal dari 31 kecamatan, 317 desa/kelurahan, yang tersebar di 3.200 musholla," ujar Lukman SH, Minggu (15/3/2026).

Lebih lanjut, ia memaparkan poin kedua yang menjadi pembahasan, yaitu rencana pemberian insentif atau bantuan langsung sebesar Rp 200.000 per bulan untuk setiap guru ngaji. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Indramayu untuk tahun anggaran 2026, usulan tersebut dikabarkan nihil.
"Setelah kami melihat dan menelusuri lebih dalam terkait RAPBD Indramayu 2026, ternyata anggaran untuk insentif guru ngaji ini belum diajukan oleh Bupati Lucky Hakim ke DPRD Indramayu. Akibatnya, hasilnya nihil. Ini hanya merupakan janji-janji retorika belaka," tegasnya dengan nada kecewa.

Pihak Per-Guji berharap agar pemerintah daerah dapat segera merealisasikan janji tersebut, mengingat peran strategis guru ngaji dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia di Kabupaten Indramayu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemkab Indramayu terkait hal ini. DPD Per-Guji berencana untuk kembali mengawal usulan ini agar dapat masuk dalam anggaran perubahan di masa mendatang.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet

Jurnalpelita - Menyambut masa liburan pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang sudah di depan mata. Seperti tahun-tahun sebelumnya, momentum Idul Fitri akan dijadikan ajang silaturahmi sekaligus menghabiskan waktu liburan bersama orang-orang terdekat.

Di Provinsi Jawa Barat sendiri masih menjadi salah satu wilayah dengan jumlah perjalanan wisatawan tertinggi sepanjang tahun. Salah satunya adalah Destinasi wisata Pantai Balongan Indah yang akrab disebut pantai Bali 2 yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Objek wisata yang terletak di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu ini kerap menjadi prioritas utama bagi pengunjung.

Akso Darmawangsa, ketua pengelola Pantai Bali 2, menuturkan, dalam hal menyambut hari libur Idul Fitri 2026 pihaknya telah mempersiapkan yang difokuskan pada penguatan keamanan, penataan kawasan, dan antisipasi lonjakan wisatawan.

Dalam hal ini Pengelola meningkatkan koordinasi dengan tim gabungan (Polairud, SAR, TNI, BPBD) untuk memperluas pengamanan objek wisata.

"Petugas tambahan disiapkan untuk berpatroli dan mengawasi area pantai guna mencegah kecelakaan laut," Katanya saat ditemui di lokasi Pantai Bali 2. Minggu. 15/3/2026.

Selain itu Akso menyebut, pihaknya juga telah melakukan Pengaktifan Posko Terpadu, Penataan dan Kebersihan Kawasan, untuk Antisipasi Lonjakan Wisatawan & Macet Pengelola memproyeksikan lonjakan wisatawan, sehingga dilakukan penataan lahan parkir dan manajemen lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan.

"Kami juga telah menyediakan Layanan Kesehatan dengan fasilitas dan layanan kesehatan di area pantai, seperti yang disiapkan oleh pengelola," Tambahnya.

Akso menambahkan untuk Tiket masuk ke Pantai Bali 2 dikenakan Rp. 17.000 untuk dewasa, sedangkan untuk anak umumnya dikenakan tarif Rp. 15.000.

Ia berpesan kepada para mengunjungi agar pengunjung Wisata Pantai Bali 2 untuk Ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan. "Kami meminta agar para pengunjung mengikuti peraturan yang ada agar terciptanya kawasan yang aman, bersih, dan berkesan," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P

Jurnalpelita - Hilangnya satu unit mobil box berwarna putih yang diduga mengangkut ribuan botol minuman beralkohol (Mihol) yang sempat disita oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat PolPP) Indramayu, kini mulai terungkap, saat dimintai keterangan Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP dan Damkar Indramayu, Asep Afandi mengatakan bahwa tugas mereka melaksanakan penegakan Peratuan Daerah (Perda).

"Saya tidak ingin penegakan Perda itu menyalahi aturan. Jadi kita nih namanya Satpol PP itu tidak bisa sembarangan mengambil barang bukti, menahan barang bukti, melakukan operasi, tapi yang dilakukan itu sesuai dengan Pasal 3, sudah jelas-jelas penegakan Perda itu dilakukan oleh Satpol PP dengan PPNS. Itu aturannya," Cetusnya usai menghadiri panggilan Komisi I DPRD Indramayu. Sabtu, 14/3/2026.

Menurutnya, kalau menemukan barang bukti harus dialihkan serta dibuat berita acara oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), namun jika harus dilakukan dengan penyidik Polri, bisa dilihat mana yang harus dikondisikan dengan penyidik Polri.

"Makanya sekali lagi, karena pada saat kejadian juga saya tidak ada di tempat, besoknya saya cek juga ternyata semuanya tidak terpenuhi," Katanya.

Ia menyebut bahwa kejadian itu tidak memiliki surat tugas, kemudian pada saat dirinya menanyakan tentang surat tugas dan berita acaranya juga tidak ada, serta Bukti-bukti penahanan juga tidak ada. "Itulah yang menyakini saya, sekali lagi yang menyakini saya ya, akhirnya saya lepaskan itu," Jelasnya.

Ia berdalih kalau yang terjadi penyitaan mobil box berisi miras bukan hasil razia, selain itu peristiwa tersebut tidak memiliki surat perintah (sprint), kemudian tidak dilakukan oleh PPNS, dan tdak ada berita acara terkait dengan semuanya.

"Akhirnya itulah yang menyakini saya, bahwa mobil box itu harus dikeluarkan. Saya operasi beberapa kali Pak. Kalau operasi ada saya, ada PPNS, itu semua barang bukti saya masukkan semua dan nanti boleh dilihat," Cetusnya.

Asep menegaskan, bahwa dirinya memiliki tugas untuk menegakkan Perda, untuk itu dirinya tidak mau melakukan hal tidak sesuai dengan aturan. "Karena saya menyakini tidak sesuai aturan, makanya sekali lagi itu saya lepaskan. Pungkasnya.


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P

Jurnalpelita - Guna mempererat tali silaturahmi, konsolidasi antara Grup Kaina supaya bisa menghasilkan pelatihan yang berkualitas dan output keberangkatan ke Jepang yang lebih banyak lagi, Lembaga Pendidikan Kerja (LPK) Kaina Indonesia menggelar buka puasa bersama. Sabtu, 15/3/2026.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Tenaga Kerja, perwakilan Balai Pelatihan Kerja, perwakilan Bank BCA, Bank Mandiri, dan dari Kaina Group. Selain itu Japanesia, Oshin, Tomogara, Megumin, dan beberapa teman-teman kita juga datang.

Usai mengadakan Buka Puasa Bersama, Teguh Adi Koesoemah Putra selaku Direktur Kaina Indonesia menuturkan, Selain mengadakan buka puasa bersama, pihaknya juga mengadakan aksi sosial lain yaitu memberikan santunan bagi yatim piatu. "Dengan harapan walaupun sedikit bisa bermanfaat untuk semua," Tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Teguh memaparkan program lain yang akan dilaksanakan yaitu selain pendidikan nonformal seperti Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang sudah banyak dirikan, pihaknya akan mencoba ke sesuatu yang lebih formal lagi dengan mendirikan sekolah menengah kejuruan dengan tagline "Siap Kerja dan Siap Membuka Lapangan Pekerjaan".

Sementara dalam kesempatan yang sama, Nur Kholis selaku Direktur Utama Japannesia Language School berharap keberadaan Kaina Indonesia dapat membantu orang-orang sekitar untuk mendapatkan pekerjaan.

"Ya semoga saja semakin banyak perusahaan yang kita buka, semakin menyerap banyak tenaga kerja. Jadi arahnya tuh positif, semoga diperlancar saja," Harapnya.


Pena  
 By.
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P


Jurnalpelita - Menghadapi persiapan Lebaran 1447 H/2026 M anggota Polri wilayah Polres Indramayu yang bertugas di Polsek Jatibarang, mengadakan kegiatan Operasi Ketupat, pada kesempatan ini Polsek Jatibarang membuat layanan masyarakat di pertigaan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatibarang dan si stasiun Kereta Api Jatibarang.

Kapolsek Jatibatang Kompol Darli S.Sos melalui Kanit Reskrim Iptu Fheronika SH menyebut, seluruh personil dibantu juga oleh anggota Polres semua hadir standby satu kali 24 jam.

"Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan atau apa pun, silakan untuk datang ke kantor pengaduan kami yaitu di Pospam PJR Polsek Jatibarang," Katanya Saat ditemui di Pos PJR Jatibatang. Sabtu, 14/4/2026.

Dalam hal ini ia berharap, pihaknya bisa melaksanakan tugas dengan baik sampai dengan akhir kegiatan selama 14 hari kerja. "Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik dan aman, kondusif." Tuturnya.

Ia berpesan Untuk pemudik yang melakukan perjalanan malam, tentunya untuk kecepatan kendaraan tidak lebih dari 60 sampai dengan 70 km per jam. Dengan Harapan bisa menghindari jalan yang berlubang atau kurangnya penerangan lampu.

"Mudah-mudahan pemudik bisa memahami hal tersebut sehingga pemudik nyaman dan selamat sampai tujuan." Harapnya

Ia menambahkan, bahwa untuk Antisipasi lonjakan arus mudik pihaknya melaksanakan pengecekan jalur, penutupan jalur-jalur kecil, sehingga nanti pemudik bisa melaksanakan perjalanannya dengan nyaman.

"Kami mendirikan 2 pos pelayanan untuk mudik lebaran yaitu di PJR dan stasiun Kereta Api Jatibarang," Pungkasnya 


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P

Jurnalpelita - Indramayu - Upaya pencegahan perkawinan anak terus digencarkan melalui edukasi kepada generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Pencegahan Perkawinan Anak yang digelar di Aula outdoor MAN 1 Indramayu, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin SH MH, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu Aghuts Muhaimin, Kepala MAN 1 Indramayu Drs. Wahyudin MAg, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu H. Caridin, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan dan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu Agung, serta para guru dan staf MAN 1 Indramayu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membangun masa depan generasi muda. Ia mengingatkan para pelajar untuk tidak terburu-buru menikah di usia dini karena dapat berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan mereka.

“Remaja harus memiliki cita-cita dan perencanaan masa depan yang jelas. Jangan sampai masa depan terhenti karena perkawinan dini. Pendidikan harus menjadi prioritas agar generasi muda Indramayu bisa lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Syaefudin juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan BRUS sebagai bagian dari upaya bersama untuk menekan angka perkawinan anak di Kabupaten Indramayu melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Inklusi Lakpesdam PBNU melalui Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Indramayu sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak dan penguatan kualitas generasi muda.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi, mengatakan bahwa kegiatan BRUS menjadi sarana penting untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai risiko perkawinan anak serta pentingnya merencanakan masa depan secara matang.

Menurutnya, usia remaja merupakan fase yang sangat rentan terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk potensi terjadinya Married by Accident (MBA) atau perkawinan yang terjadi akibat kehamilan yang tidak direncanakan pada usia di bawah 19 tahun.

“Melalui kegiatan BRUS ini kami ingin memberikan wawasan kepada para siswa tentang pentingnya menjaga masa depan mereka. Remaja perlu memahami bahwa perkawinan memiliki tanggung jawab besar dan harus dilakukan ketika sudah cukup usia dan siap secara mental maupun ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan, ketentuan batas minimal usia perkawinan saat ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, yang menetapkan usia minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan adalah 19 tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dampak sosial, kesehatan, dan pendidikan dari perkawinan anak, sekaligus mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka untuk mencegah terjadinya perkawinan dini.

Kegiatan BRUS tersebut juga menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat dalam membangun generasi muda yang lebih sehat, berpendidikan, dan siap menyongsong masa depan.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Rendy Saktiko selaku wakil pimpinan cabang menuturkan, Melalui kegiatan ini, pihaknya menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga yang terjangkau sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

"Kegiatan ini juga terlaksana berkat kerja sama dan dukungan dari Kodim 0616/Indramayu dalam rangka memastikan distribusi pangan berjalan dengan baik serta tepat sasaran bagi masyarakat,” ujar perwakilan Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu.

Sementara dalam kesempatan yang sama,  Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Tulus Widodo menyampaikan, kegiatan ini digelar dengan tujuan Untuk membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga pada saat Idul fitri.

"Biasanya harga sembako pada naik, untuk itu kami menyelenggarakan bazar murah," Katanya 

Dandim berharap, bahwa kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat maupun keluarga besar TNI, karena menurutnya harga yang disajikan lebih murah daripada harga yang ada di pasaran.

Dandim menyebut, pada Kegiatan ini pihaknya menyediakan atau menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti daging, telur, beras, minyak dan juga produk-produk UMKM.

"Kami mengajak kepada masyarakat, silakan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya." Pungkasnya 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget