Berita Tentang "Gaya Hidup"

- Sebagai wadah organisasi istri prajurit TNI AD yang berdinas di Satuan Kewilayahan, Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Cabang XVII Kodim 0616/Indramayu, pada Kamis 18/08/2022 melaksanakan berbagai perlombaan dalam rangka merayakan HUT RI ke 77.

Kegiatan diawali dengan senam aerobik di aula Joglo Kodim 0616/Indramayu dan dilanjutkan beberapa lomba tradisional yang dilaksanakan diantaranya lomba makan kerupuk, lomba jepit balon dan lain-lain.

Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Dini Jayanti Andang Radianto menyampaikan, bahwa kegiatan ini sebagai wujud kecintaannya kepada tanah air, dengan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 77.

"Untuk peserta kita mengundang perwakilan, untuk mewakili berbagai lomba yang dilaksanakan oleh panitia dari seksi Kebudayaan Persit KCK Cabang XXVII,"Katanya.

Kegiatan ini selain dilaksanakan di laman Joglo Makodim 0616/Indramayu juga dilaksanakan di TK kartika XIX-32, dalam kesempatan itu bertepatan dengan HUT ke 65 tahun TK Kartika XIX-32 yang diikuti oleh Kelas a1 a2, b1 dan b2.

"Pihak TK mengadakan lomba tumpeng dan perlombaan lainnya, hal itu dilakukan untuk menambah keakraban antar anggota persit, dan wali murid TK Kartika XIX-32" Katanya.

Usai kegiatan ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 0616/Indramayu Ny. Dini Jayanti Andang Radianto menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu
 Today  - Malam puncak Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022 begitu meriah. Kegiatan dilangsungkan di Gedung Kesenian Mama Soegra Jl. Veteran No.3 Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis malam (7/7/2022).

Kehadiran Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispara) Kabupaten Indramayu Tri Nani R menjadi keistimewaan tersendiri bagi para finalis yang unjuk gigi pada malam puncak Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022.

Dewan juri finalis Grand Final Pasanggiri Nok Nang Dermayu Tahun 2022 dengan penuh pertimbangan dalam menilai sejumlah finalis yang menunjukan kemampuan dan pengetahuannya untuk menjadikan diri sebagai duta putra dan putri Kota Mangga terbaik dalam mengembangkan potensi Kabupaten Indramayu, khususnya sektor budaya dan pariwisata.

Dengan berbagai sisi penilaian dan fase penyisihan yang dilakukan, dewan juri telah menetapkan Putri Nurmala Mahadewi sebagai Nok Dermayu Tahun 2022 dan Adian Faza Hidayat Nang Dermayu Tahun 2022.

Adapun Wakil 1 Nok Nang Dermayu Tahun 202 disematkan kepada Fikri Nurfauzi dan Orlanda Mutiara. Sementara Wakil 2 Nok dan Nang Dermayu Tahun 2022 disandang Reyhan Virgianasyir dan Khofifah Eka S.

Para pemenang itu telah melewati serangkaian prosesi penilaian dan penjurian dari berbagai aspek, mulai dari kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pengetahuan umum, atensi daerah, kesenian, sejarah, hingga bakat yang dimiliki oleh nok nang dermayu di tahun 2022.

Pada kesempatan malam Grand Final Nok Nang Dermayu Tahun 2022, Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, dirinya menyambut baik diadakannya pemilihan Nok Nang Dermayu setelah dua tahun vakum karena pandemi.

“Saya menyambut baik diadakannya kembali pemilihan Nok Nang Dermayu pada Tahun 2022, sebab pemilihan Nok Nang Dermayu ini memiliki tujuan untuk andil dalam mempromosikan potensi Indramayu,” katanya.

Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya memilih wakil untuk mengikuti kegiatan pemilihan duta kebudayaan dan pariwisata, namun pemilihan Nok Nang Dermayu dapat melahirkan sosok-sosok baru yang akan menjadi agen dalam meningkatkan pembangunan budaya pariwisata Indramayu maupun meningkatkan perekonomian di Indramayu.

Diharapkan Bupati Nina, kepada Nok Nang Dermayu terpilih Tahun 2022 ini harus mampu membesarkan nama baik Indramayu di luar daerah dan menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Selain itu, Bupati Nina berharap untuk kedepannya alumni nok nang yang tergabung dalam paguyuban mendapatkan pembekalan untuk mengikuti ajang berfoto menggunakan kebaya.

“Di samping mengikuti pembekalan berfoto menggunakan kebaya juga kalau bisa batik khas Indramayu bisa masuk ke situs kebaya.id. Gerakan ini dimulai dari tanggal 9 agustus 2022 hingga 9 desember 2022. Jangan sampai kebaya ini di klaim oleh daerah lain,” harapnya.

Lanjut Bupati Nina, kebaya khas Indramayu ini akan dipakai secara berkelanjutan setiap kegiatan baik formal maupun kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah dan lainnya sebagai kebudayaan lokal.

“Salah satunya kemarin saya menerima kedatangan kemenkumham, bahwa Batik Complongan Indramayu akan didaftarkan dan di Haki kan menjadi batik Indramayu. Mengingatkan kepada masyarakat untuk terus melakukan perubahan untuk Indramayu, menuju Indramayu lebih baik lagi, tentunya Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat),” ujarnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet


Indramayu
 Today  - INDRAMAYU — Warga Indramayu terlihat begitu antusias menyaksikan pertunjukan Video Mapping yang ditampilkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Sabtu malam (02/07/2022).

Penayangan video mapping setiap dua pekan sekali ini membuat Tugu Bambu Runcing Alun-alun Indramayu memancarkan sinar dan berhasil memukau penonton.

Ditambah efek suara video mapping membuat suasana Alun-alun Indramayu menjadi semakin meriah dan membuat penonton yang datang menjadi semakin terhibur, bahkan mengabadikannya dengan berswafoto.

Ragam cara masyarakat Indramayu diakhir pekan ini menonton video mapping, mulai ada yang menyaksikan sambil berdiri dan duduk sambil menggelar tikar, bahkan terdapat warga yang hanya beralaskan paving blok Alun-alun Indramayu bareng keluarga tercinta.

Menurut Faisal seorang warga Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, dirinya merasa senang menyaksikan penayangan video ini dan juga merasa terhibur dengan adanya penayangan video gratis tersebut.

“Dengan adanya video mapping ini, saya merasa terhibur dan ini sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Indramayu” ujarnya.

Penayangan video mapping ini adalah perwujudan salah satu dari 10 Program Unggulan yang diluncurkan Bupati Nina Agustina Da’i Bachtiar di awal kepemimpinannya yaitu Program Alun-alun Rakyat (A-lur). Pertunjukan ini diadakan untuk menghibur warga Indramayu setiap akhir pekan. 

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Sepintas di pelataran depan saat memasuki halaman rumah Ibu Wati ( sebut saja begitu) tampak sepi. tak begitu banyak kendaraan yang parkir di rumah milik mantan suaminya. Ibu Wati adalah Janda anak satu. Umurnya 35 tahun dan kini ia harus mengais rizki sendiri. Rumahnya yang megah dan besar sayang rasanya jika tak dimanfaatkan. Dulu sebelum kos-kos an ini dirintis, penghuninya adalah para suami isteri yang belum punya rumah, pekerja kantoran dan para mahasiswa.

Tapi kini, kost-kostan ini dihuni wanita-wanita cantik yang berprofesi sebagai pekerja malam. Entah apa alasan Ibu Wati menutup mata tentang transaksi Ilegal yang terjadi di Rumah miliknya. Dan kenapa masyarakat setempat tidak melakukan protes atas apa yang mereka lihat. Bahkan sebagian pemuda ada juga yang telah beristri pernah dan sering berkunjung ditempat ini. Sang perempuan malam pun dengan senang hati dibayar murah demi alasan keamanan.

Inilah kisahnya.

Rumah yang mirip bangunan belanda ini terletak ditengah kawasan kota. Kawasan yang dekat dengan tempat-tempat hiburan malam, mall dan kantor-kantor besar ada disekitar sini. Hanya beberapa meter saja dari jalan besar memasuki jalan menuju rumah kos itu.

Jangan berhenti jika memasuki rumah ini...meski tampak sepi tapi cobalah melihat kedalam. Wow....jantung anda akan berdetak kencang seperti lagu ciptaan Ahmad Dhani.

Kalau baru pertama kali anda berkunjung tentu Anda akan dibiarkan begitu saja dan terkesan tidak ada yang istimewa dalam kamar-kamar dan lorong ini. Namun.....jika Anda mempunyai teman yang telah sering kemari. Maka tebaran senyum pun akan menghiasi pemandangan di sejumlah kamar yang Anda kunjungi. Mereka akan mempersilahkan Anda masuk dan menyediakan minum ala kadarnya. Mendekati Anda dan bermanja-manja serta berbasa-basi menanyakan kenapa udah lama tidak berkunjung di " Gubuk" Indah mereka ini

Seperti malam ini kami bersama Andrie ( nama samaran) yang sebulan dua kali pasti berkunjung disini menjumpai "pacar" nya Wiwien ( sebut saja begitu) sebutan pacar mutlak di lakukan agar aman dari amukan masa. Begitu pengakuan Wiwien dan Winda. Trus..kalo orang nanya kenapa pacarnya gonta ganti....mereka jawab....Poliandry" Ha ahaha haa...Ucapnya sambil Menggandeng Andrie memasuki kamarnya. Upsss

Berapa tarifnya?
[ads-post]
Tarif untuk mengeksekusi wanita-wanita penghuni Kost ini terbilang murah. Harga bisa berbeda tergantung Short Time atau Long Time. Untuk Long Time Kisaran Rp. 500 Ribu s.d 1 juta. (termasuk kamar, makan -minum, dengan fasilias AC dan Spring Bed ). Sedangkan Short Time mungkin hanya sekita 200 rb - 250 rb saja. Mungkin harga ini termasuk murah jika dibandingkan apabila Anda harus booking hotel dan membayar segala biaya-biaya yang terkait dengan pemesanan escort girl tersebut.

Dari penelusuran kami...pemilik Rumah kost plus-plus ini sengaja membiarkan penghuninya tersebut melakukan transaksi seks di dalam kamar kamar miliknya. Karena hal itu sudah sama2 tahu..bahwa cewek-cewek yang mau kos disini pasti ingin bebas melakukan apa saja seperti tidak adanya pembatasan waktu pulang...waktu berkunjung atau Ibu kos hanya Tutup mata saja menyaksikan penghuninya melakukan transaksi seks di dalam kamar.

Bayaran kos nya juga tidak terlalu mahal... tergantung kamar yang di pilihnya. Namun Ibu kos ini mengaku bahwa ia sering juga menerima uang tambahan dari penghuni kamar kosnya apabila setelah melakukan transaksi seks tersebut. Uang tambahan itu biasanya diberikan seminggu sekali atau pada saat si penghuni kos meneruskan sewa kamarnya untuk bulan berikutnya.

Bagi Dina ( sebut saja begitu) wanita 22 tahun berparas cantik ini merasa sangat terbantu sekali dengan Kos-kos an yang baru ini. Disamping merasa aman.. dirinya merasa praktis dan bisa melayani lelaki seefisien mungkin jika dibandingkan apabila harus di booking di luar rumah ( hotel) apalagi jika dikaitkan resiko penyiksaan yang pernah dialaminya dulu. Waktu itu ia pernah di di siksa atau bahkan di tipu dan di kibuli. " Kalo kencannya disini ...khan tinggal teriak" ucapnya waktu itu

Apa yang terjadi ketika seseorang mengenakan make-upnya terus menerus selama 2 tahun? Gadis dari korea ini sempat hadir di acara televisi hingga kemudian ditangani oleh dokter. Namanya, Bae-Dal-mi. Seorang gadis berusia 20 tahun asal korea. “Saya ingin tampil sempurna kapan saja, bahkan saya tetap menggunakan make-up ketika tidur,” ungkapnya.

Kebiasaan ini bermula ketika dirinya jatuh cinta dengan make-up pada usia 14 tahun. Semenjak itu, dari waktu ke waktu make-up yang digunakannya semakin tebal. Dia mengatakan bahwa benda yang paling penting dalam hidupnya adalah cermin.

Gadis Cantik Ini Tidak Mencuci Make Up Selama Dua Tahun Diwajahnya

“Saya selalu melihat kedalam cermin dan membawanya setiap saat,” ujarnya pada sebuah acara variety show di korea. Meskipun dirinya termasuk cantik tanpa make-up, ia tetap merasa tidak puas dengan penampilannya “Saya ingin melakukan operasi plastik di 10 tempat,” ungkapnya.
[ads-post]
Ibunya yang putus asa atas perilaku Bae-Dal-mi menghubungi sebuah program televisi di korea dan menceritakan kisah putrinya yang tidak biasa. Ketika tampil di acara itulah seorang dokter ahli kecantikan berhasil membujuk gadis ini untuk menghapus make-upnya. Dan setelah pengecekan khusus, diketahui bahwa kulitnya berumur dua kali lipat dari umur gadis itu sekarang.

Gadis Cantik Ini Tidak Mencuci Make Up Selama Dua Tahun Diwajahnya

Tidak hanya pria cewek juga suka hal negatif yang dilakukan cewek di facebook banyak hal yang bisa lakukan di Facebook. Tidak hanya sebagai wadah bersosialisasi, situs jejaring ini juga bisa dijadikan tempat untuk memantau dan memengaruhi orang lain. Menurut beberapa pria, seperti yang dikutip dari foxnews, wanita bisa memanfaatkan Facebook, tidak hanya dalam hal positif, tapi juga hal negatif. Salah satunya jika terkait masalah hubungan dengan lawan jenis.

Opini beberapa pria yang membeberkan hal mengejutkan yang bisa dilakukan wanita di Facebook.

1. Membuat profil palsu untuk menguntit mantan pacar
Hal satu ini mungkin tampak sedikit ekstrem. Tapi, banyak wanita sengaja membuat profil palsu untuk bisa memantau mantan pacar tanpa diketahui pasangannya. Daripada menelepon atau mengirimkan sms, sekadar menulis “Apa kabar?” di wall Facebook, cara ini memang lebih aman.Unik Baca

2. Memanipulasi penampilan
Menurut pria, tidak sedikit wanita yang sering memasang foto di Facebook untuk menampilkan citra diri yang tidak sesuai realitas. Dalam foto-foto mungkin ingin terlihat lebih seksi dan berani atau sebaliknya, dan berlawanan dengan kenyataan. Hati-hati, hal ini bisa menjadi bumerang buat wanita.Unik Baca

3. Menulis status berlebihan dan provokatif
Status di Facebook bisa dibaca siapa saja dan banyak wanita yang mengggunakannya untuk tujuan provokasi atau pamer. Bagi pria, hal yang paling menyebalkan adalah “curhat”, soal kehidupan pribadi di status. Menurut pria, lebih baik berbicara langsung daripada mengumbarnya di Facebook, karena kesannya seperti mengharap belas kasihan. Selain itu, pamer soal kelebihan atau tempat yang didatangi dan langsung memasangnya di status.Unik Baca
[ads-post]
4. Memasang foto ambigu
Status sudah berhubungan dengan seseorang, tetapi dalam beberapa foto terlihat mesra dengan pria lain. Hal ini seperti ingin “membakar” rasa cemburu pasangan dengan cara kekanakan. Foto ambigu itu juga menurut pria, sengaja untuk membuat orang lain mempertanyakan hubungannya, dan memberikan perhatian padanya.Unik Baca

5. Status hubungan palsu
Beberapa wanita lajang banyak memasang status hubungan dengan “in a relationship”. Hal ini dilakukan untuk menghindari reaksi “kasihan” orang atas statusnya yang masih lajang. Hal ini menurut pria, sangat tidak masuk akal, karena justru status tersebut menghambatnya mendapat pasangan. Apakah Anda juga melakukan hal sama? Hati-hati, menurut opini pria, kebiasaan ini bisa menjadi bumerang bagi wanita.

Panjangnya rok, ternyata sangat dipengaruhi usia dan kondisi hati. Tak heran, saat masih sangat muda dan percaya diri, makin tinggi hasrat wanita untuk mengenakan rok mini. Faktanya, ketika wanita berusia 23 tahun adalah saat-saat mengenakan rok yang paling pendek.
Hal tersebut, seperti dilansir dari The Sun, merupakan hasil survei yang dilakukan Debenhams, sebuah perusahaan ritel yang berbasis di Inggris.Unik Baca

Juga diketahui, wanita yang memiliki rasa percaya diri tinggi masih berani mengenakan rok mini hingga usia 45 tahun. Fakta lain yang terungkap adalah, seorang gadis untuk pertama kalinya menginginkan mengenakan rok mini ketika berusia 14 tahun.Unik Baca

Lalu, rata-rata para gadis mengenakan rok sepanjang 36 sentimeter hingga berusia 19 tahun. Rok yang dikenakan pun akan semakin mini ketika berusia antara 20 hingga 23 tahun, yaitu 32 sentimenter.
Uniknya, dari hasil survei diketahui kalau panjang rok akan bertambah sekitar 5 sentimeter saat mereka memiliki kekasih.Unik Baca
[ads-post]
Pada usia 30, panjang rok cenderung stabil, tapi saat memasuki usia 40, wanita cenderung akan kembali suka mengenakan rok pendek.

Memang, mengenakan rok mini adalah cara paling seksi untuk memamerkan keindahan kaki. Tapi, jika Anda mengenakannnya pastikan memilih model dan ukuran yang pas. Jangan sampai malah tidak indah dipandang mata.

SURABAYA, - Polisi menggerebek aksi prostitusi di sebuah hotel di Jalan Jemursari, Surabaya, pertengahan Desember 2017 lalu.
PSK terciduj bawa anak balitanya saat layani pria

Selain menemukan pria dan wanita yang sedang melakukan hubungan badan, polisi juga menemukan seorang balita perempuan di dalam kamar hotel.

"Balita berusia 2,5 tahun itu merupakan anak dari Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sedang disewa oleh pria di kamar tersebut," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Rabu (3/1/2018).

Kepada polisi, perempuan tersebut mengajak anaknya karena tak ada pengasuh di rumahnya. "Saat ibunya melayani pria, anaknya disuruh duduk dan menghadap ke meja," ucap Lily.

Saat ini, perempuan tersebut sedang proses cerai dengan suaminya, sementara anaknya selalu ikut kemanapun dia pergi karena tidak ada yang menjaga.

Kata Lily, polisi juga mengamankan AJ (24), mucikari yang menawarkan ibu yang membawa anaknya saat "beroperasi" itu. "Satu kali kencan, disepakati harga Rp 250.000. AJ dapat Rp50.000," ungkap Lily.
[ads-post]
AJ mengenal perempuan tersebut sejak 2016 melalui jejaring Facebook. Kepada polisi, AJ mengaku membutuhkan uang dan diminta perempuan tersebut untuk membantu mencarikan pelanggan untuk kencan.

Pelaku baru menawarkan korbannya dengan memposting status pengumuman "Bantu Teman Boking Out" di grup facebook bernama "Birunya Cinta Purel Online Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto" 2 pekan lalu.

Status itu lantas direspons seorang pria melalui pesan inbox. Setelah harga disepakati, lalu si mucikari mengarahkan pria tersebut ke hotel di Jalan Jemursari dan si mucikari mengantar si perempuan ke hotel tersebut.
Sumber : kompas

Jakarta - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang saat ini menjadi cawagub di Pilgub Jatim mendadak jadi perbincangan publik. Hal ini lantaran viralnya foto yang diduga mirip dengan mantan anggota MPR termuda periode 1997-1999 itu.
Foto Mirip Bupati Azwar Anas dan Paha Mulus Beredar

Foto tersebut tersebar di kalangan awak media melalui pesan berantai WhatsApp. Redaksi JawaPos.com juga mendapatkan dua foto yang salah satunya menampakkan pria tanpa celana. Di tangan kirinya tampak memegang sebuah power bank. Latar foto itu diduga di sebuah kamar.

Kemudian di foto kedua, tampak pria yang mirip Azwar Anas itu sedang berada di dalam mobil dengan menggunakan kaus berwarna biru tua. Di dalam mobil itu juga tampak ada sebuah kaki yang sedang menumpangkan kakinya ke perut pria di foto itu.

Dikonfirmasi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menganggap ada proses pembunuhan karakter terkait polemik pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Ada sejumlah upaya pembunuhan karakter, termasuk teror yang kerap diterima Anas dan keluarganya.

"Jadi terkait apa yang jadi desus-desus itu, saya sudah biasa. Perlakuan yang sama persis seperti ini sudah saya terima sejak tahun kedua menjabat, ketika saya menerapkan sejumlah kebijakan, seperti pelarangan pasar modern, memperjuangkan saham bagi rakyat di sektor pertambangan, dan sebagainya. Bahkan, saya dilaporkan melakukan kriminalisasi kebijakan karena kebijakan-kebijakan tersebut," jelas Anas kepada JawaPos.com.

”Bahkan saya juga dikirimi macam-macam gambar di masa lalu untuk mencegah saya mengambil kebijakan-kebijakan tertentu. Tapi kan saya tetap lanjutkan apa yang baik bagi orang banyak,” imbuh Anas.
[ads-post]
Anas menandaskan, membangun daerah memang bukan suatu hal yang mudah. Ada banyak tantangan.

"Tapi karena dukungan penuh masyarakat, kemudian terbukti banyak perubahan di Banyuwangi. Ya ini saya anggap sebagai risiko lah, apapun yang datang menghadang untuk kebaikan banyak orang seperti program Rantang Kasih yang memberi makanan bergizi tiap hari ke lansia, program uang saku tiap hari bagi pelajar miskin dan sebagainya, ya itu sudah biasa kita hadapi jika ada yang menyerang terkait momen politik," papar Anas.

Program-program ekonomi kerakyatan berhasil meningkatkan pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen.

Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat menjadi 8,79 persen pada 2016, jauh lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Jatim yang tembus dua digit.

Produk Domestik Regional Bruto naik 104 persen dari Rp32,46 triliun menjadi Rp 66,34 triliun. Banyuwangi juga terus menjadi daerah dengan inflasi terendah se-Jatim.

"Kita kan juga sudah punya Mall Pelayanan Publik yang mengintegrasikan ratusan izin dan dokumen di satu tempat yang transparan, tanpa pungli," kata Azwar Anas.

Sumber : liputan6.com

SURABAYA- Dua perempuan dan satu pria ditangkap oleh polisi saat mau pesta narkoba.
Ketiga pelaku pesta sabu-sabu

Dalam penggerebekan didapatkan barang bukti berupa satu poket plastic yang berisi sisa SS lengkap dengan alat isapnya.

Dibalik pesta narkoba yang direncanakan oleh Nova Sujianto bareng dua teman wanitanya ternyata masih terdapat rencana lain dibenak pria ini.

“Setelah itu, mereka kami amankan dan mintai keterangan. Terkait asal pesta ss yang mereka gelar,” ungkap Kapolsek Genteng, Kompol Arie Tresetyawan, Kamis (4/1).

Arie menjelaskan berdasarkan keterangan Sujianto, SS tersebut diperoleh dari seorang kurir asal Jalan Kunti. Hanya saja, transaksi biasa dilakukan di kawasan Jalan Dupak dengan cara ranjau. Sujianto membeli SS tersebut seharga Rp 300 ribu untuk setiap poketnya.

“Tersangka sudah beberapa kali mengisap SS,” terangnya.
[ads-post]
Namun karena tak enak mengisap SS sendirian, ia pun menghubungi Intan dan Priska untuk mengisap SS bersama.

Sujianto berniat akan bercumbu dengan keduanya setelah mereka dalam kondisi teler usai mengisap SS. Hanya saja belum sampai teler, mereka sudah digerebek polisi.

“Saat kami interogasi, ketiganya kompak mengaku berteman, bukan wanita panggilan,” tandas Arie. (Red)

Berawal Kenalan Di Facebook, Setelah Ketemuan, Motor Gadis ini Raib Dibawa Kabur Oleh Kenalannya.
Korban dan pelaku
Nasib malang menimpa gadis asal nganjuk ini, Pasalnya pria yang dikenalnya lewat facebook telah menipunya saat keduanya bertemu di swalayan.

Dia rela datang meski harus ke ibukota Jawa Tengah.
Rencananya akan diajak bertemu dengan orang tua laki-laki kenalan dari FB.

Namun setalah di swalayan Ramai, mimpu buruk itu akhirnya datang.

Air mata penyesalan sang gadis tersebut mengalir deras di sekitar swalayan Ramai, Peterongan, Semarang.
Pelaku penipuan yang dikenal lewat facebook
Seorang ibu yang melihat merasa kaget usai lihat dan dengar perempuan menangis.

Karena penasaran, kemudian sang ibu tersebut mendatangi gadis tersebut.

Tiba-tiba si perempuan mendadak ingin pinjam HP.

"Buat apa?" tanya sang ibu.
Sambil menangis, kemudian dijawab untuk melihat FB teman.
Rupanya, perempuan berkerudung coklat tersebut telah ditipu.
Domisili asli sebenarnya di Nganjuk, Jawa Timur.

Sang teman dari FB awalnya bilang ingin beli wajan.

Lalu dia disuruh lihat-lihat koleksi sepatu di sekitar Ramai.

Usai beberapa saat asik melihat-lihat, kemudian dirinya mencoba menghampiri si lelaki.

Namun apa daya, orang yang baru dikenal sudah tidak ada.
[ads-post]
Tidak hanya itu, motor matic miliknya juga raib dibawa kabur.
Padahal, STNK beserta dompet ada di jok motor.

Korban penipuan pria yang dikenalnya lewat facebook
Usai mendengar kisah pilu ini, ibu yang berempati akhirnya mengajak untuk ke kantor polisi terdekat.

Takutnya, bila ditinggal sendiri, sang perempuan bisa jadi justru dimanfaatkan oleh orang-orang nakal.

Lantas keduanya segera menuju Polsek Candisari dan kemudian dirujuk ke poltabes untuk ditindaklanjuti.

Tragedi penipuan oleh kenalan dari teman FB pertama kali dibagikan oleh netizen bernama Yuni Rusmini.

"Mari belajar dari kisah ini, terutama bagi para pengguna Facebook," tulisnya.

"Jangan mudah percaya dengan orang yang baru kita kenal di FB."
Dia mengajak sejumlah orang untuk memviralkan kejadian ini.
"Viralkan kisah ini."
"Bisa jadi pembelajaran agar tidak ada lagi kejadian, kriminal, penipuan, dan pencurian dari FB yang berkedok cinta."(Red)

Ilustrasi
Jakarta - Meritha Vridhawati (26) tewas setelah meloncat dari lantai 10 Apartemen Cosmo Park, Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wanita yang bekerja di sebuah bank itu diduga stres karena punya masalah pekerjaan.

"Suami korban menjelaskan bahwa akhir-akhir ini korban sering mengeluhkan situasi pekerjaannya di bank," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono kepada detikcom, Senin (8/1/2018).

Mengenai permasalahan apa yang dihadapi korban di bank tersebut, Lukman tidak menjelaskan secara terperinci. Atas permasalahan itu, korban juga disebut suaminya, Faisal Rangga (28), sempat hendak mengundurkan diri.

"Hanya (permasalahan) hubungan antar-pegawai saja. Korban tidak kuat dengan situasi pekerjaannya sehingga menyatakan akan resign," imbuhnya.
[ads-post]
Di sisi lain, korban juga merasa tertekan oleh kondisi kesehatan bayinya yang berusia 9 bulan. Hal ini menguatkan dugaan polisi bahwa korban bunuh diri.

"Anaknya sakit biasa, tetapi korban diduga mengalami tekanan atau stres sehingga tidak kuat menanggung beban permasalahan," pungkasnya.

Source : detik

NGAWI - Dua pria di alun-alun Kabupaten Ngawi, Senin (8/1/2018), menjadi perhatian banyak orang.
Seorang istri pingsan karena melihat suami dan selingkuhannya terlibat duel

Sebabnya, dua orang ini duel di tengah keramaian demi memperebutkan seorang wanita.
Warga sempat kewalahan melerai keduanya, karena salah seorang membawa senjata tajam.

Sedang wanita yang diperebutkan hanya menangis histeris dan jatuh pingsan.

Pengunjung di alun alun Kota Ngawi mendadak dikejutkan dengan ulah dua pria, belakangan masing masing diketahui bernama Supriyanto (29) dan Ary Saputro.

Kedua pria itu berkelahi lantaran memperebutkan seorang wanita bernama Novi (25) warga Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Kejadian perkelahian itu bermula, ketika Supriyanto warga Desa Padaran, Kecamatan/Kota Rembang, Jawa Tengah memergoki istrinya Novi, sedang berduaan dengan Ary Saputro, warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, di taman alun alun Ngawi.

Kemarahan Supriyanto memuncak ketika istrinya ditegur agar meninggalkan Ary Saputro, namun tidak mengindahkan.

Berawal dari itu, keduanya kemudian saling adu pukul dan berkelahi ditengah alun alun Kota Ngawi.

Ari Saputro, salah seorang pelaku ini sempat menyulut amarah massa yang berada di alun alun, lantaran membawa pisau lipat untuk melawan Supriyanto.
[ads-post]
Beruntung Polisi segera datang ke lokasi untuk melerai kedua pria yang sedang berkelahi itu.

Setelah dilerai, kedua pelaku dengan diborgol kedua tangannya digelandang ke Mapolres Ngawi untuk diperiksa.

Menurut Hari, salah seorang saksi mata yang ikut melerai kedua pelaku, sempat dibuat marah dengan ulah kedua pria itu.

"Perkelahian itu terjadi, karena istri Supriyanto, Novi Mutyasari dibawa lari Ari Saputra, salah seorang pelaku yang diketahui membawa pisau lipat itu,"kata Hari yang dikonfirmasi, Senin (8/1-2018).
Supriyanto, lanjut Hari, setelah berhari hari mencari istrinya ketemu di alun alun sedang berduaan dengan Ari Saputra. Awalnya, Novi ditegur agar menjauh dari pria itu, namun tidak mengindahkan.

"Akhirnya keduanya, antara suami dan PIL Novi Mutyasari berkelahi memperebutkan wanita bertubuh subur itu, untung Polisi segera datang ke lokasi sehingga aksi massa kepada Ary Saputra yang membawa pisau lipat tidak sampai terjadi,"kata Hari.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Maryoko yang dikonfirnasi membenarkan aksi perkelahian dua pria memperebutkan perempuan itu di alun alun Kota Ngawi.

"Perkelahian itu dipicu karena rasa cemburu, karena istrinya berduaan dengan pria lain. Apalagi istri Supriyanto sempat menghilang beberapa hari,"kata AKP Maryoko.
Dikatakan AKP Maryoko, ketiganya seketika itu dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterai ihwal perkelahian itu.

"Selain membawa ketiganya ke Polres, kami juga mengamankan barang bukti berupa pisau lipat milik Ary Saputra. Ini masih kita periksa,"ujar Kasat Reskrim Maryoko.

SUMBER : Tribune

MANADO, — Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip dinonaktifkan dari jabatannya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip
Pemberhentian terhadap perempuan bupati yang memiliki paras cantik ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Pemberhentian Sementara bernomor 131.71-17 Tahun 2018 yang ditantandatangani Mendagri Tjahjo Kumolo.

Sri Wahyumi dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya Pasal 76 Ayat 1 huruf I dan huruf J.

Dalam ketentuan perundangan itu, kepala daerah atau wakil kepala daerah yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dikenai sanksi pemberhentian sementara selama tiga bulan.


"Paspor yang saya gunakan ke sana adalah paspor reguler, dan saya ke sana sendiri tidak membawa staf. Saya juga tidak menggunakan anggaran daerah," ujar Sri Wahyumi, Sabtu (13/1/2018), menanggapi pemberhentiannya tersebut.

Sri Wahyumi mengaku belum menerima SK Mendagri tersebut sehingga masih mengangap dirinya sebagai Bupati Talaud yang definitif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Steven Kandou telah menyerahkan SK Mendagri tersebut kepada Wakil Bupati Talaud Petrus Tuange, Jumat (12/1) kemarin.

Baca juga: Kapal yang Ditumpangi Bupati Talaud Ditemukan Selamat

Dalam SK Mendagri tersebut, jabatan Bupati Talaud diserahkan kepada Tuange selama Sri Wahyumi menjalani sanksi.

"Gubernur berharap ini kejadian yang terakhir kali. Ini juga pertama kali terjadi di Sulut dan menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa semuanya ada aturan dan norma yang harus dipatuhi," ujar Kandou.
[ads-post]
SK pemberhentian sementara yang dikeluarkan Mendagri tersebut berdasarkan data dan fakta di lapangan serta beberapa surat dari Pemprov Sulut, antara lain Surat Gubernur Sulut Nomor 100/2912/Selcr-R0.Pemotda tanggal 31 Oktober 2017 perihal Teguran; Surat Gubernur Sulawesi Utara Nomor 098/3062/sekr.Ro.Pemotda tanggal 9 November 2017 perihal laporan; Surat pernyataan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulut tanggal 12 Desember 2017.

Berdasarkan Surat Pernyataan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Jemmy Kumendong,  Sri Wahyumi melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dari 20 Oktober hingga 13 November 2017 tanpa izin Menteri Dalam Negeri.

Sri Wahyumi saat ini juga maju sebagai bakal calon bupati Talud dari jalur perseorangan. Dia berpasangan dengan Gunawan Talenggoran. Kedua kandidat ini sementara menjalani tes pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, Manado.

Dua hari terakhir, Bupati Talaud nonaktif Sri Wahyuni Manalip kembali kantornya. Dari informasi yang dihimpun, seperti biasa Sri Wahyuni masuk kantor dengan absensi sidik jari. Namun dia tidak berkantor di ruangannya.
Sri Wahyuni, Bupati Talaud Non Aktif

Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono mengingatkan Sri Wahyuni. Setelah Mendagri mengeluarkan surat keputusan penonaktifan, maka Sri Wahyuni sudah tak punya wewenang sebagai bupati. Mendagri Tjahjo Kumolo memutuskan menonaktifkan sementara Sri Wahyuni dan telah menunjuk Petrus Tuange sebagai Plt Bupati Talaud.

"Kalau masih masuk kantor enggak apa-apa tapi sebagai staf. Kalau perlu diberi tempat khusus. Tapi kewenangan untuk menandatangani dokumen dan sebagainya itu tidak boleh dan hanya bisa dilakukan oleh Plt Bupati yang ditunjuk," ujar Sumarsono dengan nada tinggi saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (16/1) siang.

Sri Wahyuni dinonaktifkan selama tiga bulan lantaran melanggar Pasal 77 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Dia dinilai mangkir dari tugasnya sebagai kepala daerah dengan pelesiran ke Amerika Serikat selama 20 hari.

"Biar mau ketemu presiden siapa harus izin (Mendagri) dulu," lanjut mantan penjabat Gubernur Sulawesi Utara ini via sambungan seluler.
[ads-post]
Sumarsono bergeming meski nantinya muncul gelombang penolakan dari masyarakat yang menolak penonaktifan Sri Wahyuni sebagai Bupati Talaud. Dengan perilaku Sri tersebut, Sumarsono menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

"Jika masih ada masyarakat yang menginginkan dia silakan dicoblos pada saat Pilkada. Kalau masyarakat yang sudah tidak menginginkan dia ya silakan pilih yang lain," ujarnya.
Untuk diketahui, Sri Wahyuni tetap masuk kantor meski telah dinonaktifkan. Sejak Senin (15/1) hingga Selasa (16/1) hari ini, dia masih beraktivitas di Pemkab Talaud.

"Iya, ibu SWM masuk kantor lagi," singkat humas Pemkab Talaud Unsong melalui pesan pendek, Selasa (16/1) siang.

Meski demikian, hari ini Plt Bupati Petrus Tuange menjalankan tugas yang diembankan kepadanya. Tuange memimpin rapat kerja dengan para Kepala SKPD dan jajaran pemerintah lainnya.
Salah seorang sumber terpercaya yang dekat dengan Sri Wahyuni juga membenarkan jika hari ini Sri masuk kantor. "Ibu cuma ambil absensi saja. Ini masih di kantor beres-beres. Tapi sudah tidak menjalankan tugas sebagai bupati," ujar sumber tersebut kepada Merdeka.com.

Mendagri melalui Surat Keputusan bernomor 131.71-17 telah menonaktifkan SWM dan menunjuk Wakil Bupati Petrus Tuange sebagai pelaksana tugas pada Jumat 12 Januari 2018.

SWM disebut melanggar UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 77 ayat (2)). Selama kurang lebih dua bulan dirinya melakukan perjalanan ke Amerika Serikat tanpa izin Mendagri.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget