Indeks Berita
CLOSE ADS
CLOSE ADS


Jurnalpelita - Memasuki hari kedua libur Lebaran (22 Maret 2026), ribuan pengunjung terpantau memadati destinasi wisata pantai Balongan Indah (Bali) di Desa Balongan, Kec. Balongan, Kab. Indramayu. Minggu, 22/3/2026.

Padatnya jumlah wisatawan ini merupakan fenomena tahunan di mana keluarga memanfaatkan momen libur panjang untuk berekreasi.
Aqso Darmawangsa selaku ketua pengelola pantai menyampaikan lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak hari lebaran pertama yaitu pada hari sabtu 21/3/2026 kemarin.

"Pengunjungnya dari berbagai kota di Jawa Barat, bahkan dari luar pulau yang kebetulan sedang berlibur di Indramayu," Jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan untuk tiket masuk sendiri pada musim libur lebaran dikenakan Rp 17.000 untuk dewasa, sedangkan untuk anak anak dikenakan Rp 15.000.

Meski demikian, Ribuan wisatawan memadati pantai Bali 2, bahkan area parkir seperti di mulai dari lahan yang disediakan pengelola hingga jalan raya nampak dipadati oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Selain itu, objek wisata pantai ini juga disediakan pengamanan yang diperketat oleh kepolisian setempat.

Untuk itu Pengelola wisata diingatkan untuk terus meningkatkan standar keamanan pengunjung guna mencegah insiden yang tidak diinginkan selama puncak kunjungan. 

Aqso berpesan kepada seluruh pengunjung agar ikut menjaga keluarga agar keamanan serta  kenyamanan tetap dirasakan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar ikut menJaga anak dan keluarga agar tetap aman," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P


Jurnalpelita - Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan pembinaan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu. Pada perayaan tahun ini, sebanyak 433 warga binaan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, 4 orang warga binaan langsung dinyatakan bebas pada hari yang sama.

“Alhamdulillah, di hari raya Idul Fitri ini total 433 warga binaan mendapatkan remisi, dan 4 di antaranya langsung bebas hari ini,” ujar Berthoni, usai Shalat Idul Fitri bersama Petugas dan Warga Binaan, Sabtu (21/03/2026).

Ia menjelaskan, tidak semua warga binaan dapat memperoleh remisi. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, di antaranya masih berstatus tahanan atau belum memiliki putusan hukum tetap, sedang menjalani masa subsider, serta adanya kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi saat masa pengusulan.

“Yang belum mendapatkan remisi karena statusnya masih tahanan, kemudian ada yang sedang menjalani masa subsider sehingga tidak berhak, serta ada juga yang kelengkapan berkasnya baru turun setelah masa pengusulan selesai,” jelasnya.

Namun demikian, Berthoni memastikan bahwa pihaknya akan tetap mengusulkan remisi susulan bagi warga binaan yang berkasnya telah lengkap.

“Nanti akan kita susulkan pada usulan berikutnya, agar mereka tetap bisa mendapatkan remisi susulan Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa warga binaan yang langsung bebas pada hari ini diharapkan dapat menjadikan momen tersebut sebagai titik awal kehidupan baru setelah menjalani pembinaan di dalam lapas.

“Ini tentu menjadi kemenangan bagi mereka, terlebih setelah menjalani ibadah puasa di dalam lapas yang bukan hal mudah. Mudah-mudahan ini menjadi hikmah dan bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Sejalan dengan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, momentum Idul Fitri juga diharapkan menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh warga binaan.

“Hari ini adalah ajang introspeksi, untuk menyadari kesalahan dan memperbaiki diri, sehingga nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan baik,” tutup Berthoni.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet


Jurnalpelita - Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, Sabtu (21/03/2026). Dalam momen penuh kebersamaan tersebut, petugas dan warga binaan tampak bersatu menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momen yang tepat untuk saling memaafkan serta mempererat silaturahmi, baik antar sesama manusia maupun dengan Sang Pencipta.

“Idul Fitri memberikan kesempatan bagi kita semua untuk membersihkan hati, mengembalikan kesadaran sebagai umat, serta melakukan introspeksi diri guna menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar  Berthoni saat membacakan sambutan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa nilai ketulusan yang terkandung dalam Idul Fitri menjadi landasan penting bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam melangkah di tahun 2026, khususnya dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah dan program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Ia juga menegaskan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas prima kepada masyarakat.

Dalam momentum tersebut, pemerintah turut memberikan remisi kepada narapidana serta pengurangan masa pidana bagi anak binaan sebagai bentuk apresiasi atas perubahan positif selama menjalani masa pembinaan.

Berthoni mengingatkan kepada seluruh warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai sarana introspeksi diri, bukan sebagai keterbatasan.

“Jadikan tempat ini sebagai ruang untuk memperbaiki diri, melakukan taubat, dan mempersiapkan diri agar ketika kembali ke masyarakat bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga berharap, pemberian remisi dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama, khususnya menjelang masa bebas nanti.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas Lapas


Jurnalpelita - Indramayu – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Tiga Pilar melaksanakan patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kabupaten Indramayu, Jumat (20/03/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang digelar di Mapolres Indramayu pada pukul 19.45 WIB, dipimpin langsung oleh Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhidin, SE, S.I.K, M.M, CPHR. Kegiatan ini melibatkan personel dari Kodim 0616/Indramayu, Polres Indramayu, serta Satpol PP Kabupaten Indramayu.

Usai apel, patroli gabungan bergerak menyisir sejumlah titik strategis dan rawan di wilayah kota, di antaranya kawasan Islamic Center, Terminal Sindang, Waduk Dayung Bojongsari, hingga Sport Center, sebelum kembali ke Mapolres Indramayu sebagai titik akhir.

Patroli ini bertujuan untuk memelihara situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta menekan potensi gangguan seperti aksi premanisme, geng motor, dan pelanggaran jam malam, khususnya menjelang malam Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Secara umum, situasi di wilayah Kabupaten Indramayu terpantau dalam kondisi aman dan kondusif.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim


Jurnalpelita - Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Alumni Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) Angkatan 48 wilayah Ciayumajakuning dengan menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyaluran paket sembako kepada anak-anak yatim piatu, Senin (16/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Cirebon tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus wujud kepedulian sosial para alumni kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu. Dalam suasana penuh kebersamaan, para alumni menyalurkan bantuan paket sembako dengan harapan dapat meringankan kebutuhan mereka di bulan Ramadhan.

Rachmad Putra Susanto, Kasi Binadik Giatja Lapas Kelas IIB Indramayu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan rasa syukur para alumni AKIP Angkatan 48.

“Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat kebersamaan. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu serta memberikan dukungan agar mereka tetap semangat menjalani kehidupan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum Ramadhan, tetapi juga pada kesempatan lainnya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan berbagi ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Para anak yatim piatu yang menerima bantuan tampak bahagia dan antusias menerima paket sembako yang diberikan.

Melalui kegiatan tersebut, para Alumni AKIP Angkatan 48 wilayah Ciayumajakuning berharap dapat menebarkan kebaikan serta membawa kebahagiaan dan harapan baru bagi anak-anak yatim piatu di bulan suci Ramadhan.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan produktif di bidang peternakan. 

Pada Selasa (17/3/2026), Lapas Indramayu melaksanakan perawatan kebersihan kandang serta pemberian pakan dan nutrisi bagi ayam petelur yang berada di sarana peternakan.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini melibatkan dua orang warga binaan yang dibimbing langsung oleh petugas pengawas dari staf kegiatan kerja. Fokus utama kegiatan adalah menjaga kebersihan kandang agar tetap higienis, sekaligus memastikan kebutuhan pakan dan nutrisi ayam terpenuhi secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang berkelanjutan bagi warga binaan.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan ayam petelur dan meningkatkan produksi telur, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan di bidang peternakan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Berthoni.

Ia juga menambahkan bahwa perawatan kandang secara rutin menjadi faktor penting dalam menekan angka kematian ayam akibat lingkungan yang tidak bersih. Dengan kondisi kandang yang terjaga, produktivitas ternak pun dapat lebih optimal.

Lebih lanjut, Berthoni menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Lapas Indramayu terhadap program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program pembinaan yang produktif dan berdampak positif, sejalan dengan visi misi Asta Cita Presiden serta program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, didukung oleh sarana prasarana yang memadai serta pengawasan yang optimal dari petugas. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat sekitar melalui hasil produksi yang dihasilkan.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Jurnalpelita - Indramayu - Suasana buka puasa bersama yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indramayu pada Selasa (17/3/2026) sore mendadak riuh. Hal ini dipicu oleh pernyataan mengejutkan dari Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, H. Dedi Wahidi, yang dikenal sebagai salah satu politisi paling senior di Indramayu, secara terbuka mendoakan Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, untuk menjadi Bupati Indramayu.

Di hadapan tokoh agama dan tamu undangan yang memadati Aula Utama PCNU Indramayu, politisi senior yang akrab disapa Dewa ini secara eksplisit menyapa Sayefudin dengan sebutan "Bupati".

"Yang saya hormati Bupati Indramayu, H. Sayefudin. Saya doakan semoga jadi Bupati Indramayu," ucap Dedi Wahidi dalam sambutannya sambil tersenyum yang langsung diamini oleh para hadirin.

Pernyataan itu pun langsung menjadi perhatian, mengingat posisi Dedi Wahidi yang cukup berpengaruh dalam dinamika politik lokal. Doa tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai sinyal awal arah dukungan politik menjelang kontestasi kepemimpinan daerah di masa mendatang.

Respons H Syaefudin: "Kenapa Tidak?"

Menanggapi doa dan dukungan terbuka tersebut, Wakil Bupati Indramayu, H. Sayefudin, tampak tenang namun memberikan jawaban yang diplomatis sekaligus tegas. Baginya, peningkatan jenjang karier dari wakil menjadi bupati adalah hal yang lumrah dalam dunia politik, asalkan melalui prosedur yang tepat.

"Ya kalau Wakil Bupati jadi Bupati kan wajar-wajar saja, tapi kan ada waktunya, ada prosesnya, ada mekanismenya," ujar Sayefudin saat diwawancarai usai acara.

Meski menekankan pentingnya mengikuti mekanisme partai dan aturan yang berlaku, Sayefudin tidak menampik kesiapannya jika memang dipercaya oleh masyarakat maupun tokoh-tokoh politik untuk memimpin Indramayu ke depan.

"Itu kan doa, dukungan. Kalau memang saya dianggap sekiranya mampu bisa memimpin Indramayu, kenapa tidak?" tambahnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah menjalankan tugas sebagai wakil bupati dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat Indramayu.

Pernyataan Dedi Wahidi di markas PCNU ini dinilai banyak pihak bukan sekadar basa-basi buka puasa biasa. Mengingat pengaruh besar PKB dan basis massa NU di Indramayu, statemen ini dianggap sebagai pemantik awal suhu politik menjelang kontestasi Pilkada mendatang.

Pengamat menilai, meskipun disampaikan dalam konteks doa, pernyataan Dedi Wahidi tetap memiliki dimensi politik yang kuat. Hal ini tidak terlepas dari posisi strategis kedua tokoh tersebut dalam peta politik daerah.

Dengan dinamika yang mulai terlihat, publik kini menanti bagaimana perkembangan selanjutnya.

Acara buka puasa bersama PCNU Indramayu sendiri berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi


Jurnalpelita
 - Indramayu – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H di bulan suci Ramadhan, Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo membagikan bingkisan Lebaran kepada prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0616/Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan kepada anggota, sekaligus untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan moril prajurit dalam menyambut hari kemenangan.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga memberikan arahan kepada personel yang akan melaksanakan cuti gelombang pertama. Ia mengingatkan agar seluruh anggota selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama perjalanan mudik.

“Laksanakan cuti dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik satuan di manapun berada, serta patuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan diri dan keluarga,” ujar Dandim.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan serta kembali tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan agar pelaksanaan tugas satuan tetap berjalan optimal.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan soliditas serta kekeluargaan yang kuat di lingkungan Kodim 0616/Indramayu.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget