Berita Tentang "Pilpres"


Indramayu
 Today  Indramayu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu, Kamis (7/7/2022).

Kegiatan Sosialisasi PKPU ini dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu Jajang Sudrajat mewakili Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar, didampingi Ketua KPU Indramayu Ahmad Toni Fatoni dan Divisi Teknis Penyelenggara Pemilihan KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Haq.

Dalam kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Kepala Perangkat Daerah (PD), para camat, kuwu dan lurah se-Kabupaten secara virtual melalui zoom metting.

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu Jajang Sudrajat mengatakan, pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat dalam menyalurkan pemilihan yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Sehingga lanjut Jajang, sesuai agenda Pemilu Tahun 2024 akan dilangsungkan pesta demokrasi pada Hari Rabu 14 Februari 2024, pada hari tersebut bertepatan dengan hari kasih sayang, maka bisa dimaknai pula sebagai hari kasih suara.

Jajang menambahkan, agenda Pemilu Tahun 2024 jika melihat hari dan bulan tentu nampak masih lama, tetapi seyogyanya rentang waktu hari ini sampai dengan hari pelaksanaan akan terasa singkat dan cepat, mengingat akan banyak tahapan demi tahapan yang dilakukan.

Dengan demikian ungkap Jajang, untuk menghindari potensi masalah harus segera diantisipasi sedini mungkin oleh para camat dan Kuwu maupun Lurah di Indramayu. Hal ini tentunya agar tidak terjadi kerancuan atau masalahnya melebar luas.

“Kita semua tidak menginginkan pemilu diwarnai dengan keributan dan cacat hukum yang akhirnya menimbulkan kerawanan politik dan keamanan serta mengganggu ketertiban masyarakat,” harapannya.

Diharapkan juga, persiapan maupun pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 bisa berjalan dengan lancar, demokrasi dan partisipasi masyarakat meningkat.

Selain itu, bagi unsur yang terlibat khususnya masyarakat dapat melaksanakan tugas, fungsi dan kewajibannya dengan baik serta berkoordinasi dan bekerjasama secara harmonis dan tetap berpedoman pada peraturan perundangan-undangan.

“Saya berpesan kepada camat dan Kuwu dan Lurah agar menjaga kondusifitas wilayahnya serta mampu memberikan pemahaman jika nanti ada terdapat pertanyaan-pertanyaan yang timbul menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2024,” harapannya.

Lanjut Jajang, Camat dan Kuwu atau Lurah di Indramayu dapat membuat inovasi-inovasi yang bagus dalam rangka mengajak masyarakat untuk memberikan suaranya pada pemilu sehingga tingkat partisipasi masyarakat semakin meningkat.

Hal senada diungkapkan Kepala KPU Indramayu Ahmad Toni Fatoni, bahwa bersama stakeholder terkait seperti Partai Politik, masyarakat, Aparatur Sipil Negara, Pimpinan Daerah dan organisasi masyarakat tentu berupaya meningkatkan angka partisipasi Kabupaten Indramayu pada Pemilu Tahun 2024.

Menurutnya, sejak Pemilu Tahun 2019 dan 2020 KPU Kabupaten Indramayu sudah mampu meningkatkan angka partisipasi masyarakat. Setidaknya meningkat 7% dari partisipasi masyarakat dari Pemilu dan Pemilihan sebelumnya.

Tentu diharapkan Ketua KPU Indramayu Ahmad Toni Fatoni, untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 itu jauh lebih meningkat dibanding Pemilu sebelumnya.

“77 % minimal target nasional dan mudah-mudahan pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 di Kabupaten Indramayu bisa diangka 80% partisipasi masyarakat,” harapannya.

Toni menambahkan, sesuai PKPU Nomor 10 Tahun 2019 bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan fasilitasi dalam pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemilu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Mudah-mudahan Tahun 2024 penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan ini bisa tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan tentu dalam kondisi kondusif, aman dan angka partisipasi meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilihan KPU Provinsi Jawa Barat Endun Abdul Haq mengatakan, sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu yang memfasilitasi kegiatan sosialisasi PKPU No 3 Tahun 2022.

“Indramayu menjadi yang pertama dan pionir di Jawa Barat karena sosialisasi PKPU No 3 Tahun 2022 ini dihadiri unsur dinas, camat dan Kuwu,” katanya.

Abdul Haq menerangkan, awal tahapan Pemilu Tahun 2024 dimulai bulan Juni 2022 yaitu penyusunan PKPU, akhir Juli 2022 verifikasi parpol, kemudian di Oktober 2022 pemuktahiran data pemilih, penetapan daerah pemilihan (dapil) dan alokasi kursi.

Dijelaskan Abdul Haq, dalam PKPU Nomor 3 tahun 2022 ini yaitu terdapat pemangkasan masa kampanye peserta Pemilu yang awalnya diusulkan 120 hari kemudian dikurangi menjadi 90 hari dan ditetapkan menjadi 75 hari.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

JAKARTA - Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil, diusung oleh partai-partai pendukung pemerintah yakni NasDem, PPP dan PKB.
Ridwan Kamil
Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memamerkan Surat Keputusan model B1- KWK dari Partai NasDem, yang ia terima hari ini, Minggu (7/1/2017). 

Oleh karena itu, bukan hal yang baru lagi, jika ia mendukung kebijakan partai pengusung, di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya kira koalisi ini sepakat semuanya, akan mendukung pak Jokowi sampai 2019, dan itu bukan hal yang baru lagi," ujarnya kepada wartawan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018).

Sementara itu, Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Johnny G Plate, menyebut partainya sama sekali tidak meminta Emil untuk menandatangani perjanjian tertentu soal kepentingan partai. Namun, memang ada sejumlah hal yang dibicarakan dengan Wali Kota Bandung itu, termasuk soal sikap Emil pada Pilpres 2019.
[ads-post]
Partai NasDem sendiri sudah mendeklarasikan untuk mendukung Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Jika ternyata Emil dan pendampingnya, Ruzhanul Ulum alias Uu bisa memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018, sangat logis jika Partai NasDem juga mendulang keuntungan elektabilitas pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, serta Pipres 2019.

"Tentu kita berharap kemenangan itu akan memberikan dampak elektoral bagi pemilu legislatif partai pendukung, dan bagi pemilu presiden yang diusung partai pendukung, kan itu harapannya logis," ujarnya.

Partai NasDem berharap Ridwan Kamil mengupayakan kemenangan Joko Widodo di 2019, dengan mendukung program-program pemerintah pusat, serta mengimplementasikannya dengan kebijakan di daerah.

Jika semua program pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa sinergis, dan program tersebut sukses, maka sedikit banyaknya hal itu akan mendongkrak elektabilitas Jokowi di 2019.

"Apa yang NasDem minta, pemerintah daerah melaksanakan programnya dengan benar, sejalan dengan program presiden, untuk mendukung elektabilitas presiden sekarang. Melalui apa, melalui keberhasilan pembangunannya," ujarnya.

"Kalau keberhasilan pembangunannya baik, tidak perlu cerita banyak-banyak dengan masyarakat, dia bisa lihat sendiri," katanya.

Jakarta - Presiden Jokowi mengangkat mantan Panglima TNI Moeldoko dan mantan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional Agum Gumelar menjadi pembantu barunya. Moeldoko menggantikan Teten Masduki sebagai Kepala Kantor Staf Presiden. Adapun Agum mengisi satu dari dua kursi yang kosong di Dewan Pertimbangan Presiden.

Persiapan Hadapi Prabowo Dipilpres 2019, Jokowi Masukkan Dua Jenderal Di Kabinetnya
Koran Tempo, Kamis, 18 Januari 2018
Sejumlah kalangan menilai pengangkatan kedua bekas petinggi militer tersebut merupakan bagian dari strategi Jokowi untuk menghadapi pemilihan presiden tahun depan. Terlebih Jokowi juga menunjuk Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa, yang maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur.

“Jokowi perlu mendekatkan dirinya di kalangan militer dan memperkuat dukungan dari partai politik untuk 2019,” kata Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Muradi, seperti dimuat Koran Tempo, Kamis, 18 Januari 2018.

Citra dekat dengan TNI dianggap perlu lantaran pada 2019 Jokowi diperkirakan kembali bertarung melawan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga bekas Komandan Komando Pasukan Khusus. Pertarungan satu lawan satu—meski tetap terbuka kemungkinan terbentuknya poros ketiga—menguat setelah Mahkamah Konstitusi mengukuhkan syarat pencalonan presiden (presidential threshold) dalam Undang-Undang Pemilihan Umum.

Belakangan, nama Jenderal Gatot Nurmantyo, yang awal Desember lalu dicopot Jokowi dari jabatan Panglima TNI, juga dinilai sejumlah politikus layak dipertimbangkan sebagai alternatif, setidaknya untuk kandidat wakil presiden. Untuk sementara, hasil survei sejumlah lembaga menunjukkan elektabilitas Jokowi jauh di atas Prabowo dan Gatot.
[ads-post]
Menurut Muradi, Jokowi tengah memberi sinyal kepada sejumlah kelompok fundamental yang selama ini menganggapnya berseberangan dengan tentara. Pembantu baru pensiunan jenderal bisa membantu Jokowi di hadapan lawan politiknya. Mereka tidak hanya bisa mendongkrak posisi elektoral Jokowi di kalangan pencinta militer, kata Muradi, “Tapi juga bargaining politik non-elektoral seperti jaringan yang luas dan logistik.”

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, mengatakan penggalangan kekuatan menjelang 2019 amat terasa karena Jokowi tidak mencopot Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto walau merangkap jabatan sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Sebelumnya, Wiranto harus melepas kursi Ketua Umum Hanura ketika ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. “Amat kentara bahwa reshuffle ini bukan untuk mengejar produktivitas,” katanya.

Teten Masduki, yang kini memegang jabatan baru sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden, mengatakan Presiden justru tengah mengejar tenggat kinerja menjelang berakhirnya masa pemerintahan.

Adapun Moeldoko mengatakan bertambahnya pensiunan jenderal di lingkaran dekat Jokowi merupakan hal baik. “Saya pikir untuk variasi saja. Kalau sesuatu bervariasi kan lebih indah dilihat,” katanya. Jokowi pun sepakat. “Malah bagus kan (banyak militer).”

Sumber : Tempo

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mempermasalahkan jika Gerindra mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden menggantikan Prabowo Subianto. Menurutnya PAN siap mengkonkretkan semua kemungkinan capres dan cawapres untuk Pilpres 2019 bersama Gerindra.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan potongan tumpeng ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam Hari Ulang Tahun ke-10 Tahun yang digelar di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Sabtu (10/2). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Kalau misalkan Pak Prabowo menyerahkan mandat itu kepada Anies ya bagus juga. Tetapi kalau Pak Prabowo tetap mau maju kemudian berpasangan dengan Bang Zul (Zulkifli Hasan) atau dengan Anies kita juga enggak terlalu masalah," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto, saat dihubungi, Jumat 6 Juli 2018.

"PAN siap saja untuk mengkongkretkan ini dengan Gerindra," sambungnya.
Yandri mengatakan, sebenarnya PAN juga telah mempertimbangkan nama Anies Baswedan maju Pilpres 2019 baik sebagai capres atau cawapres. Namun pembahasan itu masih terus dimatangkan.
"Jadi Anies memang sudah sering kami bahas di internal kami sebagai capres ataupun wapres. Nah sekarang sedang dimatangkan dengan partai koalisi, tapi nanti apakah Anies menjadi wakilnya Pak Prabowo, saya kira PAN juga enggak terlalu keberatan," ucapnya.

Tambah Yandri, selain Anies ada beberapa format Pilpres 2019 yang masih matangkan. Diantaranya Anies dengan Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.
"Tinggal formatnya bagaimana, apakah Prabowo-Bang zul, Prabowo-Anies, atau Anies Gatot, Gatot-Anies atau Prabowo-Bang Zul itu kan opsi-opsi," tandasnya.

Deklarasi
Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera (ANIES) mendeklarasikan Anies Baswedan sebagian capres 2019. Anies yang saat ini menjabat Gubernur DKI Jakarta dianggapnya sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Indonesia kedepan.
"Dia muda, pandai, jujur, kompeten, dan memiliki visi untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia. Anies diharapkan mampu mengangkat martabat Indonesia di forum internasional," kata Koordinator ANIES La Ode Basir.

Basir melanjutkan, deklarasi ini berangkat dari aspirasi masyarakat yang ditangkapnya saat berkunjung ke berbagai daerah. Mereka ingin Anies maju dalam laga Pilpres 2019.
"Mereka memandang Indonesia perlu sosok pemimpin muda yang berani, jujur, dan kompeten," ucap Basir.

Basir menambahkan, Anies mempunyai sederet prestasi yang diakui dunia global. Tahun 2008, majalah Foreign Policy AS memasukkan nama Anies dalam 20 tokoh intelektual dunia. Kemudian tahun 2010, majalah terbitan Jepang juga memasukkan namanya dalam 20 Tokoh Perubahan Dunia dalam 20 tahun mendatang.

Mantan Mendikbud itu juga masuk dalam barisan 500 tokoh muslim berpengaruh dunia. "Deretan penghargaan itu menunjukkan, sosok Anies diakui kapasitas dan kompetensinya secara nasional maupun global," kata Basir.

Lebih lanjut, kata Basir, saat memimpin Jakarta Anies mampu berkomitmen dan menjalankan janji kampanyenya sebagai gubernur. Dari mulai pembangunan rumah DP 0 rupiah, masalah reklamasi, dan penutupan Alexis.

Pemprov DKI Jakarta pun dibawah komando Anies mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah DKI Jakarta dari Badan Pemeriksa Keuangan.
"Dengan rekam jejak seperti itu, Anies sangat layak diajukan untuk memimpin Indonesia," tandas Basir. (red)

Indramayu - Bukanlah hal yang mudah untuk merebut sebuah kemenangan dalam Pilpres 2019, untuk itu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Kabupaten Indramayu  bergerak masiv menggalang kesatuan dan persatuan  mendeklarasikan Pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin yang  bertempat di Canella Cafe, Rabu (9/1).

Dalam sambutan yang disampaikan Ketua DPC. Projo Kabupaten  Indramayu Agus Suwarjono menegaskan agar dalam berkampanye, Projo haruslah selalu mampu menjadi ksatria yang pinunjul, arif dan bijaksana.

"Kita jangan sekali-kali menjual informasi yang buruk terhadap siapapun, jadilah ksatria dalam berkampanye dan tunjukkan bahwa Projo adalah wadah yang solid dan anti hoax, serta kita harus  mampu menyuguhkan capaian-capaian positif yang telah berhasil dilakukan pada masa Bapak. Jokowi menjabat.

Walaupun bedasangan survai menyatakan bahwa pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin selalu unggul, namun harus kita fahami bahwa politik sangatlah dinamis, untuk  itu  dalam waktu yang singkat ini, kita harus bergerak lebih tajam untuk memenangkan pasangan Jokowi -  Ma'ruf Amin, serta  selalu berikan informasi yang akurat  secara berulang-ulang, dan  yakini bersama bahwa pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin akan selalu menang "jelasnya.

Ketua DPD. Projo Jabar yang diwakili oleh Iwan Hendrawan  yang juga sebagai Dewan Pembina Projo dan tokoh senior Nasionalis di Bumi Wiralodra menyampaikan ucapan selamat kepada ketua DPC. Projo terpilih, Agus Suwarjono dan dirinya dalam moment tersebut  berorasi  menyiapkan langkah-langkah strategis pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin.
"Dalam merebut kemenangan jangan sekali-kali menggunakan cara Black Campaign, diantaranya adalah ketika pihak lawan menggunakan isu PKI untuk digoreng menjadi sebuah isu strategis dalam menghalau suara pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin, ketika isu tersebut datang maka kita harus dapat mengcounternya dengan informasi yang baik dan benar, karena isu  PKI adalah produk isu central yang dilakukan oleh masa orde baru dan berharap bisa menumbangkan pasangan Jokowi -  Ma'ruf Amin seperti ketika di pilkada DKI Jakarta kemarin.
[ads-post]
Masih menurut Iwan Hendrawan bahwa hingga saat ini akar rumput faham bahwa nama Jokowi sangatlah unggul dalam berbagai bidang, apalagi jika kita sandingkan dengan Kiyai Ma'ruf Amin yang telah lebih dulu lahir sebagai personal yang memiliki banyak pengikut,  baik dari kalangan kaum sarungan Nahdliyin,  Milenial dan Cendekiawan, maka diyakini peta perolehan suara di Indramayu akan memenangkan telak perolehan suara hingga 70% lebih.

Iwan menambahkan bahwa pengalaman pada tahun 2014 lalu di Indramayu yang pada saat itu belum ada Projo dan pemenangan lainnya, kubu  Jokowi telah berhasil menang dengan perolehan suara sebanyak 59% lebih.

Dalam deklarasi tersebut,  turut diserahkan alat peraga kampanye dan pengucapan sumpah pemenangan untuk pasangan Jokowi  - Ma'ruf Amin.

 Indaramayu(18/10/2018)-Dalam rangka mewujudkan Pemilu Tahun 2019 yang Aman,Damai,dan Sejuk di wilayah Zona V Indramayu yaitu,Kec.Kroya,Gabuswetan,Kandanghaur dan Bongas Kab. Indramayu.
Pada hari kamis tanggal(18/10/2018)pukul  09.10 Wib,Yang bertempat di Gedung KPRI Kroya.Telah dilaksanakan  Silaturahmi Kamtibmas polres Indramayu dan Deklarasi Damai Pileg-Pilpres.acara tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu,AKBP. ARIF FAJARUDIN S.Ik SH M.Ap.

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan,yaitu;1.Muspika Kec. Kroya, Gabuswetan, Kandanghaur dan Bongas  Kab. Indramayu.2. Para Babinsa dan Babinkamtibmas.3. Para ketua DPC Parpol sewilayah Dapil V Indramayu.4. Para Kuwu beserta pamong se wilayah V Indramayu.5. Para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat se wilayah V Indramayu.

Sebagai Pembuka Acara Kapolsek Kroya IPDA. AGUSTIAN YUDA PERMANA,SH menyampaikan,"Selamat Datang kepada semua yang hadir,Saya mengucapkan Terimakasih kepada semua Pihak,sehingga acara ini dapat terselenggara.serta permohonan maaf,apabila ada kekurangan.semoga Deklarasi Damai ini.dapat dijadikan sebagai wahana silaturahmi,sehingga Sebelum dan Saat serta Pasca pelaksanaan Pileg dan Pilpres nanti, Dapil V Indramayu tetap kondusif, Aman, Damai dan Sejuk".Ucapnya

Sambutan selanjutnya oleh Camat Kroya HARYONO,SH memaparkan,"Jumlah kursi Legislatip untuk Zona V Indramayu itu 7 kursi,dan jumlah Caleg ada 78.artinya akan ada 71 yang tereleminasi, untuk itu adanya Deklarasi Damai ini.diharapkan sebagai momentum bersama untuk dapat menjaga kondusifitas.serta tidak mudah terprofokasi berita hoak,yaitu dengan kita tanamkan SIAP KALAH SIAP MENANG".Terangnya

Pada kesempatan itu Kapolres Indramayu AKBP.ARIF FAJARUDIN S.IK.SH.M.Ap menyampaikan beberapa poin,Yaitu;
A.Keamanan dalam Pileg dan Pilpres,bukan saja tanggung jawab aparat penegak Hukum.tapi butuh dukungan dari masyarakat,terutama para simpatisan kontestan pemilu,agar tidak  Profokatif dalam penyampaian  Visi dan Misinya.Baik secara langsung maupun lewat Medsos.

B.Dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg nanti akan tercapai dengan baik,apabila dalam pelaksanaannya didukung dari semua pihak dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

C.Acara di isi dgn pembacaan ikrar dan penandatanganan  Deklarasi Damai  bersama dari para ketua Parpol se wilayah Dapil V Indramayu.
D.Ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait yang sudah dapat membantu dan menyiapkan tempat jalannya Deklarasi ini.

Acara deklarasi tersebut di akhiri dengan harapan,semua pihak bisa bersama sama menghormati proses Demokrasi yang sudah dibangun,bersama Undang Undang dan Keputusan Rakyat.Dengan motto"Beda Warna - Beda Pilihan Tetap Satu Tujuan".
(Redaksi)

Subang-Calon Wakil Presiden ( Cawapres) Sandiaga S Uno menghadiri kegiatan senam sehat bersama emak - emak dan masyarakat Kabupaten Subang yang dilakukan kali pertama oleh Cawapres Sandiaga S Uno.
Hal ini dimaksud dalam rangka road show bersama Partai Amanat Nasional (PAN) lokasi acara  di belakang pasar tradisional/terminal Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang,Kab.Subang, Minggu (14/10/2018).
[ads-post]
Acara senam sehat ini dihadiri oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Subang Asep Rochman Dimyati dan Para partai pendukung lainya PKS Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Berkarya, dan para Relawan Pendukung Prabowo - Sandi ,

Salah Satunya Relawan PROSA Kabupaten Subang dan mengikuti gerakan senam sang instruktur, antusias warga masyarakat kaum emak- emak mengikuti aluran senam dan meminta foto bersama/selfi kepada Cawapres Sandiaga Uno.

"Setelah senam sandiaga lanjut mengisi acara  di Markas Laskar Indonesia (LI) dan para relawan yang ada di Kabupaten Subang berbagi Ilmu dengan kaum milenial dan kemudian lanjut ke acara  di Graha Sofia STIESA.(Key/Dit)

Bandung -- Komunitas Pemuda Sejahtera (KPS) Jabar mendukung mantan gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk maju dalam pilpres 2019. Dukungan ini disampaikan Ketua KPS Didit dengan semangat menuju Indonesia Sejahtera,"ucapnya (25/7).

Ahmad Heryawan
Dalam waktu dekat deklarasi Komunitas Pemuda Sejahtera  tersebut akan menyampaikan pernyatan dukungan penuh kepada Ahmad Heryawan atau sering disapa Aher untuk menjadi calon presiden maupun wakil presiden 2019.  komunitas ini berasal dari berbagai elemen Organisasi masyarakat maupun komunitas

"Kami bersama dengan elemen Ormas, komunitas pemuda   memberikan dukungan penuh pada kang Aher untuk maju dalam pilpres,’’ ujar Ketua KPS Didit Sandra

 Pemberian dukungan ini didasarkan sejumlah pertimbangan.

Terutama kata Didit sehubungan dengan prestasi Ahmad Heryawan selama memimpin Jawa Barat. Selama sepuluh tahun memimpin Aher mendapatkan banyak penghargaan sekitar 200 lebih penghargaan.

Prestasi inilah lanjut Didit yang menjadi modal untuk membangun Indonesia ke depannya. Terlebih Aher merupakan putra asli dari Jawa Barat

Dukungan ini juga disampaikan  kader PKS mantan Calon Walikota Cimahi 2012 H.Supiyardi

 "Kami akan maksimalkan pemenangan untuk Aher sebagai presiden,’’ cetus dia.

Supiyardi menuturkan, pemberian dukungan juga karena faktor kang Aher asli putra daerah dan prestasi ketika memimpin Jabar. Sehingga mewakili kalangan kader PKS juga mendukung Ahmad Heryawan maju dalam pilpres 2019.


Sementara itu , sebagaimana diketahui Kang  Ahmad Heryawan (Aher) masuk salah satu diantara dua capres atau cawapres dari PKS.(red)

Jakarta - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang  TGB) Zainul Majdi mengungkap alasannya mendukung ke Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019. Ada beberapa alasan mengapa mantan tim sukses Prabowo di Pilpres 2019 itu pindah ke lain hati.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang  TGB)
Menurut TGB, setelah kontestasi Pilkada serentak 2018 usai, dirinya merenung dan memikirkan ke mana dirinya mendukung di Pilpres 2019 mendatang. Usai merenung dia memutuskan mendukung Jokowimaju kembali sebagai calon presiden pada 2019.

"Saya sebagai anak bangsa berhak untuk menyampaikan dukungan saya," ujar TGB saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/7/2018).

Ia mengakui, Jokowi memiliki keterbatasan selama kepemimpinannya sebagai presiden. Tapi Jokowi telah menghasilkan kerja-kerja nyata, misalnya pembangunan insfrastruktur.
[ads-post]
"Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada ya tetap harus apresiasi, dan ini (pembangunan infrastruktur) harus diselesaikan," kata politikus Partai Demokrat ini.

TGB mengakui di NTB saja yang tidak terlalu banyak permasalahannya, tetap dibutuhkan dua periode untuk menyelesaikannya, apalagi mengurus Indonesia. Karena itu Jokowi memang perlu dua periode dalam menjadi Presiden Indonesia.
"Nah sekarang perkerjaan sedang luar biasa, dan cukup pantas untuk memberikan kesempatan pada beliau dalam menuntaskan seluruh yang dikerjakan dari Sabang sampai Marauke, tentunya dalam dua periode," tuturnya.
TGB juga sampai saat ini belum melakukan komunikasi dengan Partai Demokrat terkait dukungannya ke Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. TGB menegaskan dukungan ini bukanlah atas nama partai, melaikan dirinya sendiri.
"Saya belum bicara ke partai, karena memang ini sifat pribadi saya," TGB memungkasi.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget